GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
470. Sepenuhnya


__ADS_3

" apa kau serius dengan idemu ..."


" tentu saja serius...."


" Seriuslah, kau minumlah ini 10 menit sebelum menghadapi kakak ipar..."


" apa ini obat perangsang, bukankah itu tidak baik..."


" bukan perangsang, bahaya obat perangsang untuk membuat anak..."


" ah, tapi aku juga tidak buru-buru San..."


" aku lihat fisikmu sudah sangat baik, tidak masalahkan membuat adik untuk Dhiren??, lagian Dhiren itu sudah di tangan yang tepat, bukannya aku bilang kau dan kakak ipar tidak tepat...hanya waktunya yang belum tepat..."


" aku tahu kok, aku juga sudah ikhlas Dhiren di rawat oleh Fahad dan Anna, aku sangat egois saat itu, tapi sekarang aku tahu apa yang harus aku lakukan!"


" hem, kau hanya perlu hadir untuk membuatnya tidak asing denganmu, jika anak itu sudah nyaman, minta dia memanggilmu mama atau siapa itu, jika sudah beranjak dewasa dia akan tahu dan memahaminya sendiri bukan??"


" ya San, benar..."


" Cindy, bahagialah....masalalu biarlah berlalu, aku tahu menjadi dirimu itu juga tidak mudah, tapi kau adalah anak seorang Jovan Pratama, paman keduaku itu sangat gigih dan tidak mudah menyerah, dia hanya tidak beruntung saja San...eh salah itu karena Tuhan terlalu menyayangi paman kedua!"


" terimakasih San...kau memang yang terbaik..."


" hehehe... semuanya sudah berlalu, dendamku sudah mulai terbalaskan, sekarang aku juga berencana memiliki anakku sendiri dengan om Kenzo ...apa mau ikut aku ke Italia??"


" kapan??"


" dekat-dekat ini Cindy..."


" aku bilang mas Fannan dulu ya nanti..."


" iya ... segera kabari kalau kakak ipar setuju, aku akan mengaturkan tiket sekalian untuk kalian, tapi kita tidak boleh satu lokasi ahahahahah"


" iya iya ..."


" Cindy, aku masih ada urusan ...ingatlah apa yang aku katakan tadi oke??'


" iya terimakasih..."


Sansan pun segera meninggalkan kediaman Cindy.


sekarang Cindy mulai membersihkan tubuh, berendam dengan wewangian yang diracikan oleh mamanya Vevey.


lalu segera mempercantik dirinya agar lebih memikat Fannan, menggunakan Lingerie yang cukup Sexy.


Anak keturunan keluarga Pratama, tidak ada yang gagal, mereka sangat cantik rupawan.


Cindy menunggu sambil duduk di ruang tamu,


sampai waktunya pun tiba pukul 9 malam.


Cindy mengambil tali hitam, lalu masuk ke dalam kamar , cindy mematika lampu kamar, dan duduk di ranjang, lalu menutup kedua matanya dengan kain hita , dia memegang minuman racikan entah apa itu yang diberikan Sansan, Cindy duduk bersaba menunggu suaminya pulang.


akhirnya terdengar suara mobil khas milik sang suaminya.

__ADS_1


Cindy segera meneguk minuman dari Sansan dan membuang sampahnya ke bawah ranjang, jantung Cindy benar - benar berdegup kencang.


Ceklek...


" Sayang...."


Tek....


Fannan menekan tombol lampu kamar,


Deg,...


betapa terkejutnya Fannan melihat istrinya bak boneka hidup, seperti boneka Poppy.


Dengan Lingerie renda berwarna hitam, yang sangat menerawang, memperlihatkan kulit putih susu Cindy yang begitu sangat indah.


" apa kau suamiku???" tanya Cindy ragu.


" tentu saja, apa kau tidak mengenali bauku??"


Sungguh mas Fannan??


aduh aku lupa, harus bilang apa ya??


Cindy mengingat - ingat ucapan Sansan.


" Oh....mas ....aku sudah menunggumu lama..." Cindy sudah ingat apa yang harus dia katakan.


sebagai seorang pria normal, darah Fannan langsung naik, Fannan langsung melempar tas Kerjanya, lalu segera melepas sepatunya,dan segera meregangkan dasinya


" Sayang, malam ini tidak ada kata ampun untukmu...!" tegas Fannan langsung menarik Cindy dan mencium bibir Cindy yang sangat Sexy, bibir itu sudah sangat sangat lama diinginkan oleh Fannan.


