AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU

AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU
MENGANTAR VIOLIN PULANG


__ADS_3

Andi terus bermain dengan asyik di cafe kantin yang sepi dan santai.


Satu persatu Quest hariannya dua selesaikan dengan mudah, karena Hero Andi sudah memiliki level tinggi dan kemampuan serta kelengkapan yang cukup mumpuni.


Tapi Andi tidak seperti pemain lain, yang bermain dengan uang membeli item untuk meningkatkan power.


Andi sebaliknya bermain slowly,semua dia dapatkan pelan pelan sesuai dengan kemampuan mainnya.


Andi yang sedang asyik bermain, tidak menyadari seorang gadis yang sangat cantik, berseragam dokter, dengan bawahan rok hitam ketat.


Sedang berjalan menghampirinya dengan senyum tak pernah meninggalkan wajahnya yang cantik.


Setelah berada di belakang Andi, dia sedikit membungkuk memperhatikan games yang sedang di mainkan oleh Andi.


Saat dia bisa melihat dengan jelas nama games yang sedang di mainkan oleh Andi dan nama Hero yang sedang Andi mainkan.


Gadis cantik itu sesaat terbelalak tak percaya, tapi setelah dia memastikan ulang lebih dekat lagi di samping telinga Andi.


Dia pun akhirnya percaya dengan apa yang dia lihat tadi.


Andi yang merasakan adanya hembusan hangat di lehernya,.secara reflek dia pun menoleh.


Tapi begitu menoleh bibir Andi malah secara tidak di sengaja bertemu dengan pipi gadis itu yang putih dan halus.


Awalnya Andi sedikit terkejut dan buru buru mundur hendak minta maaf.


Tapi setelah melihat siapa gadis itu, Andi pun tersenyum lebar.


Gadis itu juga sambil tersenyum manis mengambil tempat duduk di sebelah Andi.


"Ehh udah selesai sayang, yuk kita pulang."


ucap Andi sambil tersenyum.


"Bentar kak, aku agak lelah pengen nyantai sebentar di sini, gakpapa kan ?"


Andi tersenyum dan berkata,


"Boleh aja bebas, mau minum apa ? aku bantu pesankan.."


"Juice mangga aja deh, biar seger.."


jawab Violin santai.


"ok bentar ya,.."


ucap Andi kemudian terburu-buru melangkah pergi menuju ke counter pemesanan.


Setelah melihat Andi pergi memesan juice untuknya,


Violin sambil duduk santai mengeluarkan HP dari saku jas dokternya.


Kemudian dia mulai membuka games yang sama dengan yang Andi tadi mainkan.


Sesaat kemudian HP Andi yang dia geletakkan diatas meja pun berbunyi mengeluarkan peringatan bahwa pasangannya di dalam games sudah online.

__ADS_1


Andi memang sengaja pasang mode itu di HP nya, jadi setiap kali pasangannya sedang online, Andi pasti akan di beritahu.


Setelah kembali dari counter pemesanan juice, Andi iseng melihat HP nya.


Begitu melihat pasangan main gamenya ternyata kini sedang online, Andi pun menulis pesan,


"Kamu kemana aja ? dari tadi aku terus menunggu mu gak on gak on.."


"Kini pas giliran kamunya on, sayangnya gua yang harus off."


"Loh kenapa ?"


balas pasangan main Andi cepat.


"Ini pacar ku udah selesai praktek kita mau pulang sekarang.."


"Maybe next time aja ya, aku mau cabut dulu.."


balas Andi cepat.


"Kwkwk,,... aku justru lagi ada di sebelah mu, emangnya kamu buru buru mau kemana ?"


balas pasangan Andi di games.


Melihat chat tersebut,.Andi pun menoleh kearah Violin dengan kaget.


Tapi melihat anggukan dan senyum dari Violin, kini pahamlah Andi.


Ternyata pemain yang memainkan karakter pasangan hidup hero yang dia mainkan di dunia maya, adalah Violin kekasihnya sekaligus calon istrinya sendiri.


Akhirnya Andi dan Violin sama sama tertawa dan berkata,


"Kamu Jaredb,..?


