GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
476. Si otak bisnis


__ADS_3

" Abang tunggu..."


" loh ada apa??"


" abang kita pulang bersama..."


Alfred langsung menggandeng tangan Julia dan melihat ke arah Aka yang masih memperhatikan mereka.


Kau mau bersaing denganku, tidak layak!!


dalam hati Alfred.


Aka melihat ke wajah Julia yang terlihat begitu berseri saat bersama dengan sang Raja kampret .


" tuan...apa anda ingin makan siang??"


Anna mengalihkan pandangan Aka.


" Ehnm, tidak nyonya Anna terimakasih ..." Aka melihat pada Dhiren yang sangat mirip dengan mendiang sahabatnya Martin.


" nyonya, bagaimana urusan Dhiren dengan Cindy??"


Anna terdiam sejenak,


" Saya dan suami saya akan tetap membesarkannya sampai akhir hayat..."


Aka mengangguk...


" tidak masalah, yang terpenting anak ini bahagia ...jangan membuatnya terluka karena keegoisan para orang tua..."


" saya mengerti..."


" Dhiren, paman juga akan menjagamu dari jauh ...kau harus menjadi pemberani seperti ayahmu..." Aka mengusap kepala Dhiren dengan lembut.


" nyonya, saya pamit ya... tolong sampaikan salam saya pada Fahad..."


" oh kenapa terburu-buru..."


" Ada yang harus saya kerjakan, sampai jumpa" Aka pun segera pergi


padahal dirinya sangat senang karena bisa bertemu dengan Julia, karena terakhir kali bertemu dia dan Julia begitu dekat, setelah lama tak berjumpa, rupanya membuat jarak yang begitu Jauh.


" henmm, benar kata Martin, Julia itu tidak mudah di dapatkan, Raja saja sampai meninggalkan kerajaannya untuk mendapatkan hati Julia" Gumam Aka yang mulai pesimis.


di kediaman Nathan.


Julia dan Alfred membuka pintu kamar Julia, terlihat Savina terlelap di samping Tobby yang juga terlihat nyaman dengan keberadaan Savina.


" Ternyata ibu mertua sangat menyukai anak-anak "


" kalau begitu biarkan mereka tidur siang bang...." ujar Julia segera menutup kembali pintu kamarnya perlahan.


" abang mau makan apa??"


" apa Julia mau memasak??"


" ya, di istana Julia tidak pernah masuk dapur, semua hal di sediakan , aku ingin memasak!"


" kalau begitu...boleh saja aku akan bantu ..."


" jangan abang duduk saja menunggu di ruang tamu..."


" baiklah..."


Julia sudah lama tidak menginjak dapur dan ternyata memang sangat melegakan bisa menyentuh pisau, wajan dan peralatan dapur lainnya terutama kompor.


...----------------...


Di Italia.

__ADS_1


Di Hotel tempat Sansan dan Kenzo Honeymoon.


" Sudah satu minggu, rasanya sangat tenang ya om...."


" Ya...apa kau sudah bosan??, mau pindah kemana lagi??"


" Kemana ya??, biar Sansan pikirkan dulu mau kemana lagi..."


" lalu bagaimana dengan Cindy, apa dia juga menikmati honeymoon nya??"


"Ya katanya cukup menyenangkan..."


" syukurlah..."


" tapi sepertinya mereka hanya 2 minggu di italia, selanjutnya mereka akan pindah negara' lain..."


" apa Istriku ingin pindah negara juga??"


" tidak om, sama saja....aku tidak mau pindah-pindah capek di perjalanan..."


" Hemmmm.... begitu...kalau begitu apa yang ingin kau lakukan agar tidak bosan??"


" Hanya ingin bersama om lah..."


" itu sudah pasti, ...mau makan malam romatis??, mau berbelanja??, mau ke tempat wisata mana lagi??"


" Coba om ke pelangan..."


" baiklah aku akan mencari informasi tentang pelelangan di sini....apa kau ingi mencari sesuatu???"


" tidak aku hanya ingin menghabiskan uangmu di pelelangan!"


" hahahahahahah, ...baiklah....habiskan kalau kau bisa..."


" tentu saja bisa..."


Kenzo pun dengan kilat mendapatkan informasi pelelangan di italia .


"apakah bisa mendapatkan undangan??"


" tentu saja bisa...."


" Kau siap-siap saja jam 7 kita berangkat!"


" baik!!"


pukul 7 mereka segera berangkat menuju pelelangan tersebut.


" wah ini berbeda dengan pelelangan biasanya, pasti ada barang bagus!" ujar Sansan bersemangat.


keduanya pun duduk sesuai dengan nomer undangan.


