AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU

AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU
LARI SORE BERSAMA DAVINA


__ADS_3

"Di,.. kemana saja ? akhir-akhir ini jarang terlihat .."


tanya salah seorang gadis yang sedang berlari sore bersama beberapa gadis lainnya.


Mereka adalah gadis-gadis yang kost di sekitar kompleks tempat Andi berlari sore.


Mereka tidak kuliah, rata-rata sudah bekerja.


Ada yang jadi SPG, penjaga toko, admin di kantor, admin di dealer mobil dan motor, ada juga yang menjadi guru aerobik dan pramugari


Yang menegur Andi bernama Davina, dia adalah pramugari salah satu maskapai penerbangan dengan lambang CP.


Yang merupakan penerbangan internasional, dia sering keluar negeri.


Mengobrol dengan nya sangat menyenangkan, karena dia miliki banyak pengetahuan tentang berbagai Negara di luar negeri sana.


Wajah dan penampilannya juga sangat cantik dan menarik.


Tapi yang membuat Andi suka ngobrol dengan nya bukan karena penampilannya.


Tapi adalah cerita nya tentang luar negeri lah yang paling menarik perhatian Andi.


Sedangkan Davina sendiri yang biasa bergaul dengan para pilot dan Pramugara pesawat yang rata-rata bersikap genit cabul dan bebas.


Bergaul dengan Andi, dia merasa sangat nyaman, karena Andi selalu jauh dari hal-hal yang berbau *** itu.


Berawal dari rasa cocok dan kagum, akhirnya diam diam Davina pun jatuh cinta terhadap Andi.


Tapi itu hanya perasaan sepihak nya secara diam-diam, dia tidak pernah menceritakan hal ini kepada siapapun termasuk teman-teman dekatnya.


Andi sendiri juga tidak tahu Davina diam-diam mencintai nya.


Kalau tahu Andi pasti akan memilih menghindar.


Karena Andi pantang memberi harapan dan menyakiti perasaan wanita, karena dia tidak mungkin bisa membalas perasaan mereka.


Dia hanya bisa menjadikan mereka sebagai teman dan sahabat saja, hati dan perasaan nya sepenuhnya cuma buat Viona.


Sambil tersenyum Andi berkata,


"Akhir-akhir ini agak sibuk, aktivitas perkuliahan semakin padat, jadi sedikit stop olahraga nya.."


"Ohh gitu.. tak pikir kamu sudah punya pacar, sehingga waktunya buat olahraga pun sudah di lupakan.."


ucap Davina sambil tertawa.


Teman-temannya yang lain pun ikut tertawa.


Andi hanya tersenyum menanggapi guyonan Davina.


Andi memilih tidak membantah, juga tidak mengiyakan.


Membantah berarti berbohong itu Andi tidak bisa.


Mengiyakan saat ini Viona sudah tidak bersamanya lagi.


Jadi paling tepat adalah tersenyum dalam diam.


"Kalau benar-benar punya pacar, jangan lupa kenalin ke kita-kita ya di.."


ucap salah satu teman Davina yang bernama Dewi.


Dia bekerja sebagai SPG mobil mewah, diantara mereka semua body Dewi lah, yang paling yahud depan belakang monyong kedepan.

__ADS_1


Wajahnya agak garang, bibirnya tebal dan lebar, matanya agak nakal bersinar genit.


Tapi pada dasarnya orang nya sangat baik dan ceplas-ceplos seperti Santi.


"Paling-paling di antara kita kita Vero yang berkabung dengan perasaan nya.."


ucap Dewi sambil tertawa.


Yang lain pun ikut tertawa, kecuali Vero yang tertunduk malu dengan wajah merah padam


Vero adalah yang paling pendiam diantara ke enam gadis itu.


Dia bekerja sebagai guru senam aerobik, bentuk tubuhnya sangat keren, wajahnya juga sangat cantik mirip artis India.


Tapi kulitnya sangat putih dan mulus.


Vero sangat menyukai Andi, hal ini semua temannya tahu itu.


Berbeda dengan Davina, yang pintar menutupi perasaannya, Vero yang pendiam justru tidak bisa menutupi perasaannya.


Karena setiap berdekatan dengan Andi, dia suka grogi dan salah tingkah.


