
Santi dan Viona sebenarnya sudah bergabung selama sebulan dalam extra kurikuler badminton itu.
Hanya saja mereka tidak sempat bertemu dengan Andi yang datangnya lebih malam.
Sedangkan Viona dan Santi selalu hadir bersama Rio yang datang nya lebih cepat dan pulangnya pun sebelum jam makan malam sudah pulang.
Sedangkan Andi memilih datang jam 8 malam, Andi tidak bisa datang cepat-cepat karena bentrok dengan jam makan malam nya di kantin Bu Jawi sekitar jam 7 malam.
Santi dan Viona total sudah hadir 4 kali dalam acara tersebut, yang diselenggarakan seminggu sekali, tepatnya setiap hari Rabu malam.
Kini dalam acara lomba pertandingan badminton ganda campuran, di mana hadiah utamanya nya adalah sebuah motor Honda Scoopy.
Andi pun menjadi tertarik untuk mendaftar dan mengikuti acara lomba.
Andi bukan ingin pamer kemampuan, tapi dia sangat tertarik dengan hadiahnya itu.
Demi mengikuti acara lomba ini, Andi harus hadir di gedung olahraga jam 5 sore, menunggu panitia melakukan pencabutan nomor untuk masing-masing pasangan.
Andi sengaja hari itu pagi sarapan roti, siang sekitar jam 2 an lebih baru makan siang.
Pencabutan nomor mulai di lakukan, semua peserta sudah duduk berkumpul di sana, Andi yang hadir lebih dulu di sana.
Bisa melihat kedatangan Viona dan Santi yang ditemani oleh Rio.
Kedatangan Rio mendapatkan sambutan hangat dari panitia dan peserta lomba terutama peserta wanita.
Andi sedikit terkejut melihat kehadiran Viona di sana, rupanya selama ini Viona mengambil bidang ekstra kurikuler yang sama dengan dirinya.
Andi di dalam hati berharap dia bisa terpilih sebagai pasangan Viona dalam lomba ini.
Tak lama setelah kedatangan Rio, panitia pun mulai mencabut undian.
Satu persatu nama peserta bersama pasangannya di panggil oleh panitia, untuk maju kedepan menempati posisi mereka di dekat panitia.
Nama para peserta mulai bermunculan, pesertanya ternyata cukup banyak.
Tapi baik nama Viona Santi Rio dan Andi belum juga terpanggil.
Hingga 4 lembar undian paling akhir, nama Rio dan Viona pun di panggil.
Maka kini sisa dua peserta lainnya tentu saja jatuh ke tangan Andi dan Santi.
Sebenarnya semua ini sudah di atur oleh panitia sesuai pesan dari Rio.
Rio sengaja mengatur agar dirinya berpasangan dengan Viona.
Berhubung Rio kurang menyukai Santi yang sering menjadi pengganggu kedekatannya dengan Viona.
__ADS_1
Dia sengaja berpesan kepada panitia agar Santi di pasangkan dengan peserta yang paling payah dan kacau.
Andi di anggap paling kacau oleh panitia, karena dianggap Mahasiswa paling kere dan pelit sekampus.
Selain itu Andi juga sering disuruh-suruh, menjadi wasit pemutik bola, dan membereskan dan membersihkan lapangan badminton setelah selesai di gunakan.
Mereka berharap dengan dipasangkan nya santi yang tomboy bersama Andi.
Mereka semua bisa melihat lelucon dilapangan.
Di lain sisi baik Viona maupun Santi sama-sama terkejut saat mendengar nama Andi Wirata di panggil panitia.
Mereka semakin terkejut saat melihat pemilik nama tersebut dengan senyum canggung maju kedepan berdiri disebelah Santi.
Viona terkejut karena tidak menyangka ternyata Andi teman lama yang selalu menyukainya secara diam-diam ternyata kini satu kampus dengan nya.
Kini bahkan mereka berada dalam satu acara extra kurikuler yang sama.
Sedangkan Santi yang sudah lama tidak pernah bertemu Andi sejak OSPEK berakhir, sangat terkejut ketika mengetahui Andi ternyata mengambil extra kurikuler yang sama dengan nya.
