AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU

AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU
KEDATANGAN BERRY KE NANJING


__ADS_3

Sedangkan Bos Wang meski terlihat duduk dengan tenang tapi wajah terlihat sedikit gelisah.


Andi sadar situasi ini pasti sangat tidak baik buat nya, sepertinya perangkap besar yang sengaja di persiapkan untuk nya kini sudah mulai beraksi.


Andi berusaha tetap tenang, menunggu bukti yang akan di ungkapkan oleh ketiga orang itu.


Tapi dugaan Andi salah ketiga orang itu, memberi hormat kearah seorang pria berkacamata.


Lalu mereka pun mengundurkan diri, pria berkacamata itu maju menghampiri Andi kemudian dia berkata,


"Pak Andi sebelum saya mengeluarkan bukti, apakah ada yang pak Andi ingin sampai kan secara jujur kesemua yang hadir di sini.."


Andi menatap kearah semua yang hadir, kemudian sambil tersenyum pahit dia menggelengkan kepalanya.


"Baiklah bila pak Andi tidak punya pengakuan yang akan di sampaikan.."


"Saya yang akan menyampaikan, kasus penyalahgunaan wewenang ini.."


"Pak Andi kami dari divisi team audit perusahaan pusat, menemukan ada dana sebesar 90 juta USD milik perusahaan Andi Automotif Company."


"Sengaja di alirkan secara bertahap, ke Yayasan amal yang pak Andi dirikan untuk menampung orang cacat."


"Dengan menggunakan rekening atas nama pribadi pak Andi ."


"Betul..?"


tanya pria kacamata itu ke Andi.


Kini Andi baru sadar, ternyata inilah jebakan yang disiapkan kedua biawak itu untuk nya.


Andi tersenyum tenang dan menganggukkan kepalanya, lalu berkata.


"Aku akui aku memang mendirikan yayasan amal itu, dengan uang pribadi ku sendiri.."


"Yayasan amal itu betul milik ku.."


"Tapi uang yang mengalir ke sana itu,.aku sama sekali tidak tahu apa-apa.."


ucap Andi sejujurnya.


"Lalu ini apa ? mengapa tanda tangan pengalihan dana ini ada tanda tangan mu.."


ucap Pria itu sambil menunjukkan beberapa berkas salinan yang ada tanda tangan Andi.


Andi sadar tanpa dia bisa menghadirkan dan memiliki pengakuan dari kedua biawak itu.


Hari ini dia tidak akan bisa lolos dari tuduhan yang sudah di rancang untuk menjebak dirinya ini.


Sambil tersenyum pahit Andi berkata,


"Aku benar tidak tahu menahu dengan uang yang mengalir ke rekening ku, di yayasan amal."


"Semua tanda tangan ku di berkas itu, adalah karena aku di tipu oleh Seno dan John..'

__ADS_1


Pria itu tersenyum dingin dan berkata,


"Pak Andi anda sungguh pandai beralasan, melempar kesalahan kepada dua orang karyawan, yang notabenenya sudah pensiun dari perusahaan."


'Sekarang semua menjadi semakin jelas, dan Pak Andi benar'benar sudah merencanakannya dengan baik."


"Baiklah begini pak Andi."


"Berhubung Andi Automotif Company adalah merupakan bagian dari perusahaan Group Wang.."


"Di mana di dalam tubuh perusahaan itu, mengalir sejumlah besar dana investasi group Wang,."


"Maka sebagai pemilik saham mayoritas di Andi Otomotif Company, kami memutuskan memecat anda dari jabatan direktur.."


"Semua saham pemilikan anda di Andi Automotif Company akan di cabut.."


"Selain itu, karena ini adalah kasus penipuan, kami pihak group Wang akan menuntut mu melalui jalur hukum..'


"Untuk urusan selanjutnya, silahkan kamu jelaskan sendiri di kantor polisi."


ucap pria kacamata itu sambil bergerak mundur.


Dia memberi kode kearah beberapa petugas kepolisian, yang langsung bergerak maju untuk menelikung kedua tangan Andi kebelakang, lalu kedua tangan Andi di pasangi borgol.


Sesaat kemudian tanpa banyak bicara, mereka menggiring Andi meninggalkan tempat itu seperti menangkap maling ayam.


