
Andi tersenyum dan mengikuti arah tarikan tangan Nicole untuk masuk kedalam.
Untungnya Andi segera mengikuti Nicole masuk kedalam kuil, sehingga tidak melihat gadis yang belakangan baru muncul.
Bila melihatnya di jamin Andi akan terpaku diam ditempat, karena gadis yang baru muncul ini, benar benar sangat mirip dengan Viona dan Violin.
Andi setelah memasuki ruangan bagian tengah kuil, dia melihat banyak deretan patung yang berjejer, saking banyaknya deretan patung tersebut, Andi sudah tidak hapal dewa apa saja yang patungnya berjejer di dalam kuil.
Andi hanya mengikuti setiap gerak gerik yang di lakukan Nicole, Andi tinggal mengikutinya saja.
Kecuali saat berdoa Andi baru bergumam pelan meminta berkat buat keluarganya teman temannya.
Terutama buat Violin, Andi berdoa cukup lama, meminta para dewa melindungi dan menganugerahkan kebahagiaan, kesehatan dan keselamatan untuknya.
Karena banyaknya permintaan Andi untuk kebahagiaan Violin.
Nicole yang sudah selesai duluan, memilih berdiri agak menjauh dari Andi sambil melihat lihat ukiran halus di dinding kuil yang menceritakan tentang dewa Dewi lewat gambar.
Saat Nicole menoleh kembali kearah Andi, Nicole melihat Andi sedang melihat kearah seorang gadis lain yang sedang berdoa di sebelah nya.
Dari pakaian yang di kenakannya, Nicole bisa menebak, gadis itu pasti salah satu personil pemain film, yang mengambil kesempatan, saat shooting di kuil sekalian ikut berdoa di kuil tersebut.
Setelah di perhatikan dengan teliti, Nicole pun teringat, gadis itu wajahnya sangat mirip dengan wajah gadis yang di simpan sebagai profile di layar HP Andi.
Atau jangan-jangan kekasih Andi kini jadi artis, tapi sepertinya agak mustahil.
Karena kekasih Andi kan katanya tinggal di negri yang jauh dari cina, selain itu juga berprofesi sebagai dokter bukan artis.
Gadis itu tiba-tiba membuka matanya setelah dia selesai berdoa.
Merasa ada yang sedang memperhatikannya, gadis itu pun menoleh kesebelah.
Melihat Andi sedang menatapnya hingga tidak berkedip.
Gadis itu tidak marah, sambil tersenyum lembut dia berkata,
"Maaf tuan,.. bila kehadiran ku menganggu tuan memanjatkan doa..
""Kenalkan nama ku Dilraba,.. "
ucap gadis itu sambil mengulurkan tangannya kearah Andi.
Andi pun tersadar, setelah gadis itu mengulurkan tangannya dan menyebutkan namanya.
Dengan malu dan sungkan,.Andi membalas menyalaminya dan berkata,
"Nama ku Andi, maaf aku salah mengenali orang..aku permisi dulu.."
Setelah bersalaman Andi berniat ingin menarik kembali tangannya dan buru buru meninggalkan tempat tersebut.
Tapi gadis itu malah menahan tangan Andi dan berkata,
"Tunggu tuan, aku sepertinya pernah melihat tuan."
"Hanya saja di mana aku pernah melihatnya aku lupa."
__ADS_1
ucap gadis itu sambil terus mengamati wajah Andi dengan serius.
Andi jadi kikuk di perhatikan seperti itu, ingin pergi gak enak hati.
Merasa terlalu kasar, tetap tinggal selain gak enak dengan Nicole.
Dia juga grogi harus berdekatan dengan gadis yang memang sangat mirip dengan tunangan kecilnya, bedanya gadis ini sedikit lebih dewasa ketimbang kekasih kecilnya itu.
Tiba-tiba gadis itu tersenyum lebar dan berkata,
"Aku ingat sekarang kamu CEO Andi Automotif Company kan ?"
"Aku pernah beberapa kali bertemu dengan mu, di lokasi syuting iklan kendaraan roda 3 milik perusahaan mu.."
"Bulan depan aku juga masih ada beberapa sesi pemotretan untuk iklan perusahaan mu.."
Andi tersenyum dan berkata,
"Terimakasih nona Dil,.. sudah bersedia berpartisipasi dalam produk kami.."
