AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU

AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU
KEBAHAGIAAN VIONA


__ADS_3

Begitu lah Andi ada hal tidak menyenangkan, dia akan memilih menyimpan nya rapat rapat.


Sedangkan bila ada kesenangan kebahagiaan dia akan berbagi dengan nya.


Dari awal mereka kenal hingga saat ini tidak pernah berubah.


Mendengar jawaban Viona dan ekspresi wajah nya yang tidak berkeberatan, hati Andi sedikit lega.


Diam diam Andi yang sedang fokus nyetir, jadi teringat dengan Violin, didalam hati Andi benar benar merasa sangat bersalah dengan nya.


Entah apa yang sedang di lakukan oleh gadis itu, semoga dia baik baik saja di sana.


Semoga dia bisa melupakan kesedihannya dan merayakan malam ini di temani oleh Ronaldo yang sangat mencintai nya.


pikir Andi dalam hati.


Tapi ternyata pikiran Andi meleset, kenyataan nya, Violin malah sibuk menangani pasien.


Bila ada waktu kosong, dia selalu melirik kearah HP nya menunggu nunggu sekedar chat ucapan selamat hari Valentine, dari Andi yang tidak kunjung muncul.


Bahkan terkadang dia membuka games nya berharap ada kejutan dari Andi di sana.


Tapi yang dia dapatkan adalah karakter Andi yang duduk diam bersila tak bergerak bagaikan patung.


Violin berulang kali hanya menemukan dirinya sedang berharap pada sesuatu yang kosong.


Sementara itu Andi dan Viona setelah tiba di lokasi, dengan di penuhi kebahagiaan dan segala kenangan lama yang indah.


Mereka berdua duduk berhadapan di kursi yang sama persis dengan saat mereka berdua dulu datang kencan di cafe ini.


Awal yang begitu menyenangkan dan membahagiakan, hingga kabar itu tiba, dan menghancurkan semua mimpi indah masa muda mereka, yang terlewatkan begitu saja.


Masa indah di masa muda yang tak pernah bisa kembali lagi..


Tapi bagaimana pun Viona sudah merasa sangat puas, di saat-saat terakhirnya Andi bisa mewujudkan semua impian dan harapan nya.


Sehingga semangat hidupnya yang hampir padam kembali bangkit.


Viona di dalam hati sudah mutuskan, dia ingin berjuang sekuat tenaga, mempertahankan hidupnya.


Dia tidak rela dan belum rela melepaskan semua kebahagiaan nya bersama Andi.


Di saat mereka berdua sedang saling suap dan tertawa penuh kebahagiaan.


Tiba-tiba dari pihak panitia restoran, mengumumkan sesuatu.

__ADS_1


"Para hadirin yang terhormat, di malam yang sangat berbahagia ini."


"Kami selaku panitia dari pihak resto, ingin memberikan sedikit tanda mata, sebagai ucapan terima kasih kami pada hadirin, yang telah Sudi merayakan hari valentine kalian semua nya di restoran kami ini.."


"Untuk itu kami ada sedikit acara hiburan Door price untuk semua pengunjung disini.."


ucap panitia berbicara penuh semangat menggunakan pengeras suara.


Ucapan dari MC acara langsung mendapat tepuk tangan meriah dari semua yang hadir di sana.


Viona sendiri juga terlihat sangat antusias dan gembira, dia memegang erat erat kartu Nomor meja mereka, dengan penuh harap.


Pihak panitia kembali berkata,


"Hadiah ke 4 dari acara ini adalah sebuah angpao, isinya menjadi rahasia ya.."


ucap MC lucu.


Sehingga di sambut gelak tawa dan candaan yang di lontarkan oleh para pengunjung.


Setelah suasana sudah agak tenang, MC baru melanjutkan berkata,


"Hadiah Ketiga adalah sebuah notebook, ya para hadirin yang terhormat.."


ucapan MC lagi lagi mendapatkan sambutan tepuk tangan yang meriah..


"Hadiah kedua adalah sebuah iPhone series 13 ya teman teman hadirin semuanya.."


