GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
185. Pembuat masalah


__ADS_3

Negara F


Paviliun Selatan milik Sang Raja.


" Yang Mulia, saya sudah mendapatkan informasi keluarga Pratama!"


" Katakan...!"


" ibu nona menikah dengan seorang panglima, dan dia dulu adalah orang kepercayaan dari ayah nona...!"


" hmmm lalu??"


" Apa kau bisa mendapatkan gambar keluarganya??"


" Ada, tapi ayah kandung Tasya aku tidak dapat menemukan gambarnya, karena memang dia orang yang sangat misterius tidak banyak yang mengenali wajah putra angkat keluarga Pratama itu!"


" Ini siapa??"


" Ini anak tertua dan ini anak-anak nya dia memiliki putra angkat satu, anak tiri satu dan sepasang anak kembar!'


" Ini Tasya???"


" Bukan ini anak dari putra pertama keluarga Pratama!"


" Ha?? kok mirip??"


Alfred melihat dengan jelas lagi foto Julia yang terlihat mirip dengan Tasya.


" mereka seumuran Yang Mulia, Tasya lebih tua beberapa bulan dari gadis ini...!"


" Oh...tetap Tasya yang paling cantik, dan sangat menarik!"


" Tapi Gadis ini sudah memiliki bisnis yang ia dirikan sendiri di usianya yang tergolong belia!"


" Apa???"


" Kemabaranya juga sedang lanjut pendidikan, kepolisian, abang-abangnya seorang Jendral dan Kolonel!"


" Keluarga menarik!, dulu aku kira hanya anak orang kaya karena warisan, rupanya mereka bibit-bibit terbaik, aku tidak salah memilih Tasya, karena dia juga bagian dari mereka!"


" Tapi Nona kan sebenarnya tidak ada hubungan darah!"


" Tapi lihatlah ibu dan ayahnya sekarang mereka juga tidak bisa kau remehkan, ayah sambungnya Seorang Panglima dan ibunya memiliki toko perhiasan, ayah kandungnya adalah seorang detektif dia terlahir dari ayah ibu yang luar biasa, pantas saja anak itu juga luar biasa!"


" Tapi ..."


" Tapi apa??, kau meragukan calon permaisuri mu?? benar anak-anak itu sangat luar biasa tapi Tasya lebih bernilai +, lihatlah Tasya dia tumbuh diluar keluarga itu, dia bisa bertahan hidup dengan baik, dia tidak kalah hebat dengan saudaranya yang memiliki segalanya, yang bergelimang kasih sayang, aku sangat menyayanginya, apapun akan aku berikan asal dia bahagia hidup bersamaku!"


" Pilihan Yang Mulia yang terbaik!, semoga prosesi pernikahan Yang mulia dan nona lancar!"


" Sebentar lagi kita akan menikah, ini bukan pernikahan pertamaku,kenapa aku gugup sekali...!" Alfred memegangi dadanya.


Astaga Rajaku sangat bucin...


dalam hati Dans


Alfred masih memandangi Foto keluarga Pratama yang berada di hadapannya.


" Ini pasti anak kedua keluarga Pratama!"


" Benar, yang ujung itu anak pertama dia yang mengambil alih bisnis ayahnya, yang tengah anak angkat, dan yang ini kabarnya baru mengundurkan diri dari kepolisian!"


"kenapa??"


"Mungkin karena kekasihnya kecelakaan dan tidak bisa berjalan!"


" Kenapa aku malah menanyakan selain keluarga Tasya, lalu bagaimana kabar Ibu Tasya setelah menikah dengan panglima?"


" Ehm... keluarga mereka menutupi beberapa Fakta dengan kuat, kami tidak tahu sebenarnya hanya ibu Tasya hilang ingatan, dan di sana ada seseorang yang hampir mirip dengan Nona, namun dia terlihat sangat lemah berkebalikan dengan Nona pokonya Yang Mulia!"


" Oh itu aku bisa menarik kesimpulannya...!"


" Apa Yang Mulia??"

__ADS_1


" Gadis itu adalah pengganti untuk Tasya bukan??"


" Oh benar, apa kita akan menemukan Nona dan keluarganya??"


" Tidak, Tasya sekarang milikku, lalu apa hubungan Kenzo dengan keluarga itu??"


" Oh itu teman sekolah ya sahabat dekat sih sepertinya Yang Mulia...!"


" Hahahaha menarik, menarik,...jadi Kenzo tidak tahu gadis yang dia sukai adalah anak temannya sendiri dan orang yang di cari selama bertahun-tahun??"


" Bisa jadi Yang Mulia!"


" Hahahahahahaha, eh Aku melupakan sesuatu!"


" Apa Yang Mulia?"


" Bagaimana pergerakan Kenzo??, apa dia tidak berusaha masuk ke negara ini??"


" Sampai detik ini, kami tidak melihat ada pergerakan ke sini Yang Mulia!"


" Hmmm??"


" Tapi beberapa waktu lalu dia mencari keluarga Fang, dan kabarnya mereka sudah resmi bercerai....!"


" Oh Kenzo kejam sekali??, setelah istrinya Cacat langsung resmi bercerai!, pantas saja Fang xi memohon untuk berdamai...siapa yang mau dengan wanita cacat Fisik dan hati seperti dia??"


