
Andi tersenyum lembut menatap kekasihnya yang sedang tidur pulas, Andi tidak ingin mengganggunya.
Setelah mengenakan jaketnya, Andi subuh-subuh sudah langsung berangkat ke pasar seorang diri.
Untuk pergi kepasar Andi harus berjalan keluar dari kompleks perumahan, di mana kost nya berada.
Kemudian Andi naik kendaraan umum 1 kali, baru bisa tiba di pasar tradisional yang di tuju.
Di pasar tersebut Andi langsung menuju ke bagian pasar ikan, di mana Andi membeli udang kerang dan ikan patin.
Setelah itu Andi baru membeli bahan-bahan bumbu untuk memasak ikan asem pedes, seperti cabe bawang putih bawang merah, daun bawang, bawang bombai, sereh lengkuas kunyit daun salam daun jeruk, jeruk nipis.
Andi juga membeli garam, tepung bumbu, kaldu bubuk dari jamur gula pasir saos tiram kecap manis dan asin.
Setelah beli bahan dapur, Andi baru masuk ke bagian pasar daging membeli daging sapi dan ayam.
Dari bagian daging Andi pindah ke bagian sayuran, Andi beli brokoli kangkung wortel, Andi juga membeli sebungkus telur puyuh dan dua bungkus tahu Jepang
Setelah menyelesaikan belanjaan untuk masaknya, Andi mampir ke tukang bubur, Andi membeli sebungkus bubur ikan dan beberapa batang Cakwe.
Lalu Andi pun kembali kekost dengan kendaraan umum.
Sampai di kost melihat Viona masih tidur, Andi menyiapkan semangkuk bubur ikan dengan taburan cakwe yang dipotong kecil-kecil dengan gunting.
Setelah menyiapkan nya di meja, Andi menulis pesan kecil ke Viona.
"Vi aku ada di dapur, kamu makan dulu bubur nya baru mandi."
Andi juga meletakkan segelas susu di samping bubur, karena Andi tahu Viona punya kebiasaan minum segelas susu setiap bangun tidur.
Andi sendiri hanya mengigit sebatang cakwe, sambil bergegas menuju dapur mempersiapkan segala bahan buat masak, karena memasak patin asem pedes adalah yang paling repot.
Andi memulai dari itu dahulu, Andi melumuri ikan yang telah di cuci bersih dengan jeruk nipis asam Jawa, dan garam.
Andi mendiamkannya agar bumbunya meresap, Andi meneruskan dengan menghaluskan bumbu dan menumis nya hingga berbau wangi.
Baru Andi memasukkan ikan patin untuk di masak, sambil memasukkan air secukupnya disusul dengan potongan nanas, tomat, daun jeruk daun salam sereh dan terakhir memasukkan garam gula pasir dan kaldu jamur secukupnya.
Setelah di angkat dan di pindahkan ke sebuah mangkuk besar, Andi baru meletakkan beberapa lembar daun kemangi diatasnya.
Dengan demikian selesailah masakan ikan asem pedes ala Andi.
Andi kemudian mencuci beras dan memasaknya dengan rice cooker, yang tinggal dipijit saja.
Untuk selanjutnya Andi mulai merebus kerang yang sudah di cuci dan disikat kulitnya dan merebus telur puyuh secara terpisah.
Kerang setelah matang langsung diangkat ditiriskan, Sambil menunggu kerang itu dingin.
__ADS_1
Andi mulai mengupas telur puyuh.
Setelah selesai, Andi baru mengupas kerang, membuang bagian yang kosong, menyisakan cangkang yang berisi daging kerang.
Andi kemudian mulai menumis bumbu untuk memasak kerang seperti bawang putih bawang merah bawang bombai yang sudah diiris-iris dan beberapa batang cabai yang juga diiris tipis-tipis.
Lalu Andi mencampurnya dengan sedikit air, saos tiram kecap manis garam dan kaldu jamur , baru kerang-kerang tadi di masukkan di campur hingga rata dan diangkat dipindahkan ke piring, ditaburi irisan daun bawang di atasnya.
Selanjutnya Andi mulai mengupas brokoli kemudian direndam dengan air garam, agar ulat-ulat sayur di dalam brokoli keluar tidak bersembunyi di dalam brokoli.
