AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU

AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU
PERMOHONAN WANG JIN


__ADS_3

Sesaat kemudian Wang Xing pun berkata,


"Bila tidak ada hal lainnya, aku mau permisi.."


"Sampai bertemu di pengadilan,..pak Andi.."


Setelah berkata, Wang Xing pun bangkit dari kursinya memberi hormat kearah Wang Jin dan berkata,


"Paman aku pamit permisi duluan.."


Wang Jin mengangguk, lalu dia pun ikut bangkit duduk dari kursinya dan berkata,


"Sama aku juga sudah lelah, ingin pulang istirahat, ayo kita keluar dari sini bersama sama."


Wang Jin menepuk pundak Wang Xin, menunjukkan rasa simpati dan dukungan nya buat Wang Xing.


Wang Xing tersenyum pahit dan berkata,


"Terimakasih paman, mari Paman hati hati.."


Wang Xing membantu orang tua itu menuruni tangga, dalam hal ini, harus di akui Wang Xing ini sangat berbakat mengambil hati orang tua itu.


Tapi saat mereka baru menuruni dua undakan tangga, tiba tiba terdengar suara Andi dari arah bawah berkata,


"Harap Bos Wang Jin dan Pak Wang Xing tunggu sebentar,..!"


"Saya masih belum selesai, masih ada yang belum sempat di bahas.."


"Kamu mau bahas apa lagi ? Bocah tengik jangan berani menguji kesabaran ku..!'


Bentak Wang Xing kesal yang dia tujukan ke Andi.


Andi tidak ambil pusing, Andi memberi kode ke Berry agar membawakan setumpuk bahan yang dia perlukan.


Setelah menerimanya dari Berry, Andi dengan tenang berkata,


"Di sini aku punya data 6 tahun yang lalu, di mana kamu Wang Xing bekerja sama dengan petinggi group Chu, Toni Chu Di."


"Kamu menjual berbagai data dan proyek perusahaan ke Chu Di,. sehingga Group Wang mengalami kerugian tidak kecil.."


"Akibat hal ini, kekayaan Group Chu meningkat ke urutan kedua, sedangkan group Wang terdepak turun ke peringkat ke lima."


ucapan Andi menuai respon dari berbagai pihak.


Terutama golongan yang duduk di barisan tengah.


Bos Wang Lei sendiri dan Nicole juga terlihat terkejut dan menatap kearah Andi dengan tatapan mata tak percaya.


"Fitnah macam apa itu, bocah tengik kamu sudah kelewatan..!"


teriak Bos Wang Xing marah.


Dia buru buru menghampiri Andi, lalu melayangkan sebuah tendangan Bruce Lee kearah Andi.

__ADS_1


Tapi Andi sambil tersenyum hanya menggeser sedikit kakinya dengan langkah sesat keluarga Huo.


Tendangan tersebut pun lewat begitu saja di sampingnya.


Tidak puas sampai di sana, Wang Xing menangkap baju bagian dada Andi lalu hendak menarik dan membanting Andi.


Tapi pinggangnya di tahan oleh tangan Andi,. sehingga bantingannya tidak berhasil.


Saat dia mencoba mengulanginya lagi, tubuh Andi bahkan tidak bergeming.


Andi sendiri dengan gerakan cepat yang tidak terlihat, malah melempar tubuh Wang Xing terbang melewati atas tubuhnya.


Saat mendarat di atas lantai, wajah Wang Xing langsung mencium lantai yang keras.


Wang Xing terlihat jatuh dengan posisi tengkurap dan terlihat kesulitan untuk bangkit berdiri.


Wajahnya babak belur, hidung dan mulutnya berdarah.


Wang Xing yang biasanya sangat bangga dengan ilmu taekwondo dan Judo nya, sekali ini bertemu Andi, dia benar-benar mati kutu di buatnya.


"Pak Wang Xing, aku sarankan sebaiknya kamu jaga sikap mu, sebelum nanti kamu menjadi menyesal."


ucap Andi dingin


Lalu tanpa menoleh dia menghampiri laptop membuka sebuah file, di dalam ada rekaman pembicaraan dan gambar Wang Xing dan Chu Di sedang melakukan konspirasi dan negosiasi untuk menjatuhkan group Wang.


