
Begitu mendengar penjelasan Bos Wang Lei, dan melihat Andi bergerak maju kedepan.
Wang Xing langsung mengerutkan alisnya, dia tidak menyangka secepat itu Andi sudah berhasil keluar dari jeratan yang 'sudah dia siapkan untuk nya.
Wang Xing didalam hati jadi bertanya tanya, apa yang sedang di persiapkan oleh kubu Wang Lei untuk melawan dirinya.
"Selamat malam hadirin yang terhormat semuanya, untuk menghemat waktu aku akan langsung menuju inti masalah saja.."
"Pertama saya akan menunjukkan bukti bahwa saya tidak melakukan penyalahgunaan seperti yang di tuduhkan ke saya, beberapa waktu yang lalu.."
"Ini adalah bukti pertama saya, hadirin sekalian yang terhormat bisa melihat sendiri.."
ucap Andi kemudian menyalakan.mesin proyektor.
Di layar monitor yang lebar, semua orang bisa menonton dengan jelas, di mana terlihat John dan Seno datang menemui Andi.
Dan mereka bertiga terlibat obrolan serius cukup lama, hanya saja rekaman hanya menampilkan gambar, tidak ada suaranya.
Andi memutar hingga selesai rekaman tersebut, setelah itu saat kembali ke bagian awal Andi membuat Pause, sehingga tayangan di layar terhenti di sana.
Andi lalu menggunakan pointer menyoroti bagian kanan atas layar dan berkata..
"Ini adalah tanggal kedatangan John dan Seno saat mereka datang menemui ku."
"Mereka mendatangi ku untuk meminta aku menandatangani berkas berkas pengalihan sisa dana kelebihan laporan pajak dan keuangan Andi Automotif Company, ke pos lain.."
"Agar laporan pajak Andi Automotif Company tidak melebihi, total laporan pajak group Wang dan anak perusahaannya."
"Yang menurut Seno, laporan pusat dan cabang lain, semua melaporkan data keuangan fiktif kekantor pajak, untuk mengurangi pembayaran pajak."
"Sedangkan Andi Automotif Company melaporkan data keuangan dan pajak riil, hal ini bisa menimbulkan kecurigaan petugas audit pajak yang katanya akan datang keesokan harinya..."
"Di sini adalah tgl 7 Januari, berarti audit pajak akan di lakukan tgl 8 Januari."
ucap Andi sambil menunjuk kearah tanggal di layar monitor.
"Di saat bersamaan Bos Wang Lei dan Nona Wang sedang berangkat ke Canada dari tanggal 7 hingga tanggal 14 baru kembali ke Nanjing."
"Momen ini di manfaatkan oleh mereka berdua untuk memaksa ku menandatangani berkas yang mereka sudah siapkan untuk ku, dengan alasan situasi mendesak."
"Saya waktu itu sempat menghubungi Bos Wang Lei dan Nona Wang Ling, tapi berhubung mereka masih dalam pesawat, saya tidak berhasil menghubungi mereka."
"Karena situasi mendesak, saya takut terjadi sesuatu pada Group pusat bila saya berlaku lambat.."
"Akhirnya saya pun menandatangi semua berkas yang mereka siapkan untuk ku.."
__ADS_1
ucap Andi menceritakan kronologis dirinya saat itu.
Si kakek berpakaian tradisional,.tiba tiba bangkit berdiri dan berkata,
"Tayangan itu tidak ada suaranya, semua berdasarkan cerita mu sendiri.. bagaimana kami bisa percaya..? apa omongan mu benar atau hanya karangan indah saja .."
"Lagi pula Bos Wang Lei dan putrinya tidak ada kan masih ada yang lain, seperti Zorro asisten direktur Wang Lei."
"Kenapa kamu tidak bertanya dengan mereka..?"
Andi tersenyum tenang dan berkata,
"Terimakasih atas masukannya, maaf sama pak siapa saya berbicara..?"
"Saya Wang Jin,.adik kandung Wang Ju pendiri perusahaan group Wang.."
"Wang Lei dan Wang Xing adalah putra putra kakak ku, jadi masih terhitung keponakan ku.."
ucap kakek Wang Jin sambil membusungkan dadanya dengan bangga.
Andi memberi hormat kearah Wan Jin dan berkata,
"Terimakasih atas pengajarannya, senior Wang Jin.."
Setelah mesin penjawab telpon selesai di putar, di sana memang terdengar suara Zorro yang menolak menjawab pertanyaan Andi, dengan alasan bila itu urusan pajak dan keuangan Seno lah yang lebih tahu ketimbang dirinya.
Yang Andi tanyakan ke dia adalah di luar kapasitas dan wewenang nya untuk menjawab.
Setelah mendengarkan rekaman tersebut, hampir mayoritas kelompok di tengah berkasak kusuk sendiri memberikan pembelaan ke Andi.
Sesaat kemudian Andi kembali melanjutkan berkata,
"Hadirin sekalian ini adalah tayangan pernyataan langsung dari pengakuan John dan Seno tanpa unsur paksaan.."
Selesai berucap Andi melanjutkan penayangan rekaman lainnya, yang berisi rekaman pengakuan John dan Seno.
Di sana mereka juga menyebutkan siap orang yang menyuruh mereka melakukan hal itu ke Andi.
Di dalam tayangan di sebutkan yang menyuruh mereka adalah Mario dan Wang Xing.
Mendengar hal itu Wang Xing pun berdiri dan berkata dengan suara keras,
"Ini fitnah, fitnah yang sangat keji, kedua orang ini tidak boleh di percaya dan di biarkan bebas berkeliaran..!!"
Andi sambil tersenyum tenang berkata,
__ADS_1
"Kalau hal itu pak Wang Xing tak perlu berkhawatir, karena kedua orang ini, justru saat ini sedang di tahan oleh pihak kepolisian.."
Ucapan Andi membuat wajah Wang Xing menjadi kusut dan agak cemas.
Dia milih kembali duduk di kursinya sambil menatap kearah Andi dengan tajam, menunggu kejutan berikutnya yang akan Andi berikan untuk nya.
"Mengenai ini fitnah atau fakta, setelah menyaksikan tayangan ini, semua pun akan menjadi jelas.."
ucap Andi sambil membuka file, yang berisi rekaman.
Di mana disana terlihat tayangan Mario sedang berusaha membujuk John untuk bekerja sama menjebak Andi.
Setelah rekaman tersebut selesai langsung di sambung dengan rekaman, di mana kini terlihat Wang Xing sendiri, yang sedang berusaha membujuk Seno untuk menjebak Andi.
Melihat kedua tayangan itu, Wang Xing tidak bisa menahan diri untuk memaki maki Seno dan John yang telah menghianatinya.
Segala kata kata kotor dan umpatan keluar dari mulutnya.
Hingga Wang Jin, menarik tangannya memberi kode ke Wang Xing agar bersikap tenang.
Wang Xing baru tersadar, dia pun terdiam.
Wajahnya yang hitam semakin hitam karena sedang menahan rasa jengkelnya.
Setelah kedua tayangan selesai, suara dukungan terhadap Andi dari kelompok tengah semakin banyak dan ramai.
Andi