AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU

AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU
MELAWAN SI BADAK


__ADS_3

Setelah berada di kamar Andi, Berry pun menceritakan semua kejadian semalam hingga pagi ini ke Andi.


Dan berkata,


"Kamu tenang saja di,.. dari awal aku memang hanya berniat main main dan menakutinya."


"Tidak ada niatan ku untuk menyakitinya sama sekali, kalau gak percaya."


"Kamu boleh telpon Davina, bila dia mengatakan aku telah berbuat sesuatu padanya, aku janji aku akan bertanggung jawab menikahinya.."


"Aku tidak bakal lari dari tanggung jawab, dan meninggalkannya begitu saja.."


ucap Berry penuh keyakinan.


Andi mengangguk dan berkata,


"Tidak perlu, aku percaya padamu."


"Tapi bila kelak aku tahu kamu melakukan hal yang tidak tidak padanya, aku pasti akan mengebiri mu.."


Mendengar ucapan Andi Berry buru buru menutup burungnya dan berkata,


"Sembarangan burung ku cuma satu, udah mendingan aku pergi mandi dasar psikopat."


Berry buru-buru kabur meninggalkan kamar Andi, kembali ke kamarnya sendiri.


Setelah beristirahat selama 3 hari, luka Andi akhirnya benar benar pulih.


Dia pun mulai kembali ke arena Underground, kali ini tempat penyelenggaraan nya, ada di sebuah gudang tekstil tua yang sudah tidak di gunakan lagi.


Tempat tersebut kini di sulap menjadi sebuah arena yang dipagari oleh jaring kawat, setinggi 3 meter.


Lawan Andi kali ini adalah seorang petinju yang sudah gantung sarung tangan.


Meski sudah mengundurkan diri dari dunia tinju, tapi petinju ini masih memilik kekuatan pukulan maut yang sangat menakutkan.


Terbukti dia kini adalah salah satu penyandang gelar kelas sejati, tidak ada lawannya yang sanggup bertahan lebih dari 5 menit melawannya.


Orang orang memberinya gelar si Badak, Tubuhnya tidak terlalu tinggi hanya 185 cm.


Kulitnya hitam legam sepasang matanya terlihat ganas tapi tenang.


Kepalanya di cukur botak, dia mengenakan celana hitam pendek, dengan sebuah handuk yang di lubangi dan di kalungkan di lehernya.

__ADS_1


Tubuhnya meski berotot tapi tidak terlalu menonjol seperti body builder yang memiliki otot yang menonjol sempurna, dan terlihat kaku.


Si badak badannya lebih luwes dan lincah tapi penuh tenaga.


Kepalanya kecil, lehernya besar sehingga menunjukkan bahwa dia adalah seorang yang sangat tahan pukul, karena kepalanya di sangga oleh leher yang sangat kuat.


Kakinya agak kecil tidak terlalu seimbang dengan tubuh nya yang besar, tapi pergerakan kakinya terlihat lincah dan gesit.


Sebelum bertanding Andi sudah melakukan pengamatan langsung dengan detil.


Sekali ini, Berry tidak bisa memberikan banyak informasi, karena lawannya ini sangat misterius dalam menjaga rahasia kemampuannya.


Satu satunya data yang berhasil Berry kumpulkan adalah Si Badak sejak berkarir di tinju, tidak pernah sekalipun kalah.


Dan dia selalu berhasil meng KO lawannya di bawah ronde 3, bahkan saat masih menjadi petinju junior, saat mengikuti kejuaraan tinju olimpiade.


Yang mengenakan pelindung kepala, dia tetap meng KO musuhnya di ronde ke 2.


Setelah itu dia dilarang ikut ajang olimpiade lagi, dia di masukkan ke kelas profesional.


Dari sana karirnya terus melejit, hingga tersandung kasus KDRT dan dimasukkan ke penjara selama 3 tahun.


Setelah keluar dari penjara setelah memenangkan beberapa pertandingan dan kembali ke karir puncaknya.


Dia pun menggantungkan sarung tinjunya mengundurkan diri dari dunia tinju.


Akhirnya dia kembali harus muncul di arena, tapi karena usia, dia kini hanya bisa berkarir di Underground yang penghasilannya sangat jauh dari pertandingan tinju profesional.