Fannan benar-benar melahap habis bibir Sexy merah muda itu dengan sangat bergairah, Cindy tentu sudah sangat terlatih, Cindy mengimbangi Ciuman dasyat dari seorang pria yang sangat haus sexual itu karena menahan diri begitu lama.


" masssssss...."


" Sayang aku sangat mencintaimu, ijinkan aku malam ini untuk menafkahi batinmu..."


" aghhhh..."


Fannan yang sangat berapi-api itu langsung menjatuhkan tubuh Cindy dan menjelajahinya dengan nafas yang menggebu-gebu.


Sansan sebenarnya hanya memberikan beberapa racikan herbal untuk menenangkan pikiran saja, sehingga Cindy pun menjadi tenang dan percaya diri menghadapi terkaman sang suami .


pukul tiga pagi...


Cindy meminta Fannan untuk menghentikan nafkah batinnya karna terlalu lelah, padahal sudah beberapa kali beristirahat , tak habis pikir Fannan lebih ganas dari Martin , mungkin karena sudah memendam gairah terlalu lama.


" mas...Cindy sudah tidak kuat lagi...bisakan kita sudahi, besok lagi bagaimana??"


dengan suara dan nafas terengah-engah.


" Baiklah...maafkan aku sayang, terimakasih, aku akan mencoba menahannya, ..." Fanan membungkus istrinya dengan selimut, karena jika melihat lekuk tubuh Cindy dia tidak bisa menahan diri


" mas tapi aku gerah kenapa di bungkus begini??"

__ADS_1


" sebentar sayang tolong di tahan, mas menenangkan diri baru pergi mandi,nanti kalau mas udah kelar gantian kamu mandi ya!"


" ehnmm ..."


Cindy mengangguk...tapi Cindy melihat wajah tertekuk Fannan saat masuk ke kamar mandi.


kenapa muka mas Fannan sangat cemberut,??


apa dia tidak puas denganku?


pikiran Cindy mulai kemana-kemana dan membuatnya menangis, karna Cindy sangat takut jika. suaminya sangat kecewa dengan pelayanannya.


tak lama Fannan pun keluar,


Fannan terkejut mendengar suara isak tangis Cindy dari dalam selimut.


" sayang ada apa??, apa kau menyesal melayaniku??"


Cindy jadi bingung dengan pertanyaan Fannan.


" hiks hiks, buka kah mas Fannan yang kecewa??, aku melihat mas Fannan sangat kesal saat mau mandi tadi, apa mas Fannan kecewa sekarang??, hiks hiks..."


" apa yang kau bicarakan, aku sangat puas dengan layanan mu!"


" bohong....!!!"


" kau tidak percaya??


" tadi buktinya mas cemberut!!"


" Cindy jujur aku memanga menyesal tapi tidak seperti yang kau pikirkan!"


" apa sih mas?? tidak jelas.... jika memang menyesal cari saja wanita lain!!!"


" jangan katakan itu, aku sangat mencintaimu, bagaimana bisa kau memintaku mencari wanita lain??"


" hiks hiks...."


" aku menyesal, karena menahan diri terlalu lama, tahu cepat lambat kau akan menyerahkan dirimu padaku, kenapa tidak dari awal aku memaksamu untuk melayaniku, aku suamimu, aku punya hak untuk menuntut jatahku kan, aku menyesal karena tidak begitu berani, padahal kita adalah pasangan halal..."


" Sungguh begitu???"


" Sungguh, kau tahu saat aku melihatmu duduk diam di ranjang dengan lingerie... jantung ku rasanya ingin lepas, aku seakan tidak percaya jika aku ini suamimu... terimakasih sayang, aku tunggu lagi saat kau siap menghidangkan dirimu, aku sangat puas .. jika tidak aku hanya akan mengahajarmu dalam sekali main.... dasar kau ini..."


" hiks hiks, ....mas aku mencintaimu, kau tidak boleh meninggalkan ku..."


" enak aja, dapatnya saja penuh dengan rintangan halangan, masak mau aku tinggalkan begitu saja...!"


" terimakasih mas ...."


" muaaach, ayo mandi, aku mandika atau mandi sendiri??"


" aku mandi sendiri, aku takut diterkam serigala lapar lagi..."Cindy segera berlari ke kamar mandi dengan selimutnya.


Fannan hanya terkekeh melihat tingkah lucu Cindy, hatinya kini sekarang lega akhirnya Fannan bisa memiliki Cindy sepenuhnya.

__ADS_1


__ADS_2