AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU

AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU
TELPON DARI VIONA


__ADS_3

"Bila kamu melawan nya besok besok bayaran nya mungkin mencapai 600 juta, tapi karena kamu' terburu-buru."


"Kamu sudah di bohongi Brio, sehingga cuma terima 300 juta.."


Andi sedikit kaget, dan berkata,


"Kenapa kamu tidak bilang tadi ?"


Berry tersenyum mengejek dan berkata,


"Apa kamu pernah dengerin nasehat ku, semua manajer musuh juga tahu."


"Yang memutuskan bertanding adalah kamu, makanya mereka sengaja menunggu keputusan mu.."


Andi merasa sedikit tidak enak hati, melihat kekesalan Berry, akhirnya dia berkata.


"Maafkan sikap ku yang selalu terburu-buru karena ingin cepat cepat mengumpulkan uang."


"Begini saja lain kali bila ada manajer yang datang kamu yang bicara, setelah itu kita berembuk bersama."


"Nanti keputusan nya, kamu yang sampai kan ke manajer lawan gimana..?"


"Kamu jangan ngambek lagi, sekali ini bila menang bonus mu 25% tambahan 5% sebagai permintaan maaf ku gimana."


Beery kembali tersenyum dan berkata,


"Gak usah yang penting kamu keluar dengan selamat aku sudah cukup puas."


"Kamu ingin cepat hasilkan uang aku ada caranya, meski sedikit beresiko.."


"Apa itu coba katakan..?"


ucap Andi penasaran.


"Pertaruhkan semua uang mu untuk kemenangan mu sendiri."


"Terkadang pasaran nya aneh aneh, kadang bisa 1 banding 5 kadang bisa 1 banding 2."


"Karena sekarang kamu belum terkenal baru menang 2 kali di profesional, pasti perbandingan nya cukup besar."


"Tapi resikonya bila kamu kalah bukan hanya tidak dapat duit, bisa bisa kamu jatuh kere.."


ucap Berry mengingatkan Andy.


"Coba kamu cari tahu berapa pasaran aku lawan red devil sekarang..?"


tanya Andi antusias.


"Gak perlu sekarang pasar taruhan nya adalah 1 banding 5."


ucap berry yakin.


"Aku di sini ada 850 juta kamu tolong pasangkan saja semuanya untuk kemenangan ku.."


"Kamu yakin di...?"


tanya Berry ragu.


"Yakin 100% yakin.."


ucap Andi cepat.


"Baiklah tapi kamu harus hati-hati, red devil punya tendangan capuera yang unik, mungkin masih lebih ganas dari Scorpion king."


"Selain itu dia memiliki ilmu memanggil roh leluhur masuk kedalam tubuhnya, seperti kerasukan yang akan meningkatkan kekuatan nya beberapa kali lipat."


"Biasanya dia juga jadi tahan pukul..."


ucap Berry memberikan informasi.

__ADS_1


Andi mengangguk dan berkata,


"Terimakasih informasinya.."


Tiba-tiba HP di dalam tas Andi berdering, Andi memberi kode ke berry dia harus angkat telepon dulu.


Berry mengangguk dan berkata,


"Ya sudah aku tunggu diluar saja.."


Lalu Berry pun berjalan keluar dari ruang ganti, pergi mengurus pemasangan pertaruhan buat Andi.


Sedangkan Andi buru-buru membuka tasnya mengeluarkan HP nya, melihat siapa yang melakukan panggilan telepon.


Saat melihat siapa penelponnya Andi tersenyum girang dan buru buru mengangkat nya sambil berkata,


"Sayang akhirnya kamu nelpon juga.."


Terdengar suara tertawa senang di seberang sana.


"Kenapa kangen ya, baru seminggu kamu udah seperti ini.."


"Aku rencananya bakal di tempat kan selama 3 bulan loh di daerah karantina ini.."


"Kamu masih di PT PC ya Vi..?"


"Ehm, tapi aku saat ini sedang di mini market, belanja keperluan mingguan, makanya bisa nelpon kamu.."


ucap Viona memberi penjelasan.


"Ohh jadi kamu akan di sana selama 3 bulan ya Vi..?"


"Ehm, rencananya sih gitu, tapi ada bagusnya juga, aku jadi bisa hindari Rio.."


ucap Viona sambil tertawa ceria.