Tapi dia terpaksa menjalankannya, dari pada menganggur, karena ini adalah satu satunya profesi yang bisa dia tekuni.


Dan hasilnya cukup memuaskan, dia sudah menumbangkan 45 orang musuhnya, dan tak terkalahkan sehingga menyandang prediket juara sejati di underground.


Imbalan yang bisa Andi terima bila menang adalah 1 miliar.


Kini akhirnya Andi dan Si Badak di pertemukan di satu arena, perbandingan pangsa taruhan adalah 1;1 Andi di hargai tinggi meski baru, karena Andi selalu berhasil membuat kejutan dengan menumbangkan juara juara hebat di underground.


Dan kini banyak petaruh yang punya ekspektasi besar terhadap kemenangan Andi.


Sepanjang wasit menjelaskan peraturan pertandingan, Si badak sama sekali tidak bersedia menatap mata Andi.


Dengan tenang dia selalu menatap kearah lantai, atau terkadang dia menatap kearah dahi Andi, tepat diantara kedua alis Andi.


Mungkin ini adalah caranya untuk bersikap tenang menghadapi semua musuh nya pikir Andi.

__ADS_1


Meski tubuh Andi jauh tidak sebanding dengan nya, tapi si badak sedikitpun tidak terlihat meremehkan Andi, dia tetap memilih bersikap tenang dan selalu waspada.


Ini baru di namakan yang namanya profesional pikir Andi dalam hati.


Dia seperti air yang tenang tapi sangat dalam dan menghanyutkan.


Sangat sulit menebak jalan pikiran nya, begitu bell tanda pertandingan di bunyikan.


Maka Andi dan si badak pun mulai saling mendekat dan berhadapan.


Si badak terus merundukkan kepalanya dan dia terus menggerakkan pingangnya ke kiri- ke kanan.


Sambil terus merangsek maju .mendekati selangkah demi selangkah, kedua tinjunya di simpan di bawah rahangnya.


Sambil terus bergerak kekiri dan ke kanan, dia terus merangsek mendekati Andi, mengambil jarak yang tepat untuk melepaskan pukulan.


Andi sambil bergerak mundur dan berputar-putar, sesekali akan selalu melepaskan tendangan keras, kearah paha si badak yang kecil.


Tapi saat berbenturan, Andi sangat terkejut, meski terlihat kecil, tapi ternyata otot pahanya sangat keras.


Andi seolah olah sedang menendang tiang cor penyangga gedung yang super keras.


Tendangan Andi sama sekali tidak terasa, dan si badak terus menempelnya.


Setelah dalam jangkauan, Si badak mulai bergerak melepaskan serangkaian pukulan, kearah perut dan kearah kepala Andi.


Saking kerasnya tuh pukulan, setiap terkena pukulan nya tubuh Andi akan limbung dan terdorong mundur.


Setelah melepaskan beberapa tendangan, pada satu kesempatan, Andi yang melihat datangnya peluang, sehabis Si badak memukuli perutnya secara berulang-ulang.


Andi langsung melepaskan 3 pukulan kearah kepala botak hitam di hadapannya.


Tapi hasilnya, pukulan Andi meleset, karena Andi melakukan penyerangan, otomatis perlindungan tubuhnya sedikit terbuka.


Tanpa menyia! nyiakan kesempatan lagi, Si badak langsung melepaskan pukulan kombinasi tangan kiri dan kanan kearah perut Andi .


Saking kerasnya pukulan tersebut, tubuh Andi sampai sedikit terlonjak keatas saat menerima pukulan keras si badak


Andi sampai terbungkuk bungkuk menahan mules, momen inilah yang di tunggu tunggu oleh si badak.


Dengan kecepatan luar biasa dia menyarangkan tinjunya kearah rahang Andi, dari kiri kanan, ditutup dengan sebutan ayunan jab kedepan.


Andi langsung merasa pandangannya seketika gelap, saat menerima hantaman tersebut.

__ADS_1


Sebuah hantaman upercut yang sangat keras, dilepaskan oleh si badak, untungnya Andi keburu roboh.


Sehingga hantaman keras itu hanya lewat di depan wajah Andi sebelum tumbang keatas lantai.


__ADS_2