AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU

AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU
MELAWAN SCORPION KING


__ADS_3

Andi terus menghujani pukulan ke sambungan siku Black Killer, sehingga akhirnya kedua tangan Black Killer terkulai lemas.


Tidak sanggup di angkat keatas, apalagi, di gunakan untuk menyerang Andi.


Situasi ini, membuat Andi dengan leluasa memberikan beberapa kali tendangan putar kearah wajah Black Killer.


Hingga manusia tinggi besar itu akhirnya jatuh terlentang kebelakang, yang menimbulkan bunyi.


"Buukkk...!"


Wasit kembali memberikan perhitungan satu sampai sepuluh.


Setelah itu dia kembali mengangkat tangan Andi keatas, menyatakan Andi keluar sebagai pemenangnya.


Saat Andi dan Berry meninggalkan arena menuju kamar ganti, melewati kerumunan penonton.


Kini saking kecewanya, para penonton bukan hanya menyoraki Andi, mereka bahkan dengan kasar melemparkan botol plastik kosong kearah Andi dan Berry.


Kedua orang itu sambil tertawa menutupi wajah dan kepala, mereka berlari masuk kedalam kamar ganti.


Setelah duduk di dalam kamar ganti,


Andi berkata,


"Ayo Berr cepat daftar lagi, ke kelas berikutnya.."


"Kamu serius di..? apa gak sebaiknya malam ini istirahat dulu.? besok malam baru lanjut lagi.."


"Gak berr..nanggung,... sekarang aja bereskan.."


"Besok kita lihat besok..kalau capek ya istirahat."


"Kalau gak ya lanjut.."


ucap Andi cepat.


Berry menghela nafas dan berkata,


"Suka kamu lah, tapi aku tetap akan ingatkan kamu, lawan mu semakin lama akan semakin sulit jadi lebih baik berhati-hati.."


Andi mengangguk dan berkata,


"Tenang saja... percaya pada ku.."


Berry tanpa banyak bicara lagi, langsung ngeluyur pergi mendaftar Andi mengikuti pertarungan kelas menengah.


Setelah Berry pergi, Andi buru-buru mengeluarkan HP nya dari dalam tas, sedianya dia mau melihat jam berapa, tapi malah melihat panggilan masuk dari Violin berkali-kali tapi tidak terangkat.


Andi ingin menelpon balik, tapi melihat jam di HP menunjukkan sudah jam 11 malam.


Andi pun batal menelponnya.


Andi memilih mengirim pesan ke Violin,


"Ya kenapa Lin..?"

__ADS_1


Tidak di sangka baru saja pesan terkirim, telpon Violin langsung masuk.


Andi pun mengangkatnya dan berkata,


"Ya kenapa Lin..?"


"Kak...kakak tadi siang di hadang ibu ibu kompleks ya ? saat ngantar Dody dan Rina pulang.."


ucap Violin dengan suara pelan.


Andi dapat menangkap suara Violin yang merasa bersalah dan sedikit menyesali dirinya sendiri.


"Ohh itu cuma masalah kecil aja, besok juga beres.."


ucap Andi santai.


Andi sengaja bersikap santai, agar Violin gak semakin merasa menyesal.


"Masalah kecil apa ? motor kakak sampai di tahan di tempat Bu Norman."


"Lalu bagaimana cara kakak pulang kost dan pergi kerja ? kenapa kakak gak nelpon ngasih tahu Violin sih ?"


ucap Violin kurang puas.


Andi tersenyum dan berkata,


"Itu cuma masalah kecil, aku kan bisa naik ojek, kamu kan sedang sekolah."


"Mana boleh aku mengganggu waktu pelajaran mu, sudahlah gakpapa, semua sudah berlalu."


"Bereskan gimana ? mereka pasti akan menimpa kan seluruh hutang keluarga ini ke kamu.."


"Sebelum bisa di lunasi mereka pasti akan tetap menahan motor mu, bahkan mungkin melelang motor mu.."


ucap Violin sedih.


"Lin kamu jangan khawatir, besok kak Andi janji, kak Andi akan membawa mu menemani kak Andi kerumah Bu Norman.."


"Ok...jangan sedih lagi ya..?"


"Kak bagaimana bila warga ibu ibu kompleks tidak bersedia mengembalikan motor kakak..?"


ucap Violin masih cemas dan sedih.