Begitu file di buka oleh Andi, di layar monitor pun muncul tayangan rekaman tersebut.


Dengan histeris, dia segera berlari kedepan layar ingin menutupi dengan tubuhnya dan berteriak,


"Ini tidak benar, tayangan ini palsu,.. ini cuma editan dari bocah tengik ini..!"


Tapi percuma saja Wang Xing melakukannya, layar itu terlalu lebar,.dan semua orang sudah melihatnya dengan jelas.


Sikapnya yang seperti itu, malah membuat orang orang semakin yakin dia memang pernah melakukan hal itu..


Wang Jin tersenyum sedih dan terus menggeleng gelengkan kepalanya.


Setelah tayangan usai, Andi kembali melanjutkan berkata,


"Di sini saya juga, masih memiliki sejumlah data korupsi yang di lakukan oleh Wang Xing terhadap dana perusahaan.."


"Pak Berry,. mohon bantu sebarkan data data ini, ke para pemegang saham yang terhormat..."


ucap Andi sambil menoleh kearah Berry.


Berry dengan sigap bangkit berdiri, lalu dia menyebarkan beberapa copyan berkas yang sudah di siapkan.


Untuk di sebarkan ke semua orang yang hadir dalam rapat tersebut, tidak terkecuali Wang Xing pun dapat.


Setelah semua orang menerima berkas copyan tersebut, suara kasak kusuk pun semakin santer terdengar.


Bos Wang Jin wajahnya semakin sedih dan muram, saat dia menatap kearah Wang Xing..

__ADS_1


Tapi dia tidak berkata apa-apa, hanya menggenggam erat berkas ditangannya, yang sama sekali tidak dia lihat..


Wang Xing terduduk lemas di atas lantai, menatap berkas tuduhan yang ada di tangan nya.


Andi sambil tersenyum dingin berkata,


"Dengan segala perbuatan mu, dan bukti yang ada saat ini."


"Maka sesuai peraturan dan pasal di dalam aturan group maupun perusahaan.."


"Maka Pak Wang Xing sudah seharusnya di pecat secara tidak hormat dari group Wang."


"Semua aset dan property, yang di miliki oleh pak Wang Xing, selama beliau menjabat di group, wajib di kembalikan ke group dan perusahaan ."


Wang Xing terlihat pias, lalu dia buru-buru berlutut di depan Wang Jin dan berkata,


"Paman bantulah Xing er,.. Xing er sudah tahu salah dan menyesal.."


Tubuh pak tua itu gemetaran, dia memejamkan sepasang matanya sambil menengadah keatas.


Dan bergumam kecil,


"Su Nio,.. aku tidak mendidiknya dengan baik ini adalah salah ku.."


"Tapi aku tetap akan melindunginya selama aku masih hidup."


"Aku tidak akan pernah mengecewakan pesan terakhir mu pada ku.."


"Anggap saja ini untuk menebus kesalahan masa lalu ku pada mu.."


Setelah bergumam seorang diri, Wang Jin berjalan menghampiri bos Wang Lei.


Sambil membungkukkan badannya kearah Wang Lei, Wang Jin berkata,


"Lei er,.. pandanglah muka paman mu yang sudah tua ini, tolong lepaskan lah Xing er sekali ini.."


"Bagaimana pun darah yang mengalir di tubuh kalian masih darah yang sama, dia masih saudara mu juga.."


"Paman tahu kesalahan yang di buat Xing er sangat fatal, tapi kita masih satu keluarga jadi paman mohon.."


Wang Lei buru buru berdiri ,lalu menahan bahu pamannya dan berkata,


"Paman tapi ini di luar wewenang ku, bila ini masalah pribadi tentu aku akan memaafkan nya."


"Tapi ini adalah masalah perusahaan di mana harus ada pertanggungjawaban dengan pemegang saham lain.."


"Aku,..!"


ucap Wang Lei ragu dan tidak enak hati.


Tiba-tiba Wang Jin menjatuhkan diri berlutut di depan Wang Lei dan berkata,


"Apa begini sudah boleh,..?"

__ADS_1


__ADS_2