
Andi berencana menyerang rusuk Machoman yang selalu terbuka, setiap dia habis melepaskan serangan tinjunya yang berbahaya.
Andi ingin meremukkan tulang rusuk Machoman dengan satu kali serangan.
Tapi Andi juga harus berhati-hati, karena Machoman setiap saat bisa melepaskan upper cut, untuk mengimbangi pukulan satu dan dua nya.
Bila terkena pukulan itu, Andi bisa ko duluan sebelum berhasil melumpuhkan Machoman, dan meraih bonus kemenangannya.
Dengan pertimbangan matang ini, Andi masih dengan sabar mencari cela tersebut, Andi bergerak menghindar kesana kemari dengan langkah ajaib yang membuat nya sulit tersentuh.
Akhirnya kesempatan yang Andi tunggu tiba, Machoman melakukan pukulan kombinasi hook kiri kana dan sebuah upper cut kearah Andi saat tubuh mereka berdekatan.
Tapi Andi yang bisa membaca gerakan serangan Machoman lewat pergerakan bahunya.
Berhasil menghindar dari pukulan yang di lepaskan oleh Machoman kearahnya.
Di saat timing yang paling tepat, Andi menyarangkan tinjunya sebanyak dua kali, di tulang rusuk Machoman yang terbuka lebar.
Tinju yang andi.lepaskan sedikit aneh bentuknya seluruh tangan Andi yang terkepal sama persis dengan kepalan tinju biasa.
Yang berbeda di sini adalah ada jari telunjuk Andi yang tertekuk tapi di belakangnya di tahan dengan tekuk kan jari jempol.
Sehingga jari telunjuk Andi yang tertekuk sedikit lebih maju dari pada buku jarinya.
Hal ini membuat kekuatan Andi lebih terfokus saat menghantam sasaran.
Bila orang lain bisa jadi jari telunjuk itu, akan cedera atau patah.
Tapi bagi Andi yang sangat terlatih yang patah justru adalah sasaran yang terkena hantaman tersebut akan remuk tulangnya.
Lima batu bata yang terhantam pun akan remuk, apalagi saat ini adalah tulang rawan manusia, sekuat apapun Machoman area ini sangatlah lemah.
Karena tidak ada daging maupun otot yang melindungi bagian ini.
"Kreekk..! Kreekk..!"
terdengar tulang retak saat tinju Andi mendarat di area tersebut.sebanyak dua kali.
"Ufghhh..!!"
terdengar rintihan tertahan Machoman, tubuhnya langsung terbungkuk ke bawah dengan wajah pucat.
Sebelum dia pulih dari rasa sakitnya, sebuah hantaman keras telapak tangan kembali mendarat di area rahangnya.
Membuat pandangan nya seketika gelap, saat Machoman tersadar, dirinya sudah berada dalam ambulance meninggalkan arena.
__ADS_1
Setelah menumbangkan Machoman,.lawan Andi berikutnya adalah Tomy White.
Seorang mantan tentara Amerika, yang mundur dari kesatuan karena meninju atasannya hingga masuk rumah sakit.
Tommy White sama tipenya dengan Machoman, mereka sama sama memiliki keunggulan dalam kekebalan dan tahan pukul.
pukulan dan tenaga mereka sangat besar, bedanya Machoman 4 kali menang ko, sedangkan Tomy White 7 kali menang KO.
Dan bonus kemenangan buat Andi kali ini adalah 400 juta.
Berry sebenarnya membujuk Andi pulang, tapi Andi menolaknya, saat mendengar tawaran dari manajer Tony White yang datang menemuinya.
Andi langsung menyetujui dan menerima tantangan Tomy White untuk melanjutkan pertarungan kedua nya.
Setelah beristirahat selama 15 menit.
15 menit kemudian kedua petarung sudah kembali ke arena.
Andi memperhatikan Tomy White, dari ujung kepala sampai ke kaki.
Ternyata Tomy White adalah seorang pria tinggi besar dengan wajah persegi rambut di potong cepak.
Tubuhnya tidak sekekar Machoman, tapi dia jauh lebih tinggi dari Machoman, kaki tangannya lebih panjang dan jauh jangkauannya.
Badannya juga jauh lebih lebar ketimbang Machoman.