"Senang berkenalan dengan Nona Dil,.. tapi maaf saya sedang ada teman yang menungguku.."
ucap Andi perlahan-lahan menarik tangan nya kembali.
Gadis itu menoleh kearah Nicole dan berkata,
"Ohh maaf,.. jadi menganggu.'
"Ini kartu nama ku, kalau ada waktu kita bisa telponan, ngobrol lewat chat juga boleh.."
Setelah itu Andi pun berlalu dari sana, mendekati Nicole yang sedang menunggunya sambil tersenyum.
Setelah berjalan beriringan menuju taman halaman samping kuil, Nicole pun berkata,
"Sangat mirip artis terkenal lagi, kelihatannya dia cukup tertarik dengan kak Andi."
"Bagaimana,?"
tanya Nicole sambil tersenyum menggoda Andi.
Padahal di dalam hati, dia sangat kecewa dan BT melihat Andi berhubungan dengan artis terkenal itu.
Andi menggelengkan kepalanya sambil menatap Nicole dan berkata,
"Bagaimana apanya ?"
"Pura pura lagi,. tentu saja bagaimana apa sekarang jadi berubah pikiran dan menyesal, dengan keputusan sebelumnya, yang ingin melewati kesendirian selamanya.."
ucap Nicole dengan mimik wajah menggoda Andi.
Andi menggelengkan kepalanya dan berkata,
"Keputusan itu tidak akan pernah berubah sampai kapan pun, kecuali,...."
"Aihh,.. sudahlah itu tidak mungkin, dia sudah hidup berbahagia."
__ADS_1
"Sungguh bodoh berharap pada khayalan mu, untuk menipu diri sendiri..'
ucap Andi mengomeli dirinya sendiri.
Melihat sikap Andi, Nicole merasa kasihan, tapi di lain sisi dia justru gembira, Andi sangat teguh prinsipnya.
Tidak mudah tergoda oleh artis cantik yang mirip dengan kekasihnya dulu.
Taman samping itu sangat indah pemandangan nya ada tempat peristirahatan juga ada kolam di bawahnya.
Pantes saja syuting film sering di lakukan di tempat ini, pikir Andi dalam hati.
Andi mengikuti Nicole mengambil tempat duduk bersantai,. ditempat peristirahatan yang berudara sejuk itu.
Melihat Nicole yang dari tadi terus tersenyum sendiri, Andi pun dengan heran bertanya.
"Nicole apa yang sedang kamu pikirkan ? kenapa dari tadi kulihat terus tersenyum sendiri.."
Nicole sambil tersenyum lebar berkata,
"Aku sedang berpikir, artis itu nanti malam.pasti bakal kecewa berat."
"Karena tidak seperti penggemarnya yang lain, dia pasti penasaran ada pria yang bisa mengabaikan dirinya begitu saja.."
Mendengar penjelasan Nicole Andi pun tersenyum dan berkata,
"Bagaimana kamu tahu aku bakal mengabaikan nya..?"
"Bagaimana bila aku bukan hanya tidak mengabaikannya,? tapi malah mengajaknya kencan dan makan malam bersama.."
ucap Andi sengaja ingin menggoda Nicole.
Nicole tidak terpancing,.dia sambil tersenyum lebar berkata,
"Kalau bisa seperti itu, itu tentu adalah hal baik, dan patut mendapatkan ucapan selamat.."
"Tapi takutnya,.. hal itu cuma mimpi yang tidak bakal pernah terwujud."
Andi pun tertawa dan berkata,
"Kamu ini benar benar seperti cacing dalam perut ku, setiap gerak gerik ku pasti tidak akan pernah bisa lewat dari pengamatan mu.."
"Tapi kamu jangan salah, dia adalah artis yang begitu terkenal dan populer."
"Mana mungkin dia akan perduli dengan pemeran kecil seperti aku, menelpon atau tidak baginya tidak akan ada pengaruhnya.."
"Kemungkinan besar, saat ini pun dia sudah lupa dengan pertemuan kami tadi.."
ucap Andi sambil tersenyum.
Nicole menggelengkan kepalanya dan berkata,
"Kakak salah kalau berpikir seperti itu, sebagai wanita aku lebih paham."
"Aku yakin besok malam,.dia pasti akan menghubungi kak Andi.."
__ADS_1
ucap Nicole yakin.