
"Halo pa,..papa ada di mana ?"
tanya Nicole begitu telponnya diangkat.
"Papa di kantor nak, ada apa ? kasus Andi gimana sudah beres,? kedua orang itu sudah ditemukan.?"
tanya Bos Wang ingin tahu.
"Sudah pa, semua sudah beres."
"Kak Andi kini sudah ada di sampingku, Pa,.. kak Andi minta, Papa hari ini juga adakan rapat umum pemegang saham.."
"Papa bisa,..?"
tanya Nicole.
"Buat apa nak, ? bisa sih bisa aja,.. hanya saja setidaknya ada penjelasan yang jelas, bila tidak takutnya para pemegang saham akan marah.."
"Karena mereka semua kan juga punya kesibukan yang sudah terjadwal.."
ucap Bos Wang memberikan penjelasan.
Nicole menatap kearah Andi dan berkata sambil menutup speaker telponnya.
"Papa minta penjelasan acara yang akan di bahas..gimana nih..kak ?"
tanya Nicole bingung.
Andi tersenyum tenang dan berkata,
"Bilang aja, sidang ini di khususkan buat Wang Xing dan masa depannya.."
Nicole pun menyampaikan pesan dari Andi ke ayahnya, mendengar hal itu Bos Wang Lei sangat kaget dan berkata.
"Ini masalah besar tidak boleh di buat main main, apa Andi punya keyakinan dan bukti pendukung kuat buat hal itu..?"
Nicole menoleh kearah Andi dan memberikan penjelasan ulang ke Andi.
Andi mengangguk dan berkata,
"Katakan saja, percayakan pada ku, aku punya rencana untuk itu, tentu aku punya keyakinan dan bukti kuat."
Nicole mengangguk lalu balas menyampaikan ke ayahnya.
Bos Wang menghela nafas berat dan berkata,
"Baiklah minta Andi persiapkan segala nya lengkap lengkap.."
"Malam ini jam 7 datanglah ke kantor pusat, tempat rapat sama seperti yang kemaren.."
"Sampai ketemu di sana.."
ucap Bos Wang.
__ADS_1
Sesaat kemudian dia kembali bertanya balik ke putrinya.
"Ada hal lain nak,..?"
"Belum ada pa, cuma itu saja.."
jawab Nicole.
"Baik papa akan mempersiapkan nya, sampai di sini dulu ya nak, bye.."
ucap Bos Wang sebelum memutus sambungan nya.
Nicole menyimpan HP nya, lalu menatap kearah Andi.
Andi mengangguk dan berkata,
"Ayo kita sekarang pergi ketempat Berry.."
"Berry loe buka kamar di mana,? barang barang ku yang di kantor dan kamar pribadi ku, sudah kamu bawa semua ketempat mu kan..?"
ucap Andi sambil menatap ke Berry.
Berry mengangguk dan berkata,
"Sudah di,.. semua sudah aku pindahkan, barang mu semua ada di mobil Nicole, aku belum sempat menyimpannya ke kamar hotel."
"Kami langsung buru buru pergi cari Kho Cung Cung di Lung Hua Jie.."
Andi mengangguk dan berkata,
"Mari bantu aku persiapkan bahan untuk di gunakan di rapat nanti."
Nicole dan Berry mengangguk, lalu mereka bertiga pun naik kemobil Nicole yang langsung bergerak menuju gedung kantor Andi Automotif Company.
Karena menggunakan mobil Nicole, mereka bertiga bisa melewati pos penjagaan petugas dengan aman, tanpa melalui pemeriksaan.
Setelah Nicole memarkirkan mobilnya, mereka bertiga langsung menggunakan lift untuk naik ke lantai 100, yang merupakan kantor sekaligus merangkap tempat tinggal Andi.
Setelah tiba di dalam ruangan kantor Andi, Andi pun membagi tugas ke Berry dan Nicole untuk membantunya menyiapkan berbagai data untuk bahan meeting dan presentasi.
Saat jam menunjukkan pukul 5.30 sore, Andi yang di bantu oleh Nicole dan Berry akhirnya berhasil menyelesaikan semua bahan yang akan di gunakan untuk bahan meeting di rapat umum pemegang saham.
