GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
89. Pawangnya


__ADS_3

Julius segera masuk dan membanting pintu mobil dengan sangat keras, yang membuat Fahad dan Zayn terkejut.


Fahad dan Zayn hanya diam saja, tidak berani berkata sepatah kata pun.


" kenapa tidak jalan??, ayo pulang!!" Ujar Julius sangat kesal.


Zayn segera melajukan mobilnya, menuju kediaman Pratama, di dalam mobil Fahad dan Zayn hanya membisu, sampai di kediaman mereka.


Julius segera keluar dan membanting pintu mobil, dan berjalan ke arah rumahnya.


" apa kau tidak bisa menenangkannya??" tanya Zayn.


" Aku dekat, tapi aku bukan pawangnya om!"


" Oh, kasihan sekali dia, sepertinya akan terjadi perang dingin di dalam rumahnya!"


" Itu sudah hal biasa di kediaman paman Nathan!"


" Oh ya??"


" itu sudah dari dulu seperti itu ,di sana paman selalu marah- marah, hanya di kediamanku yang slalu dengan ketenangan, dikediaman om Bram, yang paling gaduh dan penuh janda tawa, tapi sekarang tidak seperti dulu!" Fahad pun masuk ke dalam.


" Oh, lihatlah anak - anak kalian ini super sekali! dan besok adalah hari yang lebih super lagi untuk kalian" gumam Zayn sambil menggaruk kepala.


Julius langsung masuk. kedalam kamarnya meskipun dia tahu, Daddy nya sedang menonton tv di ruang tamu, Julius mengabaikannya.


" Anak itu, benar - benar tidak memberikan muka padaku!" gumam Nathan sangat kesal.


Tak lama putra pun datang,


" Daddy,...daddy sudah dirumah??"


" oh putra anakku, selamat atas kenaikan pangkatmu menjadi perwira menengah Kolenel" Nathan langsung memeluk putra angkatnya itu!"


" Loe, apa suhail belum pulang Daddy?"


" Sudah, kemarin...dia sedang keluar!"


"lalu apa adik sudah kembali??"


" Siapa yang kau tanyakan??, anak kurang ajar itu??"


" Daddy, jangan bicara seperti itu, itu akan menyakiti iyus!"


" Apanya yang menyakiti, bahkan dia datang tidak menyambut daddy nya malah masuk kamar sambil membanting pintu!"


" mungkin Dia lelah Daddy, Putra akan menyapa Iyus dulu ya Daddy!"


" Ya, nasehati dia untuk lebih sopan kepada orang tua lain ya!"


" Hehehe, ya Daddy!"


Putra pun segera mengetuk pintu dan membuka,


" Jagoan kecilku???, selamat atas kelulusan mu!"


putra memberi selamat pada adiknya.


" Ya, terimakasih kakak!"


jawab iyus singkat padat jelas dan tidak enak.


Putra menghampiri Julius, dan duduk di samping Julius yang sedang duduk di tepi ranjang.


" apa kau sedang tidak enak hati adikku??"


" abang, kenapa semua orang hanya menyukai Suhail??"


" ha??, kenapa kau mengatakan itu??"


" Abang, kau sangat dekat dengan anak tiri Daddy ku apa dia menyukai seseorang akhir - akhir ini??"


" Suhail, menyukai seseorang namun, dia tidak pernah menceritakan pada siapa pun jika dia menyukai seorang gadis!"


" Siapa dia??, apa kita mengenalnya?"


" Jika kau ingin tahu kau bisa datang ke halte dekat rumah sakit militer, pukul 2 siang!"


" oh ya??"


" Ya, Jangan selalu membenci kakak tirimu, dia adalah orang yang sangat penyayang, meski dia tipe orang yang pendiam yang tidak pernah menjelaskan sesuatu jika terjadi kesalahpahaman, dia adalah pria yang hangat dan penuh perhatian di balik diamnya!"

__ADS_1


" itu versi, abang saja...!" Ujar Iyus yang keras kepala.


" Hehehe, kau ini memang kepala batu!"


" Abang, selamat ya sekarang sudah menjadi seorang perwira!"


" Abangmu yang satu sudah masuk tingkat kehormatan, dia seorang Jendral Besar sekarang!"


Putra memberitahu, seketika tanpa sadar Julius meberikan ekspresi terkejutnya.


" Oh sungguh, dia sangat hebat!"


" hehehe...kau harus memuji di depan orang nya!"


meledek Julius.


" Ah, siapa yang memujinya!" Tersadar dan kembali dengan wajah datarnya.


" aku numpang istirahat ya!" Putra merebahkan tubuhnya dia ranjang Julius.


" Hey, kau punya kamar sendiri kenapa tidur di sini?" Julius segera ikut berbaring di samping Abang angkat kesayangannya.


" Aku rindu pada jagoan nakalku, sudah sangat lama kita tidak berebut tempat tidur!"


" Kita sudah bukan anak - anak lagi abang!"


" Hahahah, rasanya ingin kembali seperti dulu!"


" Ya, itu sangat menyenangkan!"


" Aku sangat lelah,aku akan menumpang tidur di sini!" Ujar Putra memejamkan matanya.


