
Di tangan masing masing gadis itu memegang sebatang pedang yang masih berada di dalam sarung pedang.
Kedua gadis itu saling tatap dengan wajah dingin, saat perahu mereka saling mendekat.
Tiba-tiba kedua gadis itu mencabut pedang mereka masing masing dari sarungnya.
Lalu tubuh mereka yang di gantung tali kawat halus, sama sama melompat keluar dari dalam perahu dan melayang di udara saling serang di udara.
Dimana pedang mereka berulang kali saling beradu di udara.
Tiba-tiba gadis yang berwajah mirip Violin dan Viona menjerit kecil, pedang yang sedang dipegang ditangannya terlepas jatuh kedalam sungai.
Proses syuting langsung di hentikan, tubuhnya yang tergantung di udara pun perlahan-lahan di turunkan.
Andi yang bermata tajam bisa melihat telapak tangan gadis itu bagian luarnya terluka dan berdarah.
Tadi saat dia dan lawan main nya sedang beradu pedang di udara,
karena kurang hati-hati.
Telapak tangan bagian luarnya tergores pedang lawan mainnya.
Sehingga terluka dan berdarah, gadis itu sambil menahan nyeri, membiarkan team kru film membantu merawat luka di tangannya.
Andi diam diam merasa kasihan dengan gadis itu, melihat kejadian ini, Andi baru sadar sangat tidak mudah proses syuting film silat bagi seorang aktris wanita.
Masih untung yang terkena adalah tangan, coba kalau di wajah, apa tidak langsung habis karir aktris wanita tersebut.
Beberapa saat setelah di rawat, kini gadis itu kembali melanjutkan syuting nya kembali.
Untuk menutupi perban luka di tangannya, gadis itu kini menggunakan sarung tangan sebagai penutup luka..
Syuting kembali di lanjutkan dengan tubuh kedua gadis itu tergantung di udara.
Saat terdengar aba aba dari sutradara, kedua gadis itu kembali saling serang di udara.
Kedua pedang mereka kembali beradu di Udara.
Karena ini proses syuting sambungan adegan sebelumnya hal ini menjadi tidak mudah.
Setiap kesalahan terjadi, di mana ada gerakan kurang nyambung, ataupun kurang pas.
Kedua artis itu terpaksa harus mengulanginya berulang kali.
Lama kelamaan kedua gadis itu mulai kelelahan, peluh mulai membasahi wajah dan leher mereka yang putih halus.
Melihat hal ini Andi semakin kasihan dengan kedua gadis yang sedang melakukan syuting itu.
Di dalam hati Andi berpikir, wajar saja artis dunia hiburan selalu di bayar mahal.
Ternyata tuntutan pekerjaan mereka sungguh tidak mudah, jadi wajar bila mereka di bayar mahal..
"Ahhhhh,..'
tiba tiba gadis yang berwajah mirip dengan Violin berteriak kaget.
Tubuhnya melayang jatuh dari udara secara tiba-tiba, karena tali yang di gunakan untuk menggantung tubuhnya putus.
Andi yang melihat hal itu langsung bergerak cepat, dengan berlompatan ringan Andi melayang kearah gadis itu untuk melakukan penyelamatan.
__ADS_1
Tubuh gadis itu melayang cepat jatuh kebawah langsung menuju kearah sungai di bawahnya.
Tapi sebelum tubuhnya jatuh menghantam keatas air sungai yang berwarna kehijauan.
Pinggangnya telah di sambar oleh Andi, Andi saat mendarat diatas sungai, dia menutulkan kakinya beberapa kali diatas Air, sebelum akhirnya Andi mendarat ringan diatas perahu sambil memondong tubuh gadis itu.
Gadis itu terus menatap Andi dengan bengong.
Andi menurunkan gadis itu dari pondongan nya dan berkata,
"Di sini sudah aman, aku pergi dulu.."
Andi kemudian meninggalkan perahu, melayang ringan kembali kearah rumah makan, yang terletak di tepi sungai.
Saat kembali ke hadapan Nicole,
Andi langsung berkata,
"Nicole cepat kita tinggalkan tempat ini.."
