
Nicole buru buru menganggukkan kepalanya dan berkata,
"Maaf kak, aku tadi hanya asal bicara saja, jangan terlalu di tanggapi.."
"Aku janji tidak akan pernah pergi mencari ataupun menghubunginya kakak tenang saja.."
"Mari kita lupakan saja percakapan tadi, ok kak ?"
tanya Nicole sambil menatap Andi dengan kasihan.
Andi menghela nafas lega dan berkata,
"Baiklah,.. mari kita lupakan dan lanjutkan perjalanan kita."
Andi kemudian kembali meluncurkan mobilnya bergerak cepat membelah jalan raya.
Andi dan Nicole yang tiba-tiba kembali ke kantor, tentu mengejutkan sekretaris Yang, sekretaris Andi tidak menyangka bosnya yang katanya sedang cuti.
Tiba-tiba malah kembali ke kantor.
Tapi Andi tidak terlalu ambil pusing, dia langsung masuk kedalam kantornya bersama Nicole.
Tidak lama kemudian kedua orang itu terlihat membawa sebuah tas pakaian cukup besar, langsung meninggalkan kantor.
Andi mengantar Nicole kembali kerumahnya ambil kunci apartemen, setelah itu mereka baru meluncur ke apartemen, yang sempat menjadi tempat tinggal sementara Andi, sewaktu pertama kali datang ke Nan Jing.
Sebelum masuk ke dalam gedung apartemen, Andi mengajak Nicole berbelanja di supermarket yang terletak tidak jauh dari gedung apartemen tersebut.
"Nicole kamu paling suka makan apa ?"
tanya Andi selagi mereka berdua sedang berkeliling melihat lihat bahan memasak.
"Kepiting,... kak Andi bisa masak kepiting ?"
tanya Nicole ragu.
Andi tersenyum dan berkata,
"Aku semua bisa, tinggalkan katakan saja kamu suka makan apa ?"
"Aku akan masakan untuk mu..sebagai ganti permintaan maaf ku tadi.."
Nicole pun tersenyum senang dan berkata,
"Aku suka kepiting, udang, ikan kukus, Angsio tahu dan Kailan Ca Sapi.."
"Ok, siap,.. Nicole suka pedes atau tidak..?"
tanya Andi kembali.
Nicole buru buru menggelengkan kepalanya dan berkata,
"Aku kurang bisa makan pedas.."
"Ok siap, kalau begitu kita mulai beli bahan dasarnya dulu.."
"Yuk lewat sini.."
Andi lebih tahu seluk-beluk dan letak barang barang di supermarket tersebut.
Karena saat tinggal di apartemen tersebut, Andi sering datang kemari berbelanja seorang diri.
Tanpa kesulitan Andi mendapatkan semua bahan yang diperlukan untuk memasak.
Setelah kembali ke apartemen Andi langsung masuk kedapur dan mulai memasak, sedangkan Nicole duduk santai menonton TV.
"Kak Andi,..!! Kak Andi,..!! Lihat.
__ADS_1
kak,..!! kemari cepat..!!
teriak Nicole tiba-tiba dengan panik dan heboh..
Dia juga membesarkan suara TV nya.
Andi yang mendengar teriakkan Nicole sangat kaget, dia buru-buru mematikan kompor.
Lalu berlari keruangan tengah. saat tiba di sana melihat dan mendengar suara dari TV.
Andi yang masih mengenakan celemek, berdiri bengong.
Ternyata di TV sedang menyiarkan berita heboh tentang dirinya, yang menyelamatkan aktris terkenal di lokasi syuting.
Foto Andi terpampang jelas di TV, hampir semua stasiun serentak menyiarkan berita yang sama.
Selain itu di sana juga di siarkan secara eksklusif , gedung Kantor Andi Automotif Company.
Di mana di halaman gedung terdapat siaran langsung dari reporter stasiun TV.
Wartawan terlihat memenuhi halaman gedung.
Aktris cantik itu juga beberapa kali muncul di stasiun TV dalam wawancara live.
Bahkan foto Nicole yang di katakan sangat mirip dengan aktris Yang Mi, pun ikut terpampang jelas di siaran TV.
Di saat Andi dan Nicole sedang menonton kehebohan siaran di TV.
Tiba-tiba HP Nicole bunyi.
