AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU

AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU
MAKAN NASI LEMBEK


__ADS_3

"Jadi benar tidak ? anda belum menjawabnya pak Wang Jin dan Pak Wang Jin yang terhormat."


ucap Andi santai, tidak mau menanggapi ledekan dari Wang Xing.


Wang Xing dan Wang Jin sambil menahan tawa, menganggukkan kepalanya dan berkata,


"Benar sekali pak Andi.."


Andi mengambil map kuning yang tadi di bawanya, dia mengeluarkan segepok surat berharga dan berkata,


"Di sini ada saham Group Wang yang ku beli dari pasar saham, totalnya adalah 20% saham Group."


"Ini,..ini,.. bagaimana mungkin siapa yang menjualnya pada mu..?'


tanya Wang Jin kaget dan tak percaya.


Wang Xing pun sama ikut terdiam dan sedikit pucat wajahnya.


Andi tersenyum dan berkata,


"Kalau itu pak Wang Jin tidak perlu tahu, itu bukan urusan bapak.."


"Bapak boleh undang team ahli untuk uji keaslian surat surat berharga di tangan ku, itu bukan masalah.."


"Tapi bila mengenai asal usul, maaf itu bukan hak dan kapasitas anda untuk bertanya."


ucap Andi santai.


Bukan hanya Wang Jin dan Wang Xing yang kaget, Nicole pun ikut kaget dan tidak menyangka Andi bisa punya saham Group pusat..


Sedangkan kelompok bos yang duduk di deretan tengah pura pura bermain HP, mereka semua tahu dengan jelas.


Itu semua adalah saham yang mereka miliki, beberapa hari yang lalu karena ada harga bagus mereka sudah melepasnya.


Karena mereka menilai saham Group Wang kini sudah tidak begitu menjanjikan lagi..


Bila ada harga bagus tidak di lepas, klo pailit nanti surat di tangan mereka malah jadi kertas tidak berharga .


"Bagaimana anda mau memanggil orang untuk mengujinya,.? atau kita langsung kembali meneruskan topik tadi.."


tanya Andi tersenyum tenang.


"Uji tentu harus di uji "


ucap Wang Xing masih kurang percaya.


Tiba tiba Bos Ma berdiri dan berkata,


"Tidak perlu di uji lagi,.di dalam tumpukan itu memang ada saham ku yang sudah ku jual ke pasar saham.."


"Permisi,."


Ucap Bos Ma, sambil melangkah meninggalkan tempat tersebut..

__ADS_1


Tindakan Bos Ma langsung di ikuti oleh Bos Lin dan Bos Bos yang menempati baris tengah itu.


Melihat hal itu sadarlah Wang Jin, surat berharga di tangan Andi sudah pasti asli.


Jadi diapun berkata tidak perlu di uji lagi, aku percaya.


Lebih baik kita kembali ke topik tadi saja,


"Aku secara pribadi tidak masalah langkah apapun yang Nicole ambil, asalkan mampu menyelamatkan Group Wang dari krisis.."


"Bagaimana Nicole apa kamu siap, menandatangani perjanjian..?"


Sebenarnya Nicole sedikit takut, tapi dia tidak bisa menghindar, akhir nya dia hanya bisa menganggukkan kepalanya dan berkata,


"Baik asal Kakek Paman,.dan paman setuju menandatangani, aku juga akan ikut.."


Setelah kedua belah pihak sepakat, surat perjanjian pun di buat,.dan mereka tandatangani bersama.


Selesai tanda tangan, masing masing pihak, memegang surat salinan dari pengacara kantor.


Melihat surat perjanjian sudah di tanda tangani, Andi pun berkata,


"Rata rata keuntungan tiap bulan, bila di hitung dengan data laba rata rata dari 3 tahun yang lalu adalah USD 300 juta/ bulan."


"Sedangkan saat ini keuntungan rata rata kita 3 bulan terakhir adalah USD 30 juta/ bulan."


"Ini berarti Nicole punya PR mencari keuntungan sebesar USD 270 juta atau dalam 3 bulan sebesar 810 juta benar..?"


tanya Andi ke Wang Xing dan Wang Jin.


Setelah melihat mereka setuju dengan angka yang di sebutnya.