Setelah mencuci bersih brokoli, Andi baru mengupas dan mengiris wortel menjadi kecil-kecil
Lalu Andi mengupas udang dan mengiris potongan dada ayam dan jamur hitam.
Andi juga menyiapkan semangkuk air tepung kanji.
Kemudian Andi mulai menumis cincangan bawang putih, memasukkan daging ayam udang jamur memasukkan brokoli dan wortel yang sudah direbus duluan sampai matang.
Lalu memasukkan air tepung kanji, garam saos tiram kaldu jamur, irisan bawang Bombay dan potongan tahu Jepang yang sudah digoreng.
Setelah diaduk merata, Andi pun mulai memindahkannya ke piring.
Andi selanjutnya mulai menggoreng udang yang sudah diberi lapisan tepung bumbu.
Selesai membuat Udang goreng tepung, sambil menunggu udangnya selesai di goreng dan di tiriskan.
Andi mulai menumis bawang putih merah irisan cabe dengan sayur kangkung.
Andi kemudian mulai menumis daging sapi, yang telah direndam backing powder, agar empuk dagingnya, lalu menambahkan telur puyuh rebus yang sudah dikupas kulitnya, sambil di beri air kanji saos tiram kecap manis, garam gula kaldu jamur.
Lalu tumisan tersebut di siramkan keatas kangkung yang sudah ditumis tadi.
Maka selesailah masakan Andi, Viona yang baru datang tersenyum malu-malu menatap Andi dan berkata,
"Maaf di,.. aku tidak bantu apa-apa.."
Andi tersenyum menatap Viona dan berkata,
"Tidak apa-apa Vi, aku malah merasa lebih bebas bila bekerja sendirian begini.."
"Ohh ya bubur dan susu nya sudah di makan belum ?"
tanya Andi.
Viona mengangguk dan berkata,
"Sudah..makasih ya di.."
__ADS_1
Andi tersenyum lembut dan berkata,
"Pergilah mandi kedua orang itu sebentar lagi mungkin tiba, bila melihat mu seperti ini mereka tentu akan meledek mu.."
Viona mengangguk, tapi sebelum pergi ke kamar mandi.
Dia menyempatkan diri melihat hasil karya masakan Andi.
Viona langsung terbelalak tak percaya, dia lalu buru-buru mengambil sendok kecil dengan penuh penasaran mencicipinya satu persatu.
Dia mengacungkan jempol kearah Andi dan berkata,
"Hebat di,.. luar biasa rasanya seperti masakan restoran semua.."
"Tampilan nya juga keren dan sangat menarik."
"Kami datang...!"
"Apa yang bisa di bantu...?"
terdengar suara teriakan Santi dan Sarah yang baru saja datang.
Andi tersenyum lebar menatap kedua gadis tersebut kemudian berkata,
"Wah kebetulan kalian datang, tolong bantu angkat masakan ini satu persatu ke ruang depan sana.."
"Termasuk nasi di dalam rice cooker itu.."
ucap Andi sambil sibuk mencuci kuali sendok piring pisau dan berbagai perlengkapan yang digunakan untuk memasak tadi.
Sarah dan Santi sama-sama terkejut melihat hasil kreasi masakan Andi yang menakjubkan.
Mereka berdua mengikuti jejak Viona tadi mencicipinya.
Kedua orang itu saling pandang setelah mencicipi masakan Andi, mereka berdua serentak berkata,
"Gila..luar biasa..."
Lalu sambil tertawa-tawa mereka bertiga saling membantu membawa satu persatu masakan Andi kemeja diruang tamu.
Yang kini di sulap jadi meja makan.
"Aduh Vi cepat mandi gih..sana..! ini wangi masakan tar jadi bau jigong mu semua.."
ucap Santi sambil tertawa.
Viona menjulurkan lidahnya meledek temannya, lalu dia buru-buru bergegas pergi mandi.
__ADS_1
Sebelum masuk ke kamar mandi Viona berteriak,
"Biar bau Andi juga tetap suka, daripada kamu biar wangi pun tetap cuma Marcel yang suka..!"