
M Saha tersenyum senang melihat James yang terlihat tak berdaya dan pasrah.
"Arghhhh...!!"
Tiba-tiba M Saha menjerit keras, tubuhnya terpental kebelakang bagaikan layang layang putus.
Kejadian terjadi dengan begitu cepat, selain M Saha dan James, orang lain tidak tahu apa yang terjadi di sana.
Mereka semua merasa heran, kenapa M Saha yang berada di atas angin, tiba-tiba menjerit kesakitan dengan tubuh terpental ke belakang.
Semua ini terjadi dalam gerak lambat ulangan, terlihat James yang sedang meringkuk menahan nyeri di rusuknya.
Bergerak maju satu langkah setengah kedepan, saat parang M Saha di tebaskan dengan kuat dari atas kebawah.
Lalu James mengangkat tangannya yang berlawanan tempat, dengan rusuknya yang cedera, keatas untuk menangkis hantaman tangan M Saha, yang sedang meluncur kebawah.
Tangkisan James yang penuh perhitungan tepat menangkis, di sambungan siku M Saha yang sedang bergerak turun.
Sehingga sambungan siku M Saha patah dan terlepas sambungnya, makanya M Saha menjerit kesakitan.
Di saat bersamaan James dengan sigap melepaskan sebuah tendangan keras kearah ulu hati M Saha.
Memanfaatkan situasi di mana semua orang terpana kaget, James melesat cepat kearah tepi tebing, lalu dia melompat terjun masuk kedalam sungai.
Menyelam di bagian dasar sungai, berlindung di bawah tebing sungai.
Menghindari desingan peluru, yang di tembakkan dari atas tebing kedalam sungai.
Dengan hati hati James meloloskan diri mengikuti aliran sungai yang berarus deras.
Akhirnya James berhasil meloloskan diri, lalu menyusul rombongannya.
James menggunakan mobil cadangan yang sengaja di sembunyikan tidak jauh, dari tempat kediaman Ferdinand Chu.
Mobil itu sengaja di siapkan sebagai mobil cadangan escape plan, bila serangan mereka mengalami kegagalan.
James langsung membawa mobil nya, menuju ke lapangan udara, di mana pesawat nya, sudah di siapkan menanti kedatangannya disana.
James langsung membawa mobilnya masuk kedalam pesawat tempur raksasa, yang biasa di gunakan sebagai pesawat pengangkut logistik dan persenjataan berat, seperti mobil rudal tank dan lain lain.
Setelah mobil James masuk kedalam pesawat, mobil tersebut langsung di pasangi berbagai alat pengikat di badan mobilnya.
Pesawat pun langsung berangkat menuju Amsterdam, menyusul kepergian Santi, Ivan yang di kawal oleh Rocky.
James sendiri yang terluka cukup parah langsung di rawat oleh Chi.
__ADS_1
Selain Monica, Chi juga termasuk salah satu dokter cadangan setelah Monica.
Setelah James selesai di rawat, dengan hati-hati Chi bertanya.
"Kak James Jared dia...?"
James memejamkan sepasang matanya, yang menitikkan dua butir airmata, lalu menggeleng kan kepalanya dan berkata,
"Jared tidak berhasil,.. dia telah pergi...mendahului kita.."
Chi dan Yuri pun terduduk lemas di samping James, dengan sepasang mata merah sedikit berkaca kaca.
Mereka menempuh perjalanan dalam diam, masing-masing larut dalam pikiran mereka sendiri sendiri.
Begitu pesawat raksasa itu mendarat, 4 mobil langsung keluar dari bagian belakang pesawat raksasa tersebut.
4 mobil itu langsung bergerak beriringan menuju desa kinderjk, yang terletak di daerah pinggiran kota Roterdam Belanda.
Setelah menempuh perjalanan cukup jauh, akhirnya mereka tiba di sebuah desa unik, di mana sepanjang mata memandang, selalu terlihat air dan kincir angin di tepi jalan.
James mobilnya bergerak paling depan, memimpin mereka berbelok memasuki sebuah jalan tanah tanpa aspal.