Sebelum melangkah pergi dari ruangan tersebut, Andi sempat menoleh kearah Nicole, dengan tatapan mata memintanya untuk bersikap tenang.


Ditempat lain, saat melihat Andi dituduh dan ditangkap polisi.


Nicole masih terus berusaha meronta ingin mengejar kearah Andi.


Tapi saat dia bertemu pandang dengan tatapan mata Andi, akhirnya Nicole jatuh terduduk lemas, dia akhirnya melepaskan tangisan kesedihan nya di dalam rangkulan Bos Wang Lei.


Sedangkan Andi di bawah tatapan semua orang yang berada di gedung perkantoran tersebut.


Dirinya di giring oleh polisi meninggalkan gedung kantor pusat Groups Wang,


Begitu kasus penahanan Andi tersebar, dengan serentak Marco Peter Toni dan Doni.


Hari itu juga mereka berempat langsung mengajukan pengunduran diri, Setelah itu mereka langsung meninggalkan Nanjing kembali ke New York


Mereka ingin mencari Berry, untuk membicarakan hal yang telah menimpa Andi.


Berry dan Carol yang mendapatkan kabar buruk itu, mereka berdua juga sangat emosi.


Hanya saja mereka berdua, tidak sampai mengundurkan diri.


Setelah bertemu dan berbicara dengan Peter Toni Doni dan Marco, akhirnya Berry memutuskan menempatkan keempat orang itu di posisi lama mereka di New York.


Berry sendiri lalu mengajukan cuti panjang menyusul ke Nan Jing seorang diri..


Begitu tiba di Nanjing, Berry langsung bergegas menuju markas polisi di mana Andi di tahan.

__ADS_1


Berry Akhirnya berhasil menjenguk Andi sahabat lamanya yang sudah sangat lama tidak pernah bertemu.


Saat mereka berdua bertemu, melihat Andi mengenakan seragam tahanan, dengan kedua tangan dan kaki di borgol.


Berry benar benar merasa sedih dan kasihan melihat nasib sahabatnya ini.


"Bagaimana keadaan mu, apa kamu baik baik saja ?"


tanya Berry sambil menatap Andi.


Andi tersenyum dan mengagkat kedua tangannya yang terborgol, lalu berkata.


"Seperti yang kamu lihat, semua masih cukup baik.."


"Di,..apa yang sebenarnya terjadi ?"


tanya Berry.


"Tidak ada waktu untuk menjelaskannya Berr, waktu besuk terbatas, kita tidak bisa bicara lama lama."


"Begini Berry kamu tolong pergi ke kantor ku, bereskan semua barang barang ku bawalah ketempat tinggal sementara mu.."


"Di dalam ruangan kantor ku, di rak buku tingkat ketiga,.di sebelah buku kuning, ada CCTV kecil.."


"Di sana ada rekaman kedua bangsat itu saat datang menipu ku.."


"Setelah itu kamu hubungi pak Kho,


agar segera cari ke 2 orang yang menjebak ku, nama mereka Seno dan John."


"Ini nomer telpon dan alamat rumah Pak Kho, bila berhasil menemukan mereka, gunakan rekaman CCTV itu untuk menakuti mereka."


"Agar mereka membuat pengakuan sejujurnya dan menyerahkan diri ke polisi.."


"Bila kamu dalam kesulitan hubungi nomer ini.."


"Katakan padanya, kamu teman ku, dia pasti akan membantu mu.."


ucap Andi berpesan dengan serius.


"Siapa ini ?"


tanya Berry heran.


"Dia Nicole Wang Ling, putrinya Bis Wang Lei.."


"Kamu harus hati hati dengan Wang Xing, aku curiga dialah otak semua kasus ini.."


"Nah sekarang pergilah,.. waktu ku sudah hampir habis, aku harus. segera kembali kedalam kamar tahanan ku."


Berry mengangguk dan berkata,


"Baik di,.. kalau begitu aku pergi dulu.."

__ADS_1


Andi mengangguk sambil tersenyum, lalu dia meninggalkan tempat itu kembali ke kamar tahanan nya.


Berry dari kantor polisi, langsung naik taksi menuju Gedung kantor Andi Automotif Company.


__ADS_2