
Andi bergumam seorang diri mengingatkan dirinya.
Setelah itu dia berbaring di kasur nya , memejamkan mata pelan-pelan akhirnya Andi tertidur pulas.
Keesokan paginya, Andi pagi-pagi sudah membawa sebuah tas ransel besar di punggungnya.
Sambil menenteng sebuah kardus berjalan kaki meninggalkan kostnya.
Andi harus berpindah angkot sebanyak 3 kali, untuk mencapai halte bis keberangkatannya.
Agar tidak mengganggu penumpang angkutan umum lainnya, Andi menyewa dua tempat duduk di sebelah supir.
Sehingga dia bisa duduk dan meletakkan barang barangnya di sana dengan tenang.
Setelah melalui perjuangan berpindah pindah angkutan umum, akhirnya Andi bisa duduk dengan tenang menuju kota J.
Sepanjang perjalanan Andi beberapa kali melihat HP nya, tapi tetap tidak ada balasan dari Viona.
Akhirnya Andi mengirim pesan ke Santi untuk menanyakan keadaan Viona.
"Viona baik-baik saja Di..kamu tenang saja, sebaliknya kamu berhati-hati lah di jalan, jangan terlalu banyak pikiran."
Balas Santi.
Setelah membaca pesan dari Santi, Andi hanya bisa tersenyum pahit dan membalas pesan ke Santi.
"Makasih banyak San.."
Andi tahu pasti terjadi suatu perubahan sama Viona di sana, dan Santi sengaja merahasiakan darinya.
Agar dia tidak khawatir dan sedih.
Andi bergumam sendiri, sambil melihat kearah jendela,
"Meskipun kamu kembali sekalipun, kamu tidak akan bisa merubah apa-apa selain memperpanjang waktu kebersamaan Viona dan Rio.."
"Jadi tindakan Santi sudah tepat, kamu harus cepat berjuang kumpulin uang."
"Agar bisa melepaskan Viona dari cengkraman Rio."
gumam Andi berulang kali mengingatkan dirinya sendiri.
Sepanjang perjalanan Andi hanya menatap awan di langit, yang berarak arak bergerak tertiup angin.
Setelah menempuh perjalanan hampir 3 jam akhirnya Andi pun tiba di terminal KR.
Terminal yang menjadi tempat pemberhentian terakhirnya.
__ADS_1
Dari sana Andi menggunakan jasa ojek mengantarnya menuju kost kostsan, yang terletak tidak jauh dari kampus tempat dia akan kuliah nanti.
Andi sudah membooking kost yang dia perlukan lewat situs online.
Dia sudah transfer uang DP nya, kini dia tinggal mencari kost tersebut dengan alamat yang dia miliki.
Berkat bantuan tukang ojek, akhirnya Andi berhasil menemukan alamat kost yang di cari nya.
Dari tampak depan kost Andi meski tidak terlalu besar, tapi kost tersebut terlihat Asri bersih dan cukup terawat dengan baik.
Andi cukup puas melihat kost barunya, tapi cuaca di kota J sangatlah panas dan tidak menyenangkan seperti cuaca di kota B yang sejuk dan segar.
Cuaca di sini selain panas lengket, juga udara nya kurang nyaman dan segar, tingkat polusinya jauh lebih tinggi.
"Pak terimakasih banyak ya.."
ucap Andi ke tukang ojek sambil membayar biaya ojeknya,
Andi sengaja melebihkan 10 000 sebagai tanda ucapan terimakasih nya ke si tukang ojek.
Si tukang ojek sangat senang, dan mengucapkan terimakasih berulang ulang pada Andi.
Si tukang ojek bahkan sengaja menunggu Andi, memastikan kost itu sudah benar dan aman, dia baru beranjak dari kost baru Andi.
Andi menemui ibu kost lalu membayar sisa biaya sewa kostnya, Andi kemudian menerima kunci kamar dari ibu kost.
Ibu kost itu lalu meminta pembantunya, menunjukkan di mana kamar kost Andi berada.
Dia tidak leluasa bergerak, sehingga urusan kost lebih banyak di serahkan ke pembantu
kepercayaannya.