Andi sambil tersenyum berkata,


"Dari data laporan keuangan yang di rinci oleh Nicole tadi selama 3 tahun terakhir."


"Di padukan dengan data hasil korupsi dan kerugian yang di timbulkan oleh pak Wang Xing selama 3 tahun terakhir, yang semua data buktinya sudah lengkap di tangan ku.."


"Total adalah 1 Milyar USD, bila dana ini.semua di kembalikan oleh pak Wang Xing yang memiliki total aset sekitar 800 juta USD."


"Sisanya di bantu oleh pak Wang Jin selaku ayah angkatnya, maka tugas Nicole di 3 bulan kedepan sudah beres 3/4 nya.."


"Jadi tolong segera dilunaskan hutangnya pak Wang Xing dan Pak Wang Jin..'


"Mengenai perincian dan perhitungan, bisa di mintakan ke bagian akunting, aku rasa kalau meleset pun tidak akan jauh, malah ada kemungkinan lebih..'


"Bila tidak puas ingin meneruskan lewat jalur hukum juga boleh,.tapi Wang Xing harus duluan mendekam di penjara, hingga sidang selesai."


Wang Xing juga akan mendapatkan tuntutan ganda korupsi dan menjebak, merusak nama baik saya.."


ucap Andi sambil tersenyum tenang.


"Tidak bisa seperti itu, masalah itu sudah selesai di rapat sidang kemaren yang di tengahi oleh Wang Lei..!"

__ADS_1


"Kamu tidak bisa mengungkitnya lagi..!"


teriak Wang Jin marah sambil melotot kearah Andi.


Andi tersenyum tenang dan berkata,


"Bila kamu tidak mengungkit keuntungan perusahaan dan menarget Nicole untuk menutupinya.."


"Tentu masalah beres, tapi kamu menuntut keuntungan, padahal keuntungan jelas berhubungan dengan pengeluaran dan kerugian perusahaan.."


"Tentu saja pengeluaran dan kerugian yang di timbulkan oleh ponakan kesayangan mu ini, tidak bisa di biarkan begitu saja.."


"Semua harus di hitung dengan tuntas.."


"Kau,...!! Kau,...!!"


teriak Wang Jin dengan tubuh gemetar menahan amarah, tangannya menunjuk hingga depan hidung Andi.


Andi dengan tenang menyingkirkan jari telunjuk Wang Jin dari depan hidungnya dan berkata,


"Pak Tua lebih baik anda tenang dan jaga emosi mu, terlalu emosi bisa merusak kesehatan."


Wang Jin berusaha menenangkan diri dengan menarik dan membuang nafas beberapa kali.


Setelah agak tenang, dia pun berkata,


"Itu adalah usul mu sebagai pemegang saham 20% begitu pula dengan cucu keponakan ku Nicole,.dia juga hanya 20% di total cuma 40%."


"Sedangkan aku dan keponakan ku juga punya saham 40%, aku tidak menyetujui usulan mu."


"Mari kita tunggu keputusan Wang Lei untuk putuskan hal ini.."


ucap Wang Jin sambil tersenyum licik.


Andi ikut tersenyum mengejek dan berkata,


"Tak perlu menunggu Bos Wang Lei, percuma saja, kita putuskan saja Sekarang.."


"Ketahuilah pak tua, saham ku bukanlah 20% melainkan 35% lihat baik baik datanya, "


ucap Andi sambil menunjukkan angka yang tertera di surat berharga yang ada di tangannya..


Wang Jin sangat terkejut dan berkata,


"Bagaimana mungkin, kamu nyuri dari mana bukti kepemilikan tambahan 15% itu..?"


"Atau jangan jangan kamu makan nasi lembek, mendapat hibah dari Wang Lei, si idiot itu..!?"


Andi sambil tersenyum tenang, berkata,


"Aku tidak nyuri, karena aku bukan dia.."


"Aku juga tidak makan nasi lembek seperti yang semua orang tuduhkan ke aku..'

__ADS_1


"Ini semua aku masih harus berterimakasih kepada ponakan kesayangan mu yang pintar itu, dia lah yang menjual sahamnya ke Mike di situs online, dan Mike itu adalah nama samaran ku di situs online.."


__ADS_2