AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU

AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU
BERLANJUT KE BABAK 3


__ADS_3

Lili mengembalikan bola ke kiri belakang Andi, dengan pukulan Panjang kebelakang.


Lili yang mengira Sarah yang akan menyambut bola tersebut, tapi dia harus kecewa, Sarah malah berlari kedepan.


Menjaga posisi depan, Posisi Tersebut di gantikan Andi, yang membuat Lili dan Wi Wi tercengang adalah Andi menggunakan Tangan kirinya untuk melakukan Smash keras kearah kiri Lili secara menyilang tak terduga.


Pukulan Andi sangat keras cepat dan tak terduga, bahkan bila di bandingkan pukulan tangan kanannya, pukulan tangan kiri Andi ini bahkan jauh lebih keras dan cepat.


Wi Wi tidak siap dan tidak keburu mundur menangkis.


Point' pun bertambah buat pihak Sarah dan Andi.


Andi kembali melakukan servis kini di arahkan ke Lili, Lili menyambutnya dengan tenang dia hanya meletakkan nya dengan gaya kejut.


Seolah bola akan di angkat kebelakang, tapi ternyata hanya tipuan, bola di kembalikan dengan pelan melewati bibir net dengan sangat tipis.


Andi sudah mundur kebelakang, untungnya Sarah sudah bergerak maju memainkan bola neting menyilang.


Tapi Lili sengaja melayaninya, ke kanan dan kekiri.


Akhirnya Sarah bola nya nyangkut tidak bisa melewati bibir net .


Bola pun berpindah ke pihak Wi Wi dan Lili dengan skor 0 1.


Wiwi pun membuka servis pertama kearah Sarah dengan bola pendek dan tipis.


Akibat kontrol yang kurang cermat, di mana Sarah mengira bola tidak masuk ternyata malah masuk tepat jatuh di garis batas.


Dengan demikian point' pun bertambah untuk pihak Wiwi dan Lili menjadi 1 1.


Sarah menatap kearah Andi dengan penuh rasa bersalah,


"Maaf ya di,.. aku.."


Andi menepuk pundak Sarah dan berkata,


"Tenang rileks, bermainlah tanpa beban ini cuma permainan.."


"Kalah menang biasa, yang penting sudah berusaha.."


Sarah mengangguk mencoba untuk bisa bermain lebih baik lagi.


Wiwi kini memberikan servis ke Andi, begitu bola pendek di lepaskan, Andi sudah langsung menyambarnya dengan keras, menggunakan tangan kirinya.


Bola tidak terhindarkan langsung mengenai punggung Wi Wi, sebelum dia sempat menghindar.


Jangankan menangkis buat menghindar pun sulit, karena gerakan bola datang begitu cepat.


Kini Lili melakukan servis bola kedua kearah Sarah, Lili memberikan bola pendek ke Sarah.

__ADS_1


Sarah membalas dengan menaruh bola di depan, dia seolah-olah ingin bermain net kembali dengan Lili .


Lili tentu dengan semangat melayani Permainan net dari Sarah.


Tapi sekali ini Lili tertipu, begitu dia membalas Permainan net Sarah yang datang menyambut bola net nya adalah Andi .


Andi langsung memberikan Smash telak kearah lantai disebelah Lili.


Lili sangat terkejut smash itu begitu keras, hingga ujung bantalan bola langsung pecah, bulunya pun terlepas dari bantalan nya.


Lili bersyukur Andi tidak mengarahkan smash itu ke dirinya, bila tidak tentu akan sangat menyakitkan.


Dengan demikian bola pun kini kembali berpindah ke pihak Andi dan Sarah.


Kini Sarah lah yang memberikan servis bola pertama ke Lili.


Sarah memberikan servis bola pendek, lili bergerak cepat menyambarnya, Sarah menunduk menghindar dari Sambaran bola Lili.


Andi dengan sigap mengangkatnya, tapi karena terburu-buru bola me jadi tanggung.


Lili mundur sedikit sambil melompat melepaskan Smash keras secara menyilang.


Andi berhasil menangkis dan mengembalikan bola kebelakang, kini giliran Wi Wi yang melompat melepaskan Smash kerasnya kearah kiri Andi.


Andi kembali berhasil menangkisnya, dengan demikian Andi menjadi pontang panting kemanan kekiri bolak balik seperti setrikaan.


