AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU

AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU
MAKAN MALAM DI RESTORAN MEWAH


__ADS_3

"Duaarrr,..."


Kilat menyambar kemudian meledak menimbulkan bunyi yang sangat keras.


Hingga jendela dan lantai papan kayu kost lama Andi sedikit berguncang.


Viona terkejut hingga sepasang matanya terbuka lebar ketakutan,.dia jadi terbangun dan sadar sepenuhnya akibat bunyi keras petir itu.


Tapi saat melihat Andi sedang memeluknya dengan erat.


Dan menatap nya dengan tatapan lembut.


Viona pun tersenyum lega dan tidak takut lagi, dengan manja dia membelai wajah Andi dan berkata,


"Kamu dari tadi tidak tidur ya ? gak ngantuk ? padahal cuaca sangat cocok buat tidur.."


Andi tersenyum dan berkata,


"Bila aku ikut tidur, maka aku akan kehilangan kesempatan untuk menjaga dan menghangatkan mu dengan cinta ku.."


Viona menjebikan bibirnya dan berkata,


"Gombal,.. kamu semakin pintar aja ngegombal, pasti ini pengalaman mu setelah banyak dekat dekat wanita kan ? ayo ngaku..!"


Andi tersenyum dan berkata,


"Tidak ke yang lain aku tidak pernah hanya ke kamu dan dia saja.."


"Dia siapa,..?"


tanya Viona penasaran..


Andi tersenyum pahit dan berkata,


"Dia adik mu Violin, waktu itu aku sedang lupa ingatan, menganggap dia adalah tunangan ku.."


Viona mengangguk dan terdiam tidak berkata apa-apa.


Andi yang tidak tahu apa yang sedang di pikirkan oleh Viona, dia juga tidak berani sembarangan bicara.


Hingga beberapa saat Viona baru buka suara,


"Di,. kelihatannya aku tidur kelamaan, hujan juga begitu deras tidak tahu kapan baru berhenti."


"Sepertinya kita tidak bisa pergi ke kantin Ria, kamu lapar gak di,..?"


Andi mengangguk dan berkata,


"Sedikit,.. kamu lapar ?"


"Tapi di sini gak bahan buat masak, kita pulang aja gimana ?"


"Nanti aku masak untuk mu,.di rumah.."


Viona menggeleng kan kepalanya dan berkata,


"Di aku tiba-tiba pengen makan di restoran mewah yang pernah kita pergi bersama Sarah dulu.."


"Ohh itu, bisa aja, kamu pakai mantel mu, kita pergi kesana sekarang,.."


ucap Andi sambil tersenyum sabar.


Viona langsung bangun dan berkata dengan antusias,


"Kamu temani aku ke WC dulu, aku mau bersih bersih sebentar.."

__ADS_1


"Setelah itu kita bisa berangkat."


Andi mengangguk, dia langsung memunggungi Viona, membiarkan Viona nemplok di punggung nya.


Lalu menggendongnya turun dari lantai dua, menuju WC yang terletak di lantai satu.


Andi mengantar Viona hingga tiba di depan pintu WC, membiarkan Viona masuk kedalam sendiri.


Andi berdiri menunggu di depan pintu WC menunggu Viona.


"Vi aku nunggu di sini, pintunya jangan di kunci, kalau kamu perlu bantuan aku bisa segera masuk.."


Viona tersenyum dan mengangguk, menanggapi pesan Andi.


Dia mengerti kekhawatiran Andi, karena biasanya sekarang dia di bantu oleh suster Emi.


Tapi kini suster Emi tidak ada, Andi tentu sedikit khawatir, terjadi sesuatu dengan nya di dalam sana .


Tapi tidak berselang lama Viona masuk, dia sudah keluar dari kamar mandi sambil tersenyum, kemudian menggandeng tangan Andi dan berkata yuk kita jalan.


Andi mengangguk tapi saat tiba di depan halaman Andi berkata


"Vi kamu tunggu di sini sebentar, aku ambil payung dan mundurkan mobil kemari."


"Tapi hujan begitu deras, apa gak sebaiknya kita tunggu agak reda saja..baru jalan.."


ucap Viona tidak tega melihat Andi nanti jadi basah kuyup.