Nicole buru buru mengangkat HP nya dan berkata,
"Halo Ya pa,.."
"Nicole kamu dan Andi ada di mana,? apa kalian sudah lihat berita heboh di TV ."
"Sudah pa, aku dan Andi sudah melihatnya. "
"Papa tenang saja kami baik baik saja, kami sedang ada di apartemen ReinDoz,.."
"Baiklah kalau kalian baik baik saja, untuk sementara waktu, sebaik nya jangan keluyuran dulu.."
"Nanti kalian bisa di kepung Netizen, dan akan menjadi semakin heboh "
ucap Bos Wang mengingatkan putrinya.
Setelah itu, dia pun mematikan panggilannya.
Andi sendiri sudah kembali ke dapur melanjutkan memasak, Tidak mau ambil pusing dengan kasus tersebut.
Hanya Nicole sendirian yang masih terus menonton berita tersebut.
Hingga terdengar suara Andi dari belakang nya.
"Nicole masakan sudah siap, yuk kita makan.."
Saat mendengar suara Andi Nicole baru kaget, dan berkata,
"Sudah siap,,.. kebetulan sedang lapar nih yuk.."
Dengan buru buru Nicole menyusul Andi ke dapur.
Nicole terbelalak tak percaya melihat hasil masakan Andi, yang sangat menggugah selera dan sangat wangi.
Dia buru-buru mengambil tempat duduk, tanpa malu malu dia mulai mencicipi masakan Andi satu persatu.
"Hmm enak,..nyam,.. mantab,..nikmat,.. luar biasa di..!"
__ADS_1
ucap Nicole penuh antusias.
Andi yang juga lapar, segera membantu mengambilkan nasi buat Nicole dan dirinya sendiri.
Lalu mereka berdua makan sepuasnya dengan bebas.
Di,.. ini apa ?"
ucap Nicole sambil menggunakan sumpitnya menunjuk sepiring masakan yang ada di hadapannya.
"Ini bola daging udang dan ikan tenggiri saos tomat, cobain saja."
ucap Andi sambil tersenyum.
Nicole pun mengulurkan sumpitnya menjemput bola daging, yang di lumuri saos kemerahan dengan taburan daun bawang cincang halus.
"Hmmm,..! Wow,..! enak banget,..!"
ucap Nicole antusias.
Dia kembali mengambil pagi dan lagi, setelah itu sambil tersenyum malu, dia berkata,
"Ayo kak, kok bengong.."
Andi pun mengangguk, sambil tersenyum dia pun mulai temani Nicole makan.
Setelah seluruh masakan di meja ludes berpindah kedalam perut.
Kedua orang itu pun terduduk lemas bersandaran di kursi kekenyangan.
"Gila di,.. ini baru kali pertama gua makan se kenyang ini, tapi masakan mu memang Top di,.. bikin nagih.."
"Luar biasa.."
Andi tertawa dan berkata,
"Kalau kamu suka, toh kini kita juga sulit kemana mana."
"Tiap hari aku akan masak untuk mu."
"Jangan,.. jangan,..! nanti aku bisa gendut kaya Pigy, gak mau ahh,.."
ucap Nicole sambil menggoyang goyangkan tangan nya.
Andi tersenyum lebar dan berkata,
"Kamu tenang saja, aku tidak akan biarkan kamu makan doang.."
"Aku akan temani kamu nge-gym, di apartemen ini kan ada ruang nge gym dan senam."
"Nanti kita bisa nge gym bareng, renang, dan aku juga akan mengajari mu beberapa ilmu bela diri.."
"Jadi kamu bisa melindungi diri, kalau ada yang menganggu mu.."
Nicole menganggukkan kepalanya dengan gembira, dia bukan suka dengan latihan bela diri yang kasar.
Tapi dia suka, karena dengan latihan bela diri, dia bisa berkontak lebih dekat dengan Andi.
Andi tentu tidak mengetahui jalan pikiran Nicole, bila tahu dia pasti akan mundur teratur.
"Untuk sementara kamu tidur di kamar , biar aku tidur di sofa,"
ucap Andi.
Nicole tertawa menanggapi usulan Andi.
"Buat apa ? ada kamar kok malah pilih tidur di sofa."
__ADS_1
ucap Nicole sambil tersenyum.