AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU

AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU
BERBICARA DENGAN 3 GADIS


__ADS_3

"kamu tidak boleh berpikir seperti itu, sayang.."


"Sayang dengarkan aku, semua jadi sulit karena kamu terlalu cantik.."


"Untuk bisa bersama gadis secantik kamu, adalah wajar perlu perjuangan dan sedikit pengorbanan.."


"Di,.. kamu sekarang semakin pintar ngerayu ? kamu pasti belajar dengan keenam teman mu itu..ya..?"


"Ya nggaklah Vi, aku hanya mengatakan yang sebenarnya saja, gak da maksud ngerayu.."


"Tapi bila kata-kata ku di anggap ngerayu ,


aku juga tidak menolaknya, yang penting kamu senang dan tidak menangis lagi.."


"Kamu paling pintar deh menghibur aku.."


ucap Viona senang.


"Di..teman mu yang pramugari itu cantik banget ya ?"


ucap Viona memancing.


Andi tersenyum dan berkata,


"Kamu jangan berpikir yang bukan-bukan, di dunia ini selain kamu."


"Aku tidak bakalan tertarik dengan gadis lain yang secantik apapun.."


"Bagi ku cuma kamu yang tercantik.."


"Gombal ahh kamu..males.."


ucap Viona pura-pura tidak suka.


"Vi kamu harus percaya pada ku, aku dan mereka hanya kenal karena sering lari sore bersama, di dekat komplek perumahan.."


"Kami hanya sebatas teman biasa, tidak lebih dari itu, mulai besok-besok aku juga tidak akan lari di sana lagi.."


"Aku akan pindah ke tempat lain.."


"Buat apa nanti kamu nyesal dan menyalahkan ku lagi.."


ucap Viona.


"Pramugari itu begitu cantik, dan kelihatannya, dia diam-diam menaruh perasaan,. pada mu loh di.."


ucap Viona melanjutkan.


"Vi kalau dia menyukai ku, aku tidak bisa melarangnya itu hak dia, yang jelas aku hanya bisa berusaha menghindar dan menjauhinya.."


"Karena yang ku cinta bukan dia, tapi kamu Vi.."


ucap Andi berusaha meyakinkan Viona.


"Ok...ok...aku percaya kok pada mu..udahan ya di..ini batere HP ku sudah low, minta di cas."


"Ok Vi sweet dream, I love you..bye."


ucap Andi menunggu sampai Viona mematikan HP nya baru dia menutupnya.


Tapi setelah menunggu beberapa saat HP Viona belum juga mati, Andi pun berkata,


"Vi.. kenapa HP belum di matikan..?"


"Aku menunggu mu duluan..hi..hi..hi..!"


jawab Viona sambil tertawa.


Andi pun ikut tertawa dan berkata,


"Kita matikan bareng-bareng saja, aku akan hitung sampai 3 kita matikan bersamaan ok ?"


"Siip..!"


jawab Viona.


"Satu..Dua...tiga..BIP...!"


pada hitungan ketiga mereka berdua serentak mematikan HP ditangan masing-masing.


Setelah mengakhiri pembicaraan dengan Viona.

__ADS_1


Andi membalas chat Vero dan berkata,


"Jangan khawatir aku sudah di kost..kalian sudah pulang belum..?"


Tak butuh lama HP Andi langsung berbunyi, Andi membuka chat balasan dari Vero.


"Syukur lah sudah di kost, aku tadi sangat khawatir, karena kamu pulang pas hujan besar.."


"Aku dan yang lainnya sudah kembali juga ke kost, hanya Dewi yang masih di sana."


"Aku tadi ada antar payung mencari mu, tapi tidak ketemu, kamu pasti basah kuyup ya tadi.?"


"Kamu gak sakit kan di..?"


"Aku kirimi air wedang jahe ya..?"


"Gak usah Ver makasih, aku baik-baik saja, tadi aku sempat berteduh di depan rumah orang, jadi tidak sampai basah kuyup."


"Sudah malam, tidurlah..besok kan kamu masih harus kerja."


Balas Andi.


"Baiklah di..good night.."


balas Vero.


Setelah selesai chat dengan Vero, Andi pun mengirim pesan ke Davina.