"Ha,...ha,..ha,..ha,.."


Lalu mereka berdua langsung berpelukan sambil tertawa bahagia.


Andi awalnya cuma main iseng saja game ini, tapi sejak menemukan pasangan bermain Andi pun mulai jadi tertarik bermain.


Hal ini berawal dari saat Andi karakternya masih cupu, sulit menemukan team untuk mengikuti even.


Setiap melihat ada yang membuka pengumuman pencarian pasangan untuk mengikuti even.


Tidak perduli mereka sudah ada janji ataupun sedang menunggu siapa.


Andi hanya melihat power dan level mereka tinggi, Andi langsung ikut,.meski sudah di kick keluar dan di ingatkan lewat chat.


Andi yang saat itu tidak mengenal chat terus memaksa ikut.


Hingga akhirnya Irving yang kasihan dengan Andi, dia membiarkan Andi untuk tetap ikut di teamnya.


Sejak hari itu Andi pun mulai dekat dan selalu melakukan even bersama Irving.


Berkat bantuan Irving dan beberapa teman Irving yang lainnya kemampuan Hero Andi mulai meningkat pesat.

__ADS_1


Hingga akhirnya Andi bahkan berhasil mengalahkan Irving dan kawan kawan Irving.


Setelah Hero Andi tenar, mulai banyak yang mendekatinya, tapi Andi tetap hanya mau pasangan nya Irving, tanpa Irving Andi tidak akan ikut even,


Begitu pula dengan violin, bila Jaredb gak on dia juga tidak akan ikut even.


Hubungan mereka pun semakin lama semakin akrab karena sama sama cocok dalam obrolan.


Mereka juga sama sama jujur bahwa mereka masing-masing di kehidupan nyata sudah punya pasangan.


Mereka juga sama sama mengatakan sedang break dengan pasangan mereka karena ada salah paham.


Tapi mereka masing-masing masih sangat mencintai dan belum bisa melupakan pasangan mereka masing masing.


Sehingga mereka berdua memutuskan berhubungan sebagai sahabat baik saja di dunia nyata.


Kini setelah mereka sama sama menyadari semuanya, tentu mereka sama-sama di liputi perasaan bahagia yang sulit di ungkapkan lewat kata-kata.


Andi dan Violin duduk santai berpelukan sambil ngobrol, obrolan mereka kini jadi bertambah topiknya, membahas masalah games yang hanya mereka berdua yang mengerti.


Tanpa sadar mereka ngobrol hingga lampu counter kantin mulai di padamkan.


Andi pun berkata,


"Lin kita pulang yuk, kantin udah tutup.."


"Bila gak juga pulang kita bisa di suruh masuk ruang rawat inap lagi sama satpam."


Mendengar gurauan Andi, violin pun tersenyum lebar, merangkul lengan Andi mencubitnya dengan pelan karena gemas.


Sesaat kemudian mereka berdua pun berjalan meninggalkan kantin.


Andi mengantar Violin hingga tiba depan pintu rumahnya.


Rumah violin sudah sepi seluruh penghuninya sudah tidur.


Violin membuka pintu dengan kuncinya sendiri, Violin sudah sering seperti ini.


Bila praktek nya sedang ramai, Violin tak jarang juga pulang jam jam segini.


Terkadang karena saking asyiknya menemani Andi main games, dia juga sering pulang telat.


Setelah berpelukan dan berciuman mesra di depan pintu.


Andi baru melepaskan violin masuk kedalam rumahnya.


Andi menunggu hingga Violin menutup pintu dia baru membalikan badannya berjalan menuju mobilnya.


Tapi saat Andi hendak membuka pintu mobilnya, tiba tiba pintu rumah Violin kembali terbuka.


Violin dari pintu yang sedikit terbuka berteriak tertahan ke Andi.


"Kak,..! Kak Andi,..!! terimakasih kak,.. Lin hari ini sangat bahagia,.."


"I Love u hati hati di jalan.."

__ADS_1


ucap Violin sambil mencium jari tangannya sendiri lalu di lambaikan kearah Andi.


Andi juga membalasnya sambil tersenyum bahagia.


__ADS_2