Sehingga perasaannya dengan mudah dapat di tebak oleh semua teman-temannya yang lain.


Andi tersenyum Canggung menanggapi guyonan dari Dewi.


Andi yang tahu Vero menyukainya,. dia selalu memilih menghindar dan tidak berani bersikap terlalu akrab dengan Vero.


Takut di salah artikan oleh Vero dan nantinya bisa melukai perasaan temannya itu.


Tiga sisanya bernama Susi Yuli dan Mila.


Susi Bekerja sebagai penjaga toko orangnya putih kecil imut-imut.


Yuli bertubuh agak gemuk, wajahnya sih cukup cantik, meski badannya sedikit over weight.


Yang terakhir adalah Mila dia bekerja sebagai admin di kantor asuransi A, yang cukup terkenal di kota B ini


Sebenarnya orang nya cukup cantik, hanya saja wajahnya yang banyak di hiasi jerawat membuat penampilannya agak sedikit terganggu.


Dari keenam gadis ini Andi paling akrab dengan Davina, karena sangat asyik dan enak bila di ajak ngobrol.


Ngobrol bersama Davina Andi merasa tidak pernah kehabisan topik pembicaraan.


"Di... besok malam d rumah salah satu pilot senior, ada di adakan pesta syukuran..."


"Acara nya bebas dan boleh bawa teman ataupun pacar.."


"Kamu mau ikut tidak datang meramaikan..?"


tanya Davina santai.


"Siapa saja yang kesana ?"


tanya Andi yang merasa tertarik, bisa menghilangkan rasa jenuh dan kesepian nya.


"Tentu saja mereka semua ini, tidak ada yang ketinggalan satu pun.."


"Kecuali Vero, dia bilang hanya akan ikut bila kamu ikut.."


ucap Davina sambil tertawa.


Yang lain pun kembali tertawa, Vero tengah tertunduk dalam dalam, kepalanya tidak berani terangkat sama sekali.

__ADS_1


Apalagi menatap Andi, dia hanya terus berlari sambil mengatur pernafasan nya yang sangat teratur.


Karena sebagai guru senam, tentu dia memiliki stamina yang jauh lebih prima di banding rekannya yang lain.


Terutama Yuli yang nafasnya mulai terdengar seperti b*bi ngorok.


Andi mengangguk dan berkata,


"Boleh besok jam berapa berangkat nya, gimana tehnis keberangkatannya..?"


Sontak ucapan Andi membuat Vero yang sedang tertunduk malu, sedikit tersenyum dan mengangkat sedikit kepalanya melirik kearah Andi.


Davina tersenyum lebar,.dia lah yang paling gembira dalam hal ini.


Dia sangat ingin menunjukkan ke rekan-rekan pramugari nya yang lain.


Beginilah pria yang benar, bukan seperti pria pria rekan mereka yang berotak mesum itu.


"Tehnis keberangkatannya nanti kita akan menggunakan sopir angkutan bandara.."


"Mobilnya lebih besar, sejenis mobil travello , jadi kita semua bisa muat jadi satu mobil.."


"Kita berangkat jam 7 malam dari kost ku gimana ?"


tanya Davina sambil menoleh kearah Andi.


"Ok ..jam 6,30 aku akan menunggu di kost mu.."


ucap Andi cepat.


"Ok deal..di tunggu loh kedatangannya, jangan gak datang dan ngecewain kami-kami.."


ucap Dewi sambil tertawa.


"Siap-siap .."


jawab Andi sambil tersenyum.


"Di.. kamu duluan aja ya larinya.."


"Lihat tuh si Yuli sudah hampir di kirim ke ICU kehabisan nafas.."


ucap Davina sambil tertawa.


Andi mengangguk kemudian berkata,


"Ya udah kamu kasih nafas buatan aja sana..."


"Hoek..Hoek..!"


jawab Davina pura-pura muntah sambil tertawa.


Yang lain pun semua ikut tertawa, kecuali Yuli yang mempelototi Davina dengan tatapan kesal.


Tapi Davina yang sudah terbiasa, menanggapinya dengan cuek dan terus tertawa.


"Ok aku duluan ya..thanx sampe ketemu besok sore..."


ucap Andi lalu mempercepat larinya.


Foto Davina


__ADS_1


Foto Vero



__ADS_2