Sedingin wajahnya yang tanpa ekspresi.
Sulit di tebak apa dia sedang gembira sedih marah ataupun tidak.
Setelah kode pertandingan di mulai dilepaskan oleh wasit, Tomy White mulai melepaskan jab jab berbahaya ke wajah Andi.
Meski gerakan nya sangat cepat dan bertenaga, tapi tidak ada yang mengenai sasaran, karena Andi berhasil mengenali pergerakan serangan nya saat bahunya, bergerak melepaskan pukulan.
Tomy White selalu menjaga jarak sambil melepaskan beberapa kombinasi jab.
Kemana pun Andi mengelak Jan jab itu selalu datang bagaikan kepala ular yang siap mematuk mangsanya.
Andi tidak berhasil membalas, karena kalah jangkauan, Tomy White juga sangat cerdik dia selalu menjaga jarak.
Sehingga Andi kesulitan melakukan serangan balasan.
Andi sambil menghindar dan menangkis terus berpikir bagaimana cara dia menahlukkan lawannya ini.
Akhirnya Andi menemukan ide, saat Tomy White kembali melepaskan jab nya.
__ADS_1
Andi menghindar ke sisi lain sambil mencengkram dan menarik pergelangan tangan Tomy White.
Saat pergelangan tangannya tiba-tiba tertangkap dan di sentak kedepan mengikuti tenaga jab nya.
Tubuhnya sedikit terseret kedepan, Andi dengan cepat menendang sambungan belakang lutut.
Sehingga tubuh Tomy White yang tinggi besar sulit di jangkau, kini terjatuh dalam posisi satu kaki berlutut satu kaki berjongkok.
Kesempatan ini tidak di sia sia kan Andi untuk menyerang rahang Tomy White dengan sebuah pukulan telapak tangan yang keras.
Tomy White yang tidak mau rahangnya menjadi sasaran telapak tangan Andi, dengan cepat dia menjatuhkan diri berguling satu kali kesamping.
Sehingga pukulan Andi menemui tempat kosong dan dia bisa kembali bangkit berdiri.
Tomy White mulai bersikap lebih hati hati dengan serangan balasan Andi yang mendadak dan sangat berbahaya.
Andi diam diam harus akui, Tomy White adalah lawan yang cerdik dan tidak mudah di tahlukkan.
Sifatnya juga sangat tenang dan berhati hati, berbeda jauh dengan Machoman yang emosinya tidak stabil dan gerakannya cenderung gegabah.
Andi sudah berusaha menyarangkan beberapa pukulan yang mendarat di wajah perut dan dada Tomy White.
Tapi tidak ada yang berhasil mampu merobohkan Tomy White.
Semua pukulan itu tidak terasa oleh Tomy White yang memiliki kekebalan luar biasa.
Tomy White masih terus berusaha menyerang Andi dengan jab jab nya yang terarah ke wajah Andi.
Sesekali dia akan mengkonfirmasi dengan tendangan sampingnya yang keras dan memiliki jangkauan yang jauh.
Untuk menghindari tendangan tersebut Andi terpaksa membuang diri berjumplitan kebelakang.
Tapi Tomy White tidak membiarkan Andi menstabilkan posisi nya, dia terus melayangkan beberapa tendangan susulan mengejar Andi.
Melihat hal ini, Andi tidak lagi membuang diri kebelakang, Andi malah bergulingan kedepan menghajar kaki Tomy White yang di jadikan sebagai penumpu.
Lalu saat Tomy white kehilangan keseimbangan nya, sebuah tendangan keras dari Andi mendarat di dagunya.
Membuat dia terjengkang kebelakang, tapi Tomy. White sangat kuat, dengan berguling satu kali kebelakang dia sudah kembali berdiri.
Sambil menggerakkan kepalanya miring kiri dan kekanan sehingga berbunyi berkretekan, Tomy White segera kembali bergerak maju menyerang Andi dengan kombinasi jab dan tendangan lurus kedepan.
Andi dengan sigap menangkap pergelangan kaki dan tangan Tomy White, menyentaknya kedepan.
Lalu tubuh Andi melayang keatas memberikan sebuah tendangan putar yang tepat mendarat di rahang Tomy White.
__ADS_1
Sehingga Tomy White kembali terpelanting kebelakang.