"Aku sudah di kost Vin, aku baik-baik saja jangan khawatir.."


"Aku tadi membawa payung mencari mu,"


"Tapi tidak ketemu kamu tadi pas hujan besar ada di mana..?"


tanya Davina lewat chat dengan cepat.


"Aku tadi berteduh di depan teras rumah orang yang tidak berpagar."


Balas Andi.


"Kamu pasti lama ya nunggu taksi ?"


tanya Davina.


balas Andi menjelaskan.


"Jadi kamu hujan hujanan ya nunggu taksi,? kamu baik-baik saja kan di..?"


"Aku ke kost mu ya, Sekarang ?"


"Gak usah Vin aku baik-baik saja, sudah malam , bahaya cewek keluar malam-malam sendirian.."


"Lebih baik kamu tidur Sekarang.."


balas Andi cepat.


"Kamu sepertinya udah tahu ya, kami sudah kembali ke kost.."


"Tahu darimana ?"


tanya Davina.


"Dari Vero.."


balas Andi singkat.


"Hi..hi..hi..! anak itu..malu malu.. diam-diam menghanyutkan.. kapan dia tahu nomer HP mu ?"


tanya Davina.


"Gak tahu.."


jawab Andi polos.


"Terus kamu tahunya chat sama Vero dari mana ?"


"Gak tahu.. tahu-tahu namanya muncul sendiri.."


balas Andi polos.


"Busyeet ..! canggih bener tuh anak..kwkwk.."

__ADS_1


chat Davina sambil tertawa.


"Dia pernah minjam HP dari mu..?"


tanya Davina penasaran.


"Sewaktu di mobil, waktu berangkat ke pesta, dia memang ada pinjam bentar untuk main game tetris.."


jawab Andi.


"Kwkwk dasar anak itu, pintar banget alasannya.."


"Besok ada acara atau janji gak..?"


"Temani aku jalan-jalan ke pasar ikan hias yuk.."


chat Davina.


"Maaf gak bisa Vin besok kuliah sampai malam.."


"Lusa gimana ? bisa..?"


tanya Davina belum nyerah.


"Maaf Vin seminggu ini jadwal ku padat."


balas Andi sedikit berbohong.


"Kamu menghindar ya, dari ku."


"Jangan takut gitu lah gara-gara Om Tomy, aku gak sama dengan mereka.."


chat Davina.


Andi menghela nafas panjang melihat ulang chat Davina, setelah itu baru membalasnya.


"Bukan begitu Vin jangan salah paham.."


"Seminggu ini jadwal ku memang sangat padat.."


"Aku sedang sibuk mengurus administrasi ku, untuk pindah ke kota J."


Andi terpaksa menggunakan alasan tersebut untuk meyakinkan Davina.


"Apa..kamu mau pindah? kok mendadak di..? gimana ceritanya..?"


chat Davina dengan kaget.


"Aku butuh penghasilan lebih, hanya di kota J, aku bisa ambil kuliah malam, pagi sampai sore pergi bekerja."


Balas Andi menjelaskan.


"Baiklah di..tapi bila sudah di sana ingat kabarin alamat tempat tinggal mu...nomer hp jangan di ganti, kalau mau ganti harus info ya.."


"Aku juga sering landing di kota J, tar kalau landing di sana, aku bisa main ke kost mu, boleh kan..?"


chat Davina.


"Ya Vin, tentu saja boleh.."


jawab Andi yang tidak tahu bagaimana cara menolaknya, dia tidak tega dan gak enak hati.


"Ya sudah selamat tidur, kalau ada waktu kontek kontek, nanti kita jalan..Minggu ini aku off terbang."


"Minggu depan baru berangkat ke Paris.."


chat Davina.


"Siap tuan putri, selamat malam selamat tidur mimpi indah."


chat Andi.


Davina tersenyum manis membaca chat balasan dari Andi, dia Sampai memeluk hpnya sendiri.


Sambil berbaring di kasur, dia menatap langit-langit kamar, sambil tersenyum sendirian.


Selesai chat dengan Davina, Andi mematikan lampu kamarnya.


Berbaring di kasur menatap foto foto yang di ambil sewaktu bersama Viona dulu.


Andi tersenyum sendiri menatap foto nya bersama Viona.

__ADS_1


__ADS_2