Julius segera memeluk tubuh Putra dan memejamkan matanya.


Putra membuka mata dan menutup matanya lagi, Abang terbaik bagi Julius adalah putra, di dalam kediaman Nathan selain putra menjadi perisai, putra adalah pawang dari Julius, Julius sangat patuh pada kakak angkat nya itu.


...----------------...


Julius teringat sesuatu, dia sangat penasaran dengan wanita yang sangat di sukai oleh kakak tirinya itu, Julius segera bersiap untuk pergi ke Halte dekat rumah sakit militer.


" Yus kemana??" tanya Zayn


Aku penasaran, wanita yang di sukai Suhail itu siapa?, atau dia benar-benar sungguh menyukai Yohana??, karena mereka juga teman SMA.


dalam hati Julius.


Julius pun sampai di dekat halte, dia melihat dari sebrang halte, Julius memarkirkan motornya di depan sebuah toko. dan tetap memantau dari sebrang jalan.


" Mana tidak ada?" Gumam Julius sambil mencari-cari.


Julius menunggu kurang lebih 15 menit namun dia tak melihat siapapun di halte, halte itu sangat sepi.


" Ah, pasti abang membohongiku!" Julius pun berbalik untuk kembali pulang, namun...


" Broooookkkkkkk!"


" ah, .....!"


Julius menabrak seorang pedagang minuman,


" Maaf kakak,saya tidak sengaja!"


Julius membantu merapikan dagangan minumannya.


Wah, cantiknya...dia mau berjualan minuman seperti ini, benar - benar wanita hebat...dia menjadi artis juga bisa kenapa malah dagang minuman.


dalam hati Juius.


" kakak, kakak sangat cantik seperti mommy ku, kenapa kakak mau menjual minuman ?" Tanya Julius penasaran.


Wanita itu hanya tersenyum,


" Kau mengingatkan ku pada seseorang, dia juga mengatakan, aku secantik seperti ibunya!"


" Oh sungguh, ternyata Mommy ku bukanlah satu-satunya wanita tercantik di muka bumi ini, dan kakak adalah wanita cantik ke dua di muka bumi ini yang pernah aku lihat!"


" Hahaha, terakhir aku melihat wajahku saat kelas enam SD, aku merasa sangat biasa saja, aku tidak tahu jika aku sangat cantik, terimakasih karena sudah menghiburku!" ujar wanita itu .


apa maksudnya terkahir saat SD?


Julius mengamati dari ujung rambut sampai ujung kaki wanita di depannya itu.

__ADS_1


Oh Tuhan dia buta??


dalam hati Julius terkejut bukan main.


Julius baru tersadar karena wanita itu memakai tongkat untuk menuntun jalannya.


" Kakak, apa akan menyebrang??"


" Iya...!"


" Aku juga akan menyebrang, biar ku bantu bawa barangngnya!"


" Oh, terimakasih!" Julius membawa kotak minuman, dan memegang tangan wanita itu menyebrangi jalan.


" Sudah sampai, di mana kakak biasa berjualan!"


" Di samping kiri halte!"


" oke... di sini!" Julius memberikan dagangannya kembali pada wanita itu.


" terimakasih berapa usiamu??"


" Aku baru menginjak 16 tahun!"


" oh ya, ambilah minuman yang kau suka!"


" Oh tidak, itu adalah dagangan...kakak akan rugi nanti!"


" Tidak, ambil saja...!"


" Aku akan mengambil, tapi aku bayar!"


" Jangan kau sudah menolong ku!'


" Aku sudah menabrak kakak tadi!"


" Ah, kau anak yang keras kepala,...!"


" Berapa harga minuman ini??"


" 5ribu saja untukmu!"


" baik, ini uangnya 5ribu pas...!"


Julius memberikan uang seratus ribu.


wanita itu mencium uang yang diberikan Julius


" Kau bohong, ini uang seratus ribu!"


Julius sangat terkejut.


" ah, kakak kau hebat sekali, dengan mencium saja bisa tahu itu uang 100 ribu!"


sambil tertawa kecil.


" iya, setiap uang itu berbeda baunya, uang seratus ribu itu baunya masih original uang, dan tekstur nya pasti lebih rapi, ini pun pasti baru ambil dari atm kan?"


" Kakak kau itu cenayang ya??"


" Bukan, uang kecil itu kebanyakan lepek, dan baunya agak pengat!"


" Hahaha, kakak apa aku boleh Tau namamu?"


" oh ya?, namaku Fathia...!"


" Aku akan ingat, kakak karena sudah masuk jam 3 sore aku harus pulang!"


" tunggu, kau ambillah kembaliannya sendiri!"


" Kakak, untuk kakak kembaliannya!"


" Jangan begitu, kau masih sekolah, kau pasti banyak biaya!"


" Aku sudah lulus kakak, bye!" Julius segera kembali menyebrang dan kembali mengambil motornya.


namun saat Julius akan kembali, dia melihat abang yang di tunggunya baru muncul, Julius segera memarkirkan motornya kembali.


Dia membawa bunga??, untuk siapa??


Julius memantau dari jarak jauh.

__ADS_1


__ADS_2