Nicole yang juga sedang bengong, hanya bisa membiarkan Andi menarik tangannya berlarian meninggalkan rumah makan tersebut.
Saat melewati kasir, Andi langsung meletakkan beberapa lembar uang merah didepan meja petugas kasir, yang bengong.
Setelah itu Andi dan Nicole pun segera meninggalkan rumah makan itu dengan terburu-buru.
Saat kembali kedalam mobil dan bergerak meninggalkan kawasan tepian Qin Huai river.
Nicole pun berkata,
"Di,.. bagaimana bisa kamu..?"
"Kamu sudah melihat semuanya, aku juga tidak akan menutupinya lagi."
"Aku adalah keturunan keluarga Huo, aku mewarisi kemampuan bela diri dari kakek ku.."
Nicole meski sulit percaya, tapi dia menganggukkan kepalanya.
Dia percaya dengan Andi, yang tak mungkin berbual dan menipunya.
"Semoga saja kejadian tadi gak da yang merekamnya,bila tidak tentu aku akan jadi viral.."
ucap Andi pelan.
Nicole yang sudah lebih tenang pun berkata menggoda Andi.
"Pahlawan menyelematkan aktris cantik yang sedang naik daun, dan boleh di bilang paling populer dewasa ini.."
"Mau viral gak viral juga tetap sebentar lagi kak Andi bakal tenar.."
"Ku rasa malam ini pun gadis itu pasti akan datang mencari kak Andi."
"Sebelum nya saja udah tertarik, setelah kejadian ini, semakin susah cakap dah.."
ucap Nicole sambil menertawai Andi.
Andi yang di candi Nicole, bukannya gembira, dia malah terlihat agak pucat dan cemas.
Andi yang sedang grogi terlihat dengan sangat jelas.
__ADS_1
Andi terus ******* ***** setir di hadapannya dengan wajah panik.
"Nicole apartemen yang dulu kamu pinjamkan ke aku, masih kosong, apa ada yang isi..?"
tanya Andi tiba-tiba.
"Masih kosong kenapa ?"
"Kak Andi mau pindah kesana..?"
Andi mengangguk cepat dan berkata,
"Gak da pilihan lain, aku harus ngungsi kesana."
"Nicole kita kembali ke kantor ku bentar ya ?"
Nicole mengangguk dan berkata,
"Terserah, kalau kak Andi ingin beres beres aku akan bantu.."
"Tapi kunci apartemen ada di rumah ku, kita nanti harus mampir rumah ku bentar ambil kunci baru ke apartemen itu.."
Andi mengangguk cepat dan berkata,
"Makasih ya Nicole, maaf sikap ku yang suka mencampuri urusan orang jadi merepotkan mu.."
"Kamu tadi makannya jadi terganggu karena aku, tapi tenang aja.."
"Di dekat apartemen ada pasar modern, nanti saya akan belanja bahan masakan di sana."
"Nanti aku akan masak enak untuk mu.."
"Ehh kak Andi juga bisa masak ?"
"Wah sempurna deh hidup artis itu, kalau dapatin kak Andi.."
ucap Nicole dengan bibir sedikit cemberut karena iri.
Andi melirik kearah Nicole dan berkata,
"Jangan suka berkhayal, ini adalah hal yang tidak mungkin.."
"Perasaan ku selamanya hanya ada untuknya, selain dia tidak akan ada yang lain.."
"Kak aku semakin penasaran dengan tunangan kakak itu..'
"Mengapa dia bisa sebodoh itu melepaskan kakak memilih yang lain.'
"Bila aku jadi dia, meski kakak selamanya koma, aku juga tidak akan pernah ninggalin kakak.."
"Pria seperti kakak pantas deh di perjuangkan.."
"Terkadang ingin rasanya aku berangkat ke kota J mencari kekasih kakak itu.."
Mendengar ucapan Nicole,.Andi kaget bukan main.
"Dia segera meminggirkan mobilnya, sambil menatap Nicole dengan cemas Andi langsung memegang tangan Nicole dan berkata,
"Nicole berjanjilah pada ku, jangan pernah mencari ataupun menghubunginya.."
__ADS_1
"Aku mohon dengan sangat.."