Yang membawa mereka kesebuah hamparan tanah luas, yang di penuhi oleh kebun anggur.
Setelah melewati hamparan kebun anggur yang luas, mobil mereka berhenti sejenak di sebuah pos penjaga, di mana jalan di depan mereka tertutup oleh sebuah palang pintu kayu.
Papan palang pintu kayu, segera di angkat keatas agar mobil James dan rombongannya bisa lewat.
Beberapa saat kemudian mereka tiba di sebuah bangunan induk yang besar dan mewah, dengan di kelilingi oleh beberapa bangunan kecil kecil di sekitarnya.
Di belakang rumah induk tersambung kesebuah danau buatan, yang langsung terhubung kelaut.
Tempat ini adalah markas pusat James sebagai Raja selatan, sebagai penguasa pasukan bayaran bernama pasukan bayangan.
Pasukan bayangan sangat kuat dan di takuti di seluruh dunia.
James mewarisi organisasi ini dari gurunya, dengan di bantu oleh ke 6 saudara angkatnya dan adik seperguruannya Monica.
James berhasil mengembangkan organisasi ini sebagai organisasi militer bayaran terkuat di dunia.
Karena merasa terancam, makanya ke tiga raja perang dari timur barat dan Utara, bergabung jadi satu untuk menghancurkan James.
Dalam suatu kesempatan, mereka berhasil memancing james pergi menjalankan misi seorang diri.
Dalam misi penyelamatan wakil presiden Somalia, James akhirnya terjebak oleh jebakan yang di siapkan oleh ketiga musuh besarnya itu.
__ADS_1
Misi gagal, wakil presiden tewas, James sendiri meski berhasil meloloskan diri, tapi dia terluka parah.
James melarikan diri ke negara asalnya, untuk bersembunyi dari kejaran ketiga musuh besarnya ini.
James berdiri mematung di halaman depan rumah, menatap rumah bersejarah milik gurunya ini.
Di tempat ini lah James dan ke 6 saudaranya serta Monica di besarkan dan di latih oleh gurunya.
Semua bayangan masa lalu, James satu persatu terbayang di pelupuk matanya.
James berdiri termenung, hingga Santi datang memeluknya sambil menangis bahagia.
James baru tersadar dari lamunannya, lalu balas memeluk istrinya.
Mereka melepaskan perasaan mereka berdua lewat sebuah ciuman panjang, sebelum mereka berangkulan berjalan masuk kedalam rumah.
"Sayang Ivan dimana ?"
tanya James sambil merangkul bahu Santi dengan lembut.
"Ivan sedang tidur, setelah habis menyusu tadi.."
"Ha..ha..ha.. baguslah anak yang pengertian, berarti sekarang giliran bapaknya.."
ucap James sambil tertawa menggoda istrinya.
Wajah Santi langsung merah, dia melepaskan pelukan James dan berlari menjauh sambil berkata,
"Dasar tidak tahu malu, aku malas melayani mu.."
James langsung berlari maju memondong Santi, kedalam gendongan nya.
Hingga Santi berteriak kaget, sesaat kemudian terlihat Santi bergelayut manja, sambil tersipu malu dalam pondongan James.
James langsung memondong Santi, menuju kamar tidur pribadi nya.
Baik Santi maupun James yang sempat berpisah beberapa hari, mereka sama-sama sudah merasa rindu terhadap pasangan nya.
Sehingga setelah masuk kedalam kamar dan mengunci pintu, mereka langsung saling melepaskan ciuman mesra.
Santi membantu melepaskan pakaian James, begitu pula sebaliknya.
Lalu mereka berdua melanjutkan aktivitas mereka berdua diatas kasur dengan tubuh polos, hanya tertutup oleh selimut kain putih di bagian punggung James.
Di saat mereka berdua sedang asyik beraktivitas, di mana Santi terlihat sudah hampir mencapai puncaknya, dengan sepasang mata sedang mendelik keatas.
__ADS_1
Tiba-tiba pintu kamar di ketuk dari luar dengan sangat keras.
Sehingga keseluruhan aktivitas mereka pun terhenti ditengah jalan.