"Dan ini hadiah pertama nya adalah sebuah kalung cantik dengan nama blue diamond dari Dior.."


"Semua hadiah ini adalah berkat partisipasi dari perusahaan investasi terkemuka di New York."


Tanpa memperdulikan suara komentar kagum dan tepuk tangan dari pengunjung restoran.


MC terus membacakan informasi nya hingga selesai.


Lalu mulai menunjuk satu persatu yang hadir di sana, untuk maju membantunya menarik undian dan membacakan nomor meja yang beruntung memenangkan hadiah.


Setiap nomor meja yang terpilih, pengunjung nya akan bersorak gembira dengan berbagai ekspresi maju untuk menerima hadiah langsung dari pihak panitia.


Suasana tegang dan gembira mewarnai seluruh proses acara undian tersebut.


Viona juga terlihat tegang, setiap ada nomor yang di panggil, dia selalu akan menatap ulang nomor di mejanya untuk memastikan.


Setiap bukan nomornya, dia akan menatap kearah Andi sambil menggelengkan kepalanya dengan ekspresi kecewa.

__ADS_1


Andi Hanya membalas nya dengan tersenyum lembut, tanpa berkomentar apapun.


Hingga akhirnya sampai pada penghujung acara, MC meminta pemilik restoran untuk maju mencabut nomor undian.


"Silahkan pak Tomy selaku pemilik restoran untuk maju membantu kami meramaikan acara ini.."


ucap MC sopan.


Seorang pria paruh baya, yang berpakaian jas dan celana putih, terlihat maju kedepan, sambil tersenyum dan melambaikan tangan kearah para pengunjung.


Setelah namanya di panggil untuk maju kedepan menarik nomor undian.


Pria itu memasukkan tangannya kedalam sebuah akuarium berbentuk bulat, dia mengaduk ngaduk isi di dalamnya, hingga akhirnya dia mengeluarkan sebuah nomor undian.


Begitu dia membacakan nomor nya.


Viona langsung bersorak gembira, hingga hampir berdiri dari tempat duduknya.


Untung Andi bergerak sigap menahan bahunya, sehingga Viona pun sadar dan dia hanya mengangkat nomer di tangannya tinggi tinggi sambil tertawa gembira.


Saat dipersilahkan untuk maju menerima hadiah utama,.Andi dengan tenang membantu mendorong kursi roda Viona, untuk maju menerima hadiah nya.


Viona terlihat tersenyum bahagia menerima hadiah, bersalaman tangan dengan MC dan pemilik restoran.


Viona di minta oleh MC untuk menunjukkan kalung hadiah utamanya, yang berada dalam sebuah kotak beludru berbentuk love berwarna biru.


Setelah melakukan sesi foto foto Viona dan Andi pun di ijinkan kembali ke meja makan mereka, melanjutkan acara privasi mereka.


Ketika tiba di meja mereka, Andi pun membantu Viona mengenakan kalung tersebut.


Viona terlihat sangat gembira, dia terus memegang dan melihat mata kalung buru yang tergantung di lehernya dengan di penuhi perasaan bahagia yang sulit di lukiskan.


Andi ikut tersenyum bahagia, melihat kegembiraan Viona.


Setelah acara makan malam bersama mereka selesai, cuaca di bukit itu semakin malam semakin dingin.


Embun mulai turun, Andi pun mengajak Viona meninggalkan tempat itu untuk kembali ke apartemen mereka.


Saat tiba di apartemen, setelah membersihkan diri dan minum obat di bantu oleh suster Emi.


Tak lama berselang Viona pun tertidur dalam pelukan Andi sambil tersenyum bahagia.


Melihat ekspresi kebahagiaan yang tergambar jelas di wajah Viona yang tirus, Andi tidak bisa menahan airmatanya untuk jatuh menetes.


Andi sangat bersedih, Viona nya yang dulu adalah salah satu kembang tercantik di seluruh kampus.

__ADS_1


Kini berubah sampai seperti ini, Andi benar benar sulit percaya dan sangat sulit untuk menerima kenyataan yang begitu pahit menimpa gadis yang merupakan cinta pertama nya sejak masih SD.


__ADS_2