" Keluarga Fang diambang kehancuran Yang Mulia...!"


"Biarkanlah, aku tidak akan memaafkan orang yang menginjak wanita ku meskipun hanya sehelai rambut saja!"


" Lalu apa kita akan memisahkan nona dengan keluarganya??"


" Apa kau tahu alasan Tasya tidak kembali??'


" Tidak tahu yang Mulia!"


" Dia ingin membalas dendam untuk orang yang sudah menyakiti keluarganya!"


" Oh ya benar...apa Yang Mulia ingin aku menyelidiki kasus ini??"


" Baik Yang Mulia!"


" Sudah aku mau istirahat dulu!"


...****************...


Seminggu kemudian


Semua orang seluruh istana ribut-ribut.


" Kenapa semua seperti orang ketakutan??"


Gumam Alfred yang akan menuju Aula istana melihat orang-orangnya ribut.


" Kalian, apa tidak lihat Raja ??" Tegas Dans


" Hormat Yang Mulia Panjang umur...!"


" Ya, berdiri apa ada yang ingin menjelaskan padaku apa yang kalian ributkan??"


" Aa..aa..anu Yang Mulia, itu...di luar Istana..!"


" Bicara yang jelas!!" tegas Dans


" Di diluar istana tersebar wabah mematikan Yang Mulia sebagian penduduk mengalami sakit aneh, tidak ada yang tahu mereka itu sakit apa, Dokter - dokter juga yang menangani juga langsung terinfeksi hampir semua orang tidak bisa bangkit dari tempat tidur!"


" Apa???" Dans terkejut.


" Dans perintahkan pada orang Istana tidak boleh keluar dari Istana yang sudah keluar tidak boleh masuk!"


" Baik Yang Mulia!"


Dans segera menjalankan perintah Rajanya.

__ADS_1


sementara Alfred berjalan kembali ke Paviliunnya.


Anehnya Alfred tersenyum sambil memasuki Paviliunnya.


" Astaga, anak nakal.... berani -beraninya dia menggunakan Rakyat ku untuk mengulur pernikahan kita, baik-baik...akan ku ikuti kemauannya...!"


Alfred menggeleng kepala dengan kenakalan calon permaisurinya, ingin marah tapi hatinya tidak sampai untuk marah pada Tasya.


" Anak nakal ini benar - benar tidak takut mati, sudah setiap hari menjungkir balikkan istana ku, sekarang dia ingin membuat masalah dengan rakyat di negaraku, nyali anak ini di atas rata-rata!"


" Yang Mulia, beberapa petinggi mengirimkan pesan untuk anda!"


" Oh apa itu??"


" Mereka dan Rakyat menentang pernikahan anda yang mulia...!"


" Apa???"


" Ya, mereka mengatakan akan memberontak jika anda tetap melangsungkan pernikahan, mereka menyangkut pautkan wabah ini dengan pernikahan anda , mereka mengatakan ini pertanda buruk yang dibawa oleh calon permaisuri!"


" Sial...sejak kapan negara ini menjadi negara mistis??"


" Sejak kehadiran Calon permaisuri yang baru Yang Mulia!"


" Lancang mulutmu!"


"maaf yang mulia, hamba hanya menyampaikan suara rakyat!"


" haaaaa??? mereka maunya aku bagaimana? saat aku membuat peraturan di larang menikah mereka juga mengatakan menderita, sekarang aku menghapus peraturan itu dan akan menikah mereka juga menentangnya!"


" Yang Mulia, anda istirahatlah dulu...biar aku yang menyelidiki kasus ini dengan baik!"


ujar Dans.


" Ya...!" Alfred kembali masuk ke kamarnya.


" Kalian bisa kembali...!" pinta Dans pada orang -orang yang menyampaikan pesan.


Dans segera berjalan menuju Paviliun Tasya.


" Nona Tasya saya Dans...apakah anda ada di dalam...?"


"Ya...masuklah...!"


Dans pun segera masuk ke dalam.


" Ada apa tuan pengawal??"


" Nona, apa anda tahu kabar di luar Istana??"


"Aku bahkan tidak bisa keluar sejengkal pun, lalu apa aku bisa menjawab pertanyaanmu?"


" Di luar Istana sedang tersebar wabah yang mengerikan nona,...!"


" Apa??, pantas saja hari ini tidak ada pasien datang sama sekali... kalau begitu aku bolehkah keluar Istana untuk memeriksa mereka??"


" Mana boleh di luar sedang ganas - ganasnya!"


" Lalu bagaimana Raja menangani rakyatnya??"


" Raja sedang beristirahat, semua Rakyat dan pejabat menentang pernikahan Raja...!"


" Ya seharusnya Raja mendengarkan suara rakyat!"


" Nona, anda orang yang genius...bisakah memikirkan cara agar rakyat lebih tenang sedikit??"


" Aku tidak berjanji bisa menenangkan rakyat, tapi aku akan mencoba mencari solusinya!"


" Baik Nona terima kasih,saya permisi!"


Dans pun keluar dari ruangan Tasya.


Nona ini apa benar - benar bukan dalangnya ?

__ADS_1


dallam hati Dans yang curiga.


Karena Dans tahu jika Tasya bisa mengobati, lalu Dain adalah ahli racun, namun Dans tidak bisa menuduh tanpa bukti apapun.


__ADS_2