Pembantu ibu kost yang bernama Umi, mengantar Andi hingga depan kamar kost Andi, setelah itu dia pun pergi ke dapur melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.
Andi membuka pintu kamar kostnya dengan kunci yang di berikan ibu kost Cynthia.
Andi melihat sebuah kamar kost yang kecil, tapi bersih dan rapi, Andi cukup puas dengan kamar kost barunya.
Bila di bandingkan kamar kost lamanya, kamar kost baru ini jelas jauh lebih baik, dari kost lamanya.
Hanya saja biaya sewanya juga tidak murah, bila di bandingkan dengan kost lama Andi, biaya sewa saat ini sebulan nya hampir 4 kali lipat biaya sewa kamar kost Andi ditempat lama.
Tapi mau bagaimana lagi, biarpun murah di sana, Andi tidak bisa menghasilkan uang selain fokus kuliah.
Kalau di sini Andi punya peluang menghasilkan uang sambil kuliah.
Andi meletakkan tas dan kardus yang di tenteng nya, di dalam kardus berisi tape dan beberapa alat elektronik milik Andi.
__ADS_1
Sedangkan di dalam Tas ransel berisi semua pakaian dan perlengkapan Andi.
Andi setelah merapikan semua barang bawaannya kedalam kamar.
Dia langsung pergi ke kampus T tempat kuliah malamnya nanti.
Andi pergi ke kampus T dengan berjalan kaki, karena letak kostnya, cuma berada di belakang kampus tersebut.
Andi pergi mengurus semua masalah administrasi perpindahan nya, meski harus bolak balik pergi foto copy dan melengkapi berbagai persyaratan yang harus dilampirkan.
Serta mengisi berbagai macam form data diri, Andi melakukan semuanya dengan sabar, akhirnya dia berhasil menyelesaikan semuanya.
Andi lalu menerima jadwal perkuliahan nya, dari kantor sekretariat kampus.
Andi di beritahu kan bisa langsung memulai perkuliahan nya besok malam.
Karena masih ada waktu, Andi mulai menghubungi satu persatu kartu nama yang di berikan Vero padanya.
Dari sekian banyak yang dia hubungi, hanya 3 tempat yang bisa memberikan dia kesempatan bekerja sebagai karyawan part time.
Dari ketiga orang kenalan Vero, Andi mendapatkan informasi yang cukup lengkap, soal pekerjaan yang sedang dia cari.
Informasi ini sangat membantu Andi dalam memutuskan, pekerjaan mana yang akan dia ambil dan paling cocok dengan keadaannya saat ini.
Yang pertama adalah menjadi pegawai rumah sakit, yang mengurus filing kartu pasien.
Tempat kerjanya nyaman diruangan ber AC, tidak berat pekerjaan nya, jam pulang nya juga termasuk paling cepat.
Masuk jam 6 pagi pulang jam 2 siang.
Dengan gaji 2,5 juta perbulan.
Makan siang di kantin rumah sakit di tanggung, oleh manajemen rumah sakit.
Yang kedua adalah bekerja sebagai pengawas, di gudang pabrik air mineral.
Di sini kerja nya lebih capek masuk kerja jam 7 pagi pulang kerja jam 4 sore.
Gajinya cukup besar 5 juta perbulan dan mendapatkan fasilitas makan siang.
Yang ketiga adalah yang paling kacau, bekerja di Sasana pelatihan tinju MMA milik TAH.
Di sini Bekerja sebagai tukang bersih-bersih, masuk kerja jam 6 pagi pulang bebas, asal pekerjaan beres boleh pulang.
Gaji 1,5 juta perbulan, tidak dapat makan, makan bawa sendiri.
Kelebihannya adalah bisa ikut berlatih di sana, bila berbakat bisa di promosikan untuk mengikuti berbagai ajang pertandingan.
__ADS_1
Bila menang bonus terkecil di mulai dari 10 juta, dan bonus terbesar tak terbatas, bila lokal mencapai 300 juta.
Bila internasional bisa capai 100 miliar.