AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU

AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU
NGE GYM BARENG


__ADS_3

"Kunci kan ada di sini semuanya," ucap Nicole mengeluarkan segepok kunci.


"Kamar kita bisa saling terhubung, tanpa harus keluar masuk.."


"Yuk ikut, aku tunjukkin .."


ucap Nicole sambil bangkit dari duduknya.


Lalu dia berjalan menuju kamar Andi, Andi mengikuti Nicole dari belakang dengan heran.


Nicole berjalan menghampiri sebuah lemari tempel di sudut ruangan.


Dia membuka pintu lemari tersebut, ternyata di balik lemari itu ada sebuah pintu penghubung tersembunyi.


Dengan memasukkan kunci ditangannya, Nicole membuka pintu penghubung, yang langsung menembus ke kamar apartemen lain, yang keadaan nya, tidak kalah mewah dengan apartemen yang di huni oleh Andi.


"Nah ini kamar ku ?"


ucap Nicole sambil tersenyum.


Andi memberikan tanda jempol kearah Nicole dan berkata,


"Ini akan jadi tempat persembunyian kita yang sempurna.."


Nicole menanggapinya dengan mengangguk senang, bagi dia ini malah seru dan menyenangkan.


Seperti sedang bermain petak umpet.


"Ya sudah kamu istirahat sana, aku mau kembali ke kamar ku, sampe ketemu lagi sore jam 5 kita nge gym bareng.."


ucap Andi sambil tersenyum.


Nicole pun menganggukkan kepalanya.


Tiba-tiba terdengar bunyi HP, Nicole buru buru mengecek HP nya, tapi HP-nya gak nyala.


Dia pun menatap kearah Andi, Andi sendiri dengan ekspresi bingung mengeluarkan Hpnya.


Melihat panggilan berasal dari nomor tidak di kenal, Andi menatap Nicole dengan ragu dan berkata,


"Nomor tidak di kenal.."


Nicole buru buru mendekat melihatnya sebentar dan berkata,


"Mirip no telpon di kartu nama artis itu, coba kamu lihat kartu yang di berikan nya itu.."


Andi buru-buru mengeluarkan kartu nama aktris itu, melihat nomor yang tertera disana.


Ternyata cocok, Andi pun dengan bingung berkata,


"Aku gak pernah ngasih nomer ku ke dia, kok dia bisa tahu,.."


Nicole tertawa dan berkata,


"Udah angkat sana,.. jangan bikin orang nunggu lama.."


"Kamu saja yang angkat, aku malas mau tidur.."


ucap Andi sambil memberikan hp nya ke Nicole.


Lalu dia ngeloyor pergi, gak ambil perduli.


Nicole tersenyum, dia gak heran dengan sikap yang di ambil Andi.


Andi memang begitu, dia selalu siap membantu orang yang sedang kesulitan tanpa berharap di balas.


Dia juga akan menghindar, bila dia tahu ada gadis yang suka dan tertarik dengan nya.


Hal itu sudah pernah di alaminya sendiri, hingga dia bisa menyimpan perasaannya dengan baik.


Andi baru bersedia kembali dekat dengan nya, hati Andi selamanya hanya milik gadis itu saja.

__ADS_1


Nicole sambil mengangkat bahunya sendiri, seolah olah tak berdaya hadapi Andi.


Dia pun mengangkat telpon tersebut, dan berkata,


"Ya halo,.. "


Mendengar suara Nicole, penelpon di seberang sana meragu.


Dia terdiam sejenak, dia tidak menyangka yang akan angkat telponnya adalah seorang wanita.


Tapi karena penasaran dia tetap bersuara juga,


"Halo,.. bisa tolong sambungkan dengan pak Andi..?"


"Maaf kak Andi nya sedang tidur,.. nanti aja bila sudah bangun, saya akan sampaikan padanya.."


"Maaf sama siapa ya,..saya berbicara..?"


ucap Nicole berpura-pura bodoh.


"Ohh begitu ya, baiklah.."


"Tolong sampaikan saja aku aku Dilra,.. aku cuma mau sampaikan rasa terimakasih ku,. atas pertolongannya tadi siang di Qin Huai river.."


ucap aktris itu dengan suara sedikit kecewa.


Dia sebenarnya berharap bisa berbicara langsung dan berbicara banyak dengan Andi.


Padahal dia sudah bersusah payah, untuk bisa mendapatkan nomor ponsel Andi.


