AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU

AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU
ANDI VS LHAMA TIBET


__ADS_3

Begitu mendengar itu adalah atas permintaan istrinya.


James pun tidak banyak protes lagi.


Karena dia lebih paham dari siapapun, bagaimana kerasnya Santi, bila sudah ada mau nya.


James tanpa menoleh lagi berkata, "kak Wong, aku akan hadapi Petrov Saha dan Kitaro.."


"Andi akan hadapi 3 manusia gundul."


"Kakak hadapi kedua kembar itu, bila sudah segera bantu Andi.."


Dragon Wong mengangguk cepat tanpa banyak bantah dia langsung melesat kearah Mons Moni dengan sepasang cakar nya yang bersinar kehijauan.


Mona Moni sangat kaget dengan kemampuan dan cara bersilat dragon Wong yang unik dan mematikan.


Mereka berdua berusaha menghindari cakar Dragon Wong yang terarah ke mereka berdua secara bergantian.


Mona Moni terpaksa main mundur untuk menghadapi sepasang cakar Dragon Wong yang kuat.


Dalam satu kesempatan Moni yang kepepet terpaksa menggunakan sebuah belatinya menangkis cakar Dragon Wong.


Moni berpikir sambil menangkis dia akan menebas putus jari jari tangan Dragon Wong.


Siapa sangka bukannya putus malah belati tajam di tangannya remuk di cengkram oleh tangan Dragon Wong.


Moni terpaksa membuang dua belati nya yang rusak dan mencoba bergerak menjauhi Dragon Wong.


Tapi Dragon Wong masih terus mengejarnya, tanpa menghiraukan serangan Mona yang sama sekali tidak mampu menembus pertahanan nya.


Moni yang terjepit dan terus di kejar oleh Dragon Wong, akhirnya punggungnya tertahan oleh sebuah batu besar.


Saat cakar Dragon Wong tiba Moni terpaksa melempar dirinya jatuh bergulingan di atas lantai.


Batu di belakangnya yang terkena imbas cengkraman Dragon Wong langsung hancur berkeping-keping.


Tiba tiba Dragon Wong membalik kearah Mona yang dari tadi terus berusaha menyerang nya.


Mona yang kaget tidak sempat menarik kembali belatinya yang sedang di gunakan untuk menikam tengkuk dan punggung Dragon Wong.


Dia hanya bisa menerima kenyataan penuh sesal, sepasang belati kesayangannya begitu terkena cengkraman Dragon Wong langsung hancur berkeping keping.


Sama persis kejadiannya dengan sepasang pedang Moni tadi.

__ADS_1


Mona buru buru melepaskan ganggang belatinya dan melompat mundur menjauh.


"Dor,..! Dor,...! Dor,..! Dor,..!"


tiba tiba terdengar suara letusan pistol yang di lepaskan oleh Mona dan Moni dari depan dan belakang.


kedua orang itu sangat ketakutan saat melihat 4 butir peluru yang mereka tembakan tidak berhasil melukai Dragon Wong.


Keempat butir peluru tersebut, malah berada di dalam cengkraman sepasang tangan Dragon Wong.


Sambil tertawa mengejek Dragon Wong berkata,


"Hari ini aku akan membuat kalian membayar, apa yang kalian berdua lakukan pada adik ku.."


Setelah berkata dragon Wong melayang di udara, mengejar kearah Mona, Mona terus bergerak mundur hingga punggungnya tertahan oleh sebatang pohon, dia pun lekas lekas membuang diri kesamping, sambil kembali meletuskan pistolnya secara beruntun.


"Dor,...Dor,...Dor,...Dor,..Dor,... Dor,...!"


pohon di belakang Mons hancur berkeping-keping bagian yang terkena cengkraman tangan Dragon Wong.


Peluru yang ditembakkan semuanya berhasil di cengkram oleh Dragon Wong.


Dragon Wong bergerak cepat beterbangan di udara, memberikan cengkraman ke tubuh Mona yang sedang bergulingan.


Moni sulit melepaskan tembakannya, karena khawatir mengenai saudara kembarnya


Dragon Wong dengan ganas menarik kedua lengan Mona hingga terlepas dari tempatnya.


Mona menjerit dan menangis kesakitan, tapi Dragon Wong tidak perduli, dia melanjutkan dengan mencengkram kedua lutut Mona.