Andi tersenyum dan menggeleng kan kepalanya,


"Gak perlu, hujan seperti ini tidak tahu kapan redanya, nanti semakin malam kamu semakin kelaparan.."


"Tenang aja, aku sudah terbiasa gak ada masalah.."


Setelah berkata, Andi langsung berlarian menuju mobilnya.


Andi menggunakan payung tersebut membantu Viona masuk kedalam mobil.


Tak lama kemudian Andi pun mengendarai mobil nya, menembus hujan lebat, menuju restoran mewah yang di inginkan oleh Viona.


Sampai di restoran mewah tersebut, Andi menggendong Viona, sedangkan Viona memegang payung, memayungi mereka berdua.


Karena hujan dan cuaca dingin, mereka berdua memilih duduk di dalam ruangan.


Pelayan restoran segera menghampiri Andi dan Viona membawa daftar menu makanan buat mereka berdua.


Andi dan Viona menatap daftar menu, yang berisi nama masakan asing khas Perancis.


Karena tidak mengerti, Andi pun berkata,


"Boleh tolong tukar dengan buku menu, yang di lengkapi gambar masakan bisa..?"


"Bisa tentu bisa,.."


ucap pelayan itu sambil mengangguk penuh hormat.


"Harap di tunggu sebentar tuan.."


ucap pelayan itu penuh hormat.


Setelah pelayan itu pergi Andi mengedarkan pandangannya kemudian berkata,


"Restoran sepi, tamunya cuma kita berdua.."


Viona tersenyum dan berkata,

__ADS_1


"Mana ada tamu segila kita, hujan besar begini bukan nya, sembunyi di rumah malah keluyuran cari makan sampai kemari ."


Andi ikut tersenyum, dia memegang kedua tangan Viona dan berkata,


"Ini masih tidak seberapa, masih lebih banyak lagi hal gila yang sanggup ku lakukan asal kamu menginginkan nya.."


"Hanya satu yang tidak bakal mau aku lakukan untuk mu.."


"Apa itu?"


tanya Viona ingin tahu.


Andi menatap Viona dengan serius dan berkata,


"Meminta ku, untuk kembali menjauh dan meninggalkan diri mu."


Viona tersenyum lebar, dua membalas menggenggam tangan Andi dan berkata,


"Tidak di,.. tidak itu tidak bakal terjadi lagi, kecuali maut tidak akan ada hal lain yang bisa pisahkan kita..'


Andi membawa kedua tangan Viona ke depan wajahnya, lalu dia menciumi kedua tangan yang kurus itu dengan lembut.


Tak lama kemudian pelayan datang membawa menu makanan bergambar.


Andi membiarkan Viona yang memilih, termasuk untuk menu makanannya.


"Di,.. kamu mau pesan apa ?"


tanya Viona bingung setelah melihat lihat cukup lama.


Andi tersenyum dan berkata,


"Apapun yang di pilih dan di siapkan oleh istri ku, aku akan memakannya, karena itu pasti yang terbaik.."


Mendengar ucapan Andi, Viona menahan senyum bahagia dan berkata,


"Bagaimana kalau nanti salah dan gak sesuai dengan selera mu.."


Andi tersenyum dan menggelengkan kepalanya, lalu berkata,


"Tidak sayang aku percaya pada pilihan mu.."


Di dalam hati Andi berkata,


"Sejak awal kamu pilih tempat ini memang sudah tidak sesuai selera ku."


"Tapi mau gimana lagi, yang penting kamu senang dan bahagia deh.."


Viona kembali melihat lihat daftar menu kemudian dia mulai menunjuk beberapa daftar menu yang di catat kemudian di bacakan ulang oleh pelayan yang melayani mereka.


Sebelum kemudian pelayan itu pergi meninggalkan mereka berdua.


"Habis dari sini kita kemana di ?"


tanya Viona santai sambil membolak balik buka menu di hadapan nya.


"Pulang Vi,.. kamu gak boleh terlalu lam di luar, harus banyak istirahat.."


ucap Andi lembut.


"Tapi bosan di,.. tidur terus.."


ucap Viona manja.


"Ya udah aku temani kamu nonton, kamu yang pilih daftar film streaming yang kamu inginkan."

__ADS_1


"Kita nonton sama sama ok ?"


__ADS_2