Andi melakukan pengecekan keseluruhan sekali lagi, setelah yakin sudah lengkap tanpa ada yang tertinggal.
Mereka bertiga pun langsung bergerak meninggalkan gedung kantor Andi menuju gedung kantor pusat.
Andi Nicole dan Berry yang tiba duluan di lokasi, mereka bertiga langsung pergi keruang meeting untuk mempersiapkan segala sesuatunya, di bantu oleh beberapa asisten bagian tehnis, yang masih bawahan nya Nicole.
Setelah segala sesuatu nya siap dan beres, Andi Berry dan Nicole pun mengambil tempat duduk didepan.
Mereka bertiga mengobrol santai sambil melepas lelah.
Menunggu kedatangan para pemegang yang belum terlihat ada yang hadir.
__ADS_1
Tepat jam 7 satu persatu para pemegang saham mulai berdatangan.
Bos Wang pun sudah terlihat hadir di sana, dia duduk di sebelah Andi sambil mendengar cerita dari Nicole tentang perjalanan Berry dan Nicole dalam upaya menemukan John dan Seno.
Hingga akhirnya membawa kedua orang itu kekantor polisi, untuk ditukar dengan kebebasan Andi, setelah pihak kepolisian mendapatkan pengakuan dan alat bukti pendukung yang kuat dari Nicole.
Tepat jam 7,30 baru terlihat, Wang Xing dan kakek tua yang berpakaian tradisional China, mengobrol akrab sambil melangkah masuk kedalam ruangan meeting.
Mereka berdua mengambil tempat duduk yang terpisah dari kelompok Bis Wang Lei.
Kini di dalam gedung meeting, terbagi menjadi 3 kelompok yang menempati tempat duduk terpisah.
Kelompok pertama adalah kelompok Bos Wang Lei yang menempati tempat duduk di bagian paling depan dan bawah.
Kelompok kedua adalah kumpulan para pemegang saham minoritas yang menempati kursi bagian tengah.
Kelompok ketiga yang merupakan kelompok terakhir, yang hanya terdiri dari dua orang, yaitu kakek tua berpakaian tradisional dan Wang Xing.
Mereka memilih duduk di paling belakang dan menempati posisi paling atas.
Setelah semua pemegang saham sudah hadir di dalam ruangan, terlihat seorang wanita cantik berjalan masuk kedalam ruangan meeting.
Dia langsung menghampiri Bos Wang Lei, dengan sikap hormat dia menyerahkan sebuah daftar dan berkata,
"Pak Wang Lei, ini daftar tamu yang hadir, saya sudah cek."
"Semua tamu undangan rapat para pemegang saham, semuanya sudah hadir.."
Wang Lei mengangguk dan menerima daftar laporan dari gadis itu, lalu berkata singkat.
"Terimakasih Rose.."
Gadis itu mengangguk, memberi hormat setelah mengucapkan kata permisi, dia pun mengundurkan diri dari ruangan tersebut.
Setelah gadis itu pergi Bos Wang Lei pun berdiri dari kursinya, lalu berjalan kedepan dan berkata,
"Hadirin yang terhormat sekalian,.hari ini aku mengundang kalian semua mendadak kemari adalah untuk membahas.."
"Pertama, aku ingin mengklarifikasi rapat sebelumnya yang menuduh direktur pelaksana Andi Automotif Company melakukan tindakan penyalahgunaan wewenang untuk memperkaya diri sendiri adalah tidak benar.."
"Nanti semua bukti akan di buka dan di bahas serta di jelaskan oleh direktur pelaksana pak Andi secara langsung.."
"Hal kedua adalah di kesempatan ini, nanti akan di bahas ulang struktur organisasi group Wang."
"Karena ada salah satu petinggi pemegang saham, yang harus terlibat dengan masalah hukum."
"Sehingga dia akan kehilangan haknya sebagai pemegang saham, sekaligus akan di keluarkan dari Group Wang secara tidak hormat."
"Itulah dua hal utama yang akan di bahas di pertemuan ini.."
"Untuk selanjutnya saya persilahkan pak Andi untuk maju kedepan menjelaskan semuanya.."
ucap Bos Wang Lei sambil memberi kode agar Andi maju menggantikannya.
__ADS_1