Lalu kembali menarik lepas kedua kaki itu dari tempatnya.


Setelah itu dengan sadis Dragon Wong mengejar kearah Moni yang sedang berusaha melarikan diri ketakutan.


Dua buah cakar bersarang di bahunya dari arah belakang, selanjutnya dia pun menyusul Mona, menikmati siksaan yang luar biasa dari Dragon Wong.


Setelah membereskan kedua gadis itu, membiarkan mereka menjerit dan merintih kesakitan, sambil menunggu kehabisan darah, hingga nyawa mereka meregang.


Dragon Wong sudah beralih menghadapi salah satu kepala gundul, yang sudah terluka terkena pukulan Fu Mo Se San Cang yang di lepaskan oleh Andi di pertemuan awal mereka.


Akibat terlalu meremehkan Andi, saat benturan keras lawan keras pertama kali, orang ketiga dari Lhama jubah merah ini terpental puluhan meter dan memuntahkan darah segar.


Selanjutnya lhama jubah merah orang pertama dan kedua jadi lebih berhati-hati dengan jurus telapak tangan Andi yang meledak ledak saat di lepaskan.

__ADS_1


Berdasarkan pengalaman tadi, mereka tidak mau lagi menyambut serangan Andi secara keras lawan keras.


Tapi mereka selalu menepisnya dari arah samping, sambil memberikan serangan balasan kearah Andi.


Meski serangan mereka berdua cepat dan dahsyat, di mana Andi terlihat sibuk dua tangan melawan 4 tangan.


Tapi dengan langkah Mi Cong Pu dan Mi Cong Cuan,.Andi selalu berhasil menghindar dan melakukan serangan balasan yang membuat kedua lhama jubah merah itu kalang kabut.


Kehadiran Dragon Wong, membuat Andi bisa lebih fokus menerjang kearah kedua lawannya.


Karena selalu terdesak dan kalah cepat, akhirnya kedua orang itu memutuskan untuk menggabungkan tenaga sakti mereka untuk melawan keras.lawan keras, mencoba merobohkan Andi.


Seluruh jubah kedua lhama itu menggelembung seperti Balon.


Penuh terisi tenaga sakti mereka.


"Hyaat..?!'


Sambil membentak keras, kedua orang itu mendorongkan sepasang telapak tangan mereka kedepan.


Serangkum angin kuat yang berputar putar menghantam deras kearah Andi.


Andi yang melihat hal itu dia juga menghimpun energi di sekitar tubuhnya.


Kedua telapak tangan nya yang terbuka menimbulkan angin berpusing pusing di bawahnya, dengan satu bentakan keras Andi mendorongkan kedua telapak tangannya kedepan.


Saat kedua energi meledak di udara, bayangan tubuh Andi menghilang dari posisinya.


Dia muncul diatas kepala kedua lhama itu, bayangan tubuhnya terus memperbanyak diri, hingga mereka muncul tiga belas orang.


Masing masing memberikan satu serangan tapak ke tubuh kedua orang lhama itu.


Kedua lhama itu setelah menyambut serangan Andi,.mereka menyambut ketiga belas bayangan itu dengan sepasang telapak tangan yang berubah jadi banyak dan muncul dari 8 penjuru.


13 bayangan Andi yang menghilang kembali bergabung ke bayangan tubuh Andi yang asli, dan juga sedang melayang kearah kedua lhama itu, dengan sepasang telapak tangan terbuka.


Kedua telapak tangan Andi bergerak cepat mengarah ke dada kedua Lhama itu.


Kedua Lhama itu menggunakan kedua telapak tangan terbuka yang bersinar keemasan menyambut serangan Andi.


Tapi mereka berdua terkecoh, telapak tangan Andi meliuk lemas seperti sepasang ular yang sedang melilit kedua lengan mereka,


Kemudian meluncur cepat menghantam dada kedua Lhama itu hingga rongga dada mereka melintir dan melesak kedalam.

__ADS_1


Kedua Lhama itu langsung menyemburkan darah segar mereka kewajah Andi.


Tapi Andi sudah menyelinap muncul di belakang punggung mereka dan menyarangkan kedua tapaknya tepat menghantam punggung kedua Lhama yang sedang terbuka.


__ADS_2