"Lin kamu lupa ya ? motor itu gimana dapat nya ? kalau bukan karena kehadiran mu, mana mungkin kakak punya motor itu..?"


"Sudahlah pokoknya kamu tenang saja, besok semua pasti beres, jangan cemas dan sedih lagi.."


"Sudah malam ini, cepat tidurlah besok pagi pagi kan masih harus urus Dody dan Rina.."


"Tapi kak aku..."


"Sudah dengarkan kak Andi, jangan bandel,.. ok..jangan bikin kak Andi khawatir ok..?"


ucap Andi memotong pembicaraan Violin.

__ADS_1


"Baiklah kak, selamat tidur, maafkan Violin ya kak selalu nyusahin kakak.."


"Hemm, jangan suka berpikir macam-macam, kak Andi gak pernah merasa di susahin.. sebaliknya kakak sangat senang bisa dekat dengan kalian.."


"Sudahlah tidur lah, biar besok pagi gak ngantuk di sekolah.."


"Ya kak, makasih banyak kak.."


ucap Violin pelan lalu mematikan HP nya.


Setelah mematikan HP nya, Violin berbaring sambil menaruh HP nya di dada dan bergumam sendiri,


"Kak Andi,... seumur hidup, Violin gak bakal bisa melupakan kebaikan kakak.."


"Kakak adalah pria yang paling sempurna yang pernah Violin temui, kak Viona sungguh beruntung mendapatkan cinta kakak.."


"Violin akan selalu mendukung, berdoa agar kakak bisa bersatu dan hidup berbahagia bersama kak Viona.."


Violin kemudian mencoba tidur sesuai permintaan Andi, baru saja tidur, dia langsung bermimpi dirinya duduk bersandar di bahu Andi yang bidang.


Dan Andi membisikkan kata kata manis seperti chat yang pernah Andi kirimkan padanya kemarin malam.


Violin tersenyum dengan wajah panas dan jantung berdebar kencang, kemudian dia berbisik.


"Kak Andi aku juga sangat mencintai mu, kamu adalah pria pertama dan terakhir mengisi hati ku.."


"Tapi kita tidak mungkin bisa bersama, karena kak Andi adalah kakak ipar ku.. biarlah Violin menyimpan perasaan ini seumur hidup dihati Violin saja.."


Violin yang tadinya tersenyum dengan wajah merah, kini dari mata nya, mengalir dua titik air bening.


Di tempat lain nama Andi sudah kembali di panggil menuju arena, dia akan segera berhadapan dengan Scorpion king.


Lawan yang cukup tangguh karena Scorpion king termasuk jagoan yang bertahan di kelas menengah, dalam 10 pertandingan terakhir belum pernah terkalahkan.


Jurus andalan nya, adalah jurus kalajengking yang unik, memiliki serangan mematikan, tapi sulit di kalahkan karena posisi kuda - kudanya yang unik.


Yaitu kepala di bawah kaki diatas.sehingga banyak musuh yang bingung sehingga selalu gagal saat menyerangnya.


Tapi serangan yang di lepaskan oleh Scorpion king yang kuat dan mematikan, selalu berhasil membuat lawannya kalah dalam kondisi KO.


Bahkan dari 10 lawannya, ada dua yang cacat, dan dua lagi dari hidup hidup di pukulin hingga mati.


Ini menunjukkan Scorpion king adalah lawan yang cukup kejam dan tanpa ampun.


Saat tiba di arena, Andi melihat lawan nya adalah seorang pemuda berwajah dingin, tingkah laku nya sedikit kemayu.


Rambutnya di kuncir dan dibelitkan dilehernya sendiri.


Dia mengenakan baju kuno era Mao Zi Tong, lengkap dengan sepatu kuno, sepatu yang sering digunakan oleh aktor Bruce Lee..


Sehingga sepatu itu di juluki sepatu Lee Siau Long, bibirnya ditambahkan sedikit lipstik dan alisnya di lukis dengan rapi..


Sehingga membuat penampilannya terlihat agak feminim.


Begitu bell pertandingan di bunyikan, Andi tidak sempat memberikan pengamatan lebih jauh lagi.

__ADS_1


Kini Andi melihat, lawannya sudah memasang kuda-kuda sama persis seperti seekor kalajengking


__ADS_2