Menyambut Smash yang dilepaskan oleh Wi Wi dan Lili secara bergantian.


Hingga satu ketika di mana Wi Wi terlalu memaksa memberikan Smash keras.


Hasilnya smash yang di lepaskan Wi Wi bukan menukik tapi mendatar.


Kesempatan ini tidak dilepaskan oleh Andi yang membalas Smash dengan Smash mengembalikan keadaan tertekan menjadi menekan.


Smash Andi datangnya seperti peluru, Lili sebagai atlit pro, meski kesulitan tapi dia masih tetap bisa mengembalikan Smash Andi ketempat kosong.


Tapi Andi tidak berhenti menembakkan Smashnya yang semakin lama semakin tajam.


Hingga akhirnya di Smash Ketiga, lili harus menyerah tidak bisa menangkisnya lagi.


Dengan demikian point' pun bertambah untuk Andi dan Sarah.


Permainan kembali di lanjutkan dengan Sarah kini memberikan servis ke Wi Wi, Sarah tetap memberikan servis bola pendek ke Wi Wi.


Karena menghadapi atlit sekelas Wi Wi dan Lili melakukan servis bola panjang adalah mencari penyakit.


Dia pasti akan di bombardir dengan smash mereka yang dahsyat.


Bola pendek Sarah langsung di sambar oleh Wi Wi dengan sangat cepat.

__ADS_1


Tapi kali ini Andi berhasil mengembalikan Sambaran Tersebut kearah yang menyulitkan Wi Wi dan Lili, karena tepat ditengah-tengah diantara mereka berdua.


Tapi karena mereka sudah sangat kompak, mereka seakan-akan saling memahami.


Lili mengalah menjauh membiarkan Wi Wi menyambut bola tersebut, Wi Wi sengaja mengembalikan ke Sarah yang ada di depan.


Saat Sarah mengangkat bola ke belakang, Lili pun mulai melakukan Smash kearah kanan Andi .


Lili dan Wi Wi pun secara bergantian, kembali memberikan Smash kekiri dan ke kanan dengan tujuan ingin menguras tenaga Andi.


Tapi mereka harus kecele, bukannya Andi yang capek, malah mereka berdua yang capek dan kehabisan nafas di buat Andi.


Karena mereka sudah kehabisan stamina terpancing oleh Andi, point-point selanjutnya menjadi lebih mudah.


Akhirnya Andi dan Sarah berhasil keluar sebagai pemenang di babak pertama, yang di sambut tepuk tangan yang sangat meriah dari para penonton.


Di babak kedua setelah Wi Wi dan Lili beristirahat sejenak untuk minum dan lap muka, kondisi mereka kembali pulih.


Mereka adalah atlit profesional, tentu saja mereka mempunyai fisik yang bagus, recovery nya juga cepat.


Di babak kedua dengan cara menekan Sarah habis-habisan, Wi Wi dan Lili berhasil memaksa Andi dan Sarah untuk lanjut ke set ke 3.set penentuan.


"Sar kamu masih sanggup lanjut ?"


tanya Andi menatap Sarah yang terlihat letih lahir batin.


Karena di set kedua Wi Wi dan Lili tidak pernah berhenti menekan nya, bahkan dia bermain didepan pun mereka selalu berhasil menemukan cara menekannya.


Hingga Andi harus maju membantunya, tapi saat Andi maju, Sarah pun terpaksa mundur inilah kesempatan kedua orang itu membombardir Sarah.


Sarah Tersenyum agak dipaksakan dan berkata,


"Akan ku usaha kan di.."


Andi tidak tega melihat kondisi Sarah, dia menatap Sarah dengan penuh haru.


Sarah sampai seletih ini semua karena dirinya, bila bukan ingin membantunya.


Sarah tidak perlu harus seperti ini.


Andi dengan senyum terharu dia menepuk pundak Sarah "jangan terlalu di paksa, kalau tidak sanggup diam saja di tempat."


"Biar aku yang bergerak sendirian.."


"Tapi mustahil kamu 1 lawan 2 .."


ucap Sarah cemas.


"Tenang saja aku yakin sanggup, kamu harus percaya pada ku.."

__ADS_1


ucap Andi yakin.


__ADS_2