Bahkan kini Andi hadir disebelahnya, menjadi pasangannya dalam acara pertandingan badminton ganda campuran.
Hati Santi berdebar keras berbunga-bunga dipenuhi rasa kebahagiaan tak terhingga.
"Di kemana saja kamu selama ini ?"
tanya Santi.
Viona yang kebetulan sedang memperhatikan Andi segera tersenyum dan mengangguk kan Kepalanya kepada Andi.
Andi sedikit terpesona dengan senyuman Viona sehingga dia sempat melongo.
Viona tertawa kecil menutupi mulutnya melihat sikap Andi yang belum berubah, meski mereka telah berpisah tidak pernah bertemu sekian lama.
Andi baru terkejut dan sadar saat Santi menarik ujung bajunya dan menatapnya dengan kesal.
Andi melemparkan senyum canggung ke Viona, setelah itu dia baru menatap kearah Santi dan berkata,
"Kamu tadi bicara apa ?"
"Kalau udah lihat Viona aja segala lupa, teman pun lupa..."
"Sudah lupakan saja, aku pun ikut lupa tadi ngomong apa..Fokus pertandingan aja deh.."
ucap Santi cemberut.
Andi hanya bisa tersenyum tidak berdaya, menanggapi sifat Santi yang ceplas ceplos, tapi pada dasarnya hatinya sangat baik dan setia kawan.
__ADS_1
Andi menghela nafas kemudian memandang kearah depan.
Di depan terlihat seorang panitia sedang mencari posisi yang tepat untuk pengambilan foto para peserta pertandingan.
Setelah menemukan posisi tepat juru foto pun berteriak,
"Satu...! dua...! tiga...!
Selesai mengambil beberapa foto kenangan, acara pertandingan pun resmi di buka oleh panitia.
Dalam babak penyisihan tersebut yang maju pertama kali adalah Andi dan Santi.
Mereka berhadapan dengan sepasang muda-mudi yang bernama Toni dan Yana.
Setelah bersalaman antara kedua pasangan peserta pertandingan, pertandingan pun di mulai.
Santi terlihat gugup karena dia tidak terlalu bisa main badminton, dia hanya bisa sekedar pukul-pukul main-main saja dengan Viona.
Bahkan Viona lebih mahir daripada dia dalam bermain badminton.
Andi yang menyadari hal itu berbisik didekat telinga Santi,
" jangan khawatir. santai saja, bermainlah dengan senang nikmati saja.."
"Ini cuma permainan, kalah menang biasa.."
Mendapat bisikan Andi yang memberi dukungan kepada nya, hati Santi menjadi lebih tenang.
Tapi di sisi lain, merasakan nafas Andi yang hangat didekat telinga nya.
Perasaan pertama kali ini membuat wajah Santi menjadi merah seperti kepiting rebus.
Untungnya Andi tidak memperhatikan hal ini, dia sedang berkonsentrasi menatap lawan tandingnya.
Tapi Viona yang duduk di pinggir lapangan melihat jelas reaksi teman dekatnya itu saat di bisikin oleh Andi.
Entah kenapa hati Viona merasa panas dan tidak nyaman.
Rio yang duduk disebelah Viona juga menyadari perubahan sikap dan tatapan mata Viona.
Hatinya menjadi panas, dia menatap kearah Andi dengan tajam.
Bibit rasa tidak senang mulai muncul di tatapan matanya yang sedingin es dan setajam silet itu.
Tadi saat pertama kali Andi muncul pun, Rio sudah mulai tidak suka melihat reaksi Viona terhadap Andi.
Kini ditambah dengan kejadian ini, kekesalan nya menjadi berlipat.
__ADS_1
Setelah di undi yang pertama kali melakukan servis bola adalah Toni yang di terima oleh Andi dalam posisi menyilang.
Servis bola pendek yang di lakukan oleh Toni cukup bagus. Cock melewati net.dengan sangat tipis dan jatuh di dalam area garis dalam di mana posisi Andi berada.