"Ya, tapi aku juga ikut kesulitan untuk berkomunikasi dengan mu.."


Viona tertawa senang dan berkata,


"Kamu tenang saja, setiap Rabu malam sekitar jam segini aku pasti akan nelpon kamu.."


"Bukan cuma kamu yang rindu, aku juga sama dengan kamu di.."


ucap Viona manja.


"Bentar aku pakai video call aja..biar lebih jelas.."


lalu Viona mengganti saluran.


Kini Andi dan Viona bisa saling lihat.


"Kamu ada di mana ini di...kok bukan seperti kamar tidur, lebih mirip ruang ganti..?"


tanya Viona heran.


Andi tersenyum dan berkata,


"Aku lagi di gym berlatih agar badan lebih bugar, setelah setengah hari bekerja dan belajar lebih banyak duduknya."


"Tar perut ku jadi buncit, kamu gak kan suka lagi.."


ucap Andi berbohong.


Viona tersenyum dan berkata,


"Kamu jadi apapun aku tetap akan suka, tapi kamu mau berolahraga itu juga baik, asal jangan terlalu lelah tar sakit.."


"Oh ya gimana kabar kuliah dan kerjaan mu, apa semua lancar ,?"

__ADS_1


tanya Viona sambil menatap Andi dengan sepasang mata nya yang indah.


"Baik semua baik."


ucap Andi gelagapan karena dia tadi terlalu fokus memperhatikan wajah kekasihnya yang terlihat semakin cantik.


Viona tertawa dan berkata,


"Dasar pikiran sedang tidak ditempat, tadi kamu lihat apa ? dan ngelamunin apa ?"


Andi tersenyum canggung dan berkata,


"Vi kamu semakin cantik saja.."


"Aku tadi jadi gagal fokus dengan pertanyaan mu.."


Viona tertawa gembira, wajah nya terlihat semakin cantik.


"Dasar kamu di,... selalu menggemaskan.."


ucap Viona sambil tertawa riang.


Setelah nya Viona mulai bercerita tentang kegiatan nya sehari hari ke Andi.


Viona bercerita dengan penuh semangat.


Dan Andi mendengar kan dengan setia, tapi dia lebih banyak menatap wajah kekasihnya yang sedang berbicara dengan penuh kangen.


Ketimbang mendengar kan cerita kekasih idamannya itu.


"Dasar kamu terus plonga plongo, pasti kamu kembali gagal fokus dan tidak mendengar kan semua cerita ku kan..?"


ucap Viona sambil pura-pura mempelototi Andi.


Padahal hatinya sangat gembira, melihat Andi begitu mengangumi dirinya, dan terlihat sangat kangen dengan diri nya.


Viona bisa merasakan dari ekspresi Andi, cinta Andi kepada nya tidak pernah berubah Andi masih tetap begitu mengagumi dan mencintainya.


Andi tersenyum Canggung dan berkata,


"Maaf Vi,.. aku sudah berusaha.."


"Tapi kamu memang terlalu menarik, apapun gerak gerik mu, mulai bicara hingga akhir, aku tidak bisa menahan diri untuk tidak terpesona."


ucap Andi polos apa adanya.


Viona tertawa gembira sambil menutupi mulut dengan tangan.


Sesaat kemudian dia baru berkata,


"Di,... bagaimana dengan keadaan adik adik ku dan kedua orang tua ku."


Andi tersenyum dan berkata,


"Kamu tenang saja, mereka semua dalam keadaan baik-baik saja.."


"Adik adik mu semua tetap fokus dengan sekolah mereka."


"Mama mu dan papa mu kini bekerja sama membuka warung makan dirumah.."


"Keadaan mereka semua cukup baik..kamu tak perlu khawatir."


"Makasih banyak ya di,.. kamu pasti banyak ya bantu keluarga ku, melewati kesulitan..?"


ucap Viona terharu.


Andi tersenyum dan berkata,


"Gak juga, aku cuma lakukan yang bisa ku lakukan saja, sisanya semua adalah berkat kerja nya mereka sendiri."

__ADS_1


"Adik adik mu semua adalah anak yang baik dan pintar.."


"Terutama Violin, dia punya cita-cita yang tinggi ingin jadi dokter, aku akan membantu sebisanya untuk mewujudkan keinginan nya."


__ADS_2