" tidak begitu depan tidak masalahkan sayang??"


" Ya, bisa datang ke sini aku sudah senang..."


" oke,... sekarang semuanya di bawah kendalimu..."


Sansan melihat ke sekeliling, melihat orang-orang yang datang, memang buka pelelangan umum tapi terlihat banyak orang asing datang , mereka semua terlihat bukan sembarang orang.


" Om, itu bukannya tuan Fang???"


Kenzo melihat arah yang di kode sang Istri karna menunjuk orang secara langsung itu tidak sopan.


" ehmmm ya...Dia masih sangat aktif rupanya,dia tidak menyia-nyiakan waktu,setelah mendapatkan kebebasan..."


" Dia mencari apa di pelelangan??, seharusnya dia juga tidak begitu banyak uang kan??"


" aku juga mana tahu sayang..."

__ADS_1


" kalau begitu kau sapa saja om, bagaimana pun dia mantan mertuamu!"


" apa kau cemburu??"


" mana ada??"


"hemmm... Tuan Fang....lama tidak berjumpa!" Kenzo menyapa mantan mertuanya yang lewat di depannya itu


Fang sangat terkejut,


" oh, ah....Tuan???, oh nyonya....??"


" halo paman apa kabar??, kebetulan sekali..."


" Halo nyonya kebetulan sekali... apa yang kalian cari, saya mungkin bisa bantu "


" tidak tuan, kami hanya datang untuk menikmati pelelangan saja...."


" Begitu rupanya!, kalau begitu saya permisi ... karena saya agak terburu-buru..."


tuan Fang pun segera pergi setelah mendapatkan anggukan dari keduanya.


Kenzo segera memerintah orangnya untuk mengikuti Fang Xiao...


" seharusnya dia tidak begitu bebas kan om??, kenapa kebetulan sekali??"


" mungkin memang kebetulan, aku juga penasaran apa yang dia lakukan di sini ..."


pelelangan pun di mulai, barang yang di lelang belum ada yang menarik hati Sansan.


" Sayang, bisanya kau jenuh dengan acara seperti ini, sebenarnya apa yang kau cari??"


tanya Kenzo.


"Aku juga tidak tahu hanya saja, sekarang mulai tertarik dengan hal - hal seperti ini...."


" oh begitu ...tapj aku bisa menebaknya kau mencari bahan herbal langka bukan???"


" hehehehe, ya itu juga barang kali ada... karena yang di lelang begini sudah pasti memiliki nilai guna tinggi...."


" Memang kau ini seperti ayahmu..."


Sudah satu jam berlalu tapi belum ada yang menarik untuk keduanya.


" Dan ini benda ke 7 yang kami lelang adalah batu kesehatan...Batu GWISAMUNSOK adalah batu mulia yang memiliki corak ular di permukaan ini pertama kali ditemukan di New Zealand (Selandia Baru)namun sekarang sudah habis, sekarang batu tambang yang berharga itu hanya ditemukan di pegunungan GWISAMUNSOK namun sudah sangat langka dan sulit..."


Sansan langsung pasang badan untuk batu ini, otaknya langsung tanggap.


" Batu itu terlalu besar sayang, apa kau menginginkannya??, apa itu bisa dijadika. obat??"


" Ini akan menjadi money money money yang banyak om...." Sansan sangat kegirangan.


" okey, dapatkan batu itu dengan harga berapa pun...."


pelelangan pun di mulai dengan harga 15 juta, Sansan tidak langsung ikut menawar harga, dia melihat seberapa banyak orang di sekitar berminat, rupanya hanya 40 % saja yang berusaha menawar.


" kenapa diam saja...??"


" aku akan menawar sebelum ketuk palu om..."


" Ha...yayayayya..."


Kenzo melupakan jika Sansan ini perpaduan antara Bram yang ahli strategi dan juga Sansan yang ahli dalam siasat licik soal keuntungan , mana mungkin Sansan akan mengeluarkan uang banyak untuk sebuah batu kesehatan, yang tidak begitu ada nilai guna dengan barang lelang lain.


"motonya adalah modal minim laba membengkak..."


" katakan apa rencanamu untuk batu ini??"


" Bunda adalah perancang perhiasan terbaik, tentu saja, selain batu ini bisa dirancang dengan indah sebagai perhiasan, bisa di jual lebih mahal lagi karena memiliki manfaat kesehatan... hihihi "

__ADS_1


Rasanya Kenzo ingin sekali mencubit ginjal istrinya,karna terlalu gemas dengan ke pintarannya dalam memanfaatkan peluang, mereka di italia tidak sekedar membuang uang saja, tapi pulang juga membawa hasil, benar - benar istri yang bermanfaat.


__ADS_2