Bila bukan karena sekretaris Andi, adalah pengagumnya, dia juga belum tentu bisa mendapatkan nomor ponsel Andi.


Sambil menghela nafas kecewa dan sedikit kesal, Dilra mematikan HP nya.


Nicole sendiri segera membawa hp Andi untuk di kembalikan.


Tapi saat dia tembus ke kamar Andi, Nicole tidak menemukan Andi.


ucap Nicole heran.


Sambil berbicara sendiri, Nicole mencoba melihat ke ruangan lain.


Akhirnya Nicole menemukan Andi sedang beres beres di dapur, membersihkan peralatan masak dan peralatan bekas mereka tadi.


"Mau di bantu gak kak,..?"


ucap Nicole sambil tersenyum lebar.


Andi menoleh kearah Nicole, sambil tersenyum dia berkata,


"Gak usah,.. ini juga hampir beres.."


Nicole mengangguk dan berkata,


"Ini hp nya kak, aku tadi bilang kakak lagi tidur, dia berpesan tolong sampaikan rasa terima kasih nya ke kakak.."


Andi mengangguk kecil, tanpa menoleh Andi berkata,


"Tolong matikan saja Hpnya untuk sementara waktu."


"Kenapa kak ? bagaimana bila nanti ada telpon penting ?"


tanya Nicole ragu.


"Matikan saja gak pa pa, kalau ada masalah penting Bos Wang bisa hubungi kamu.."


"Lagi pula tiap pagi saya akan telpon sekretaris Yang, keadaan kantor dan perusahaan."


Nicole menuruti permintaan Andi dia mematikan ponsel Andi meletakkannya di meja makan, dan berkata,


"Di sini ya kak ponselnya, aku mau ke kamar dulu.."

__ADS_1


Andi mengangguk dan berkata tanpa menoleh,


"Ya,.. pergilah,.. met istirahat.."


Tak lama Nicole pergi, semua peralatan udah beres di bersihkan.


Andi pun memutuskan pergi mandi membersihkan diri, setelah itu Andi duduk diruang tengah menonton tv dengan santai.


Berhubung semua berita terus memberitakan dirinya dan aktris Dilra.


Andi memindahkannya ke Chanel discovery tentang hewan hewan liar.


Andi cukup menikmati hari santainya, sudah lama dia tidak pernah sesantai saat ini.


Menjelang sore Andi dan Nicole pun terlihat ada di ruangan Gym sedang ngobrol sambil treadmill.


Tidak sampai setengah jam Nicole sudah mandi keringat dengan nafas yang sudah tidak beraturan.


"Di,.. aku,..gak sanggup lagi,..capek.."


ucap Nicole dengan nafas terengah engah.


Andi mematikan mesin treadmill Nicole dan dirinya sendiri.


"Yuk kita duduk santai di sana sejenak.."


ucap Andi sambil tersenyum.


Nicole mengangguk lalu mengikuti Andi mengambil tempat duduk santai di dekat jendela.


Angin yang masuk dari jendela membantu mendinginkan dan memberikan kenyamanan untuk Nicole yang bermandikan keringat.


Andi menyerahkan botol minum ke Nicole dan berkata,


"Ini minumlah.."


Nicole mengangguk dan berkata pelan,


"Makasih."


Setelah itu, dia langsung meminumnya hingga puas.


"Bagaimana sudah lebih relax sekarang ?"


ucap Andi sesaat kemudian setelah melihat Nicole nafasnya sudah mulai teratur


"Lumayan,.. sudah gak se capek tadi lagi.."


jawab Nicole sambil tersenyum.


"Mau lanjut renang, atau latihan bela diri..?"


Nicole buru buru menggoyangkan tangannya dan berkata,


"gak,.. gak,.. gak,.. cukup,.."


"Aku mau berendam di whirlpool dan mandi aja."


ucap Nicole sambil tertawa.


Andi tersenyum dan berkata,


"Ya sudah, pergilah.."


"Aku mau lanjutkan dengan angkat beban bentar, berenang baru mandi.."


"Ya udah aku duluan kalau gitu,.."


ucap Nicole sambil berdiri dari duduknya, lalu bergerak meninggalkan Andi.


Setelah Nicole pergi, Andi pun melanjutkan dengan mengangkat beban, kemudian ditutup dengan berenang.

__ADS_1


Nicole yang sudah selesai mandi dan berganti pakaian, dia langsung mendatangi Andi yang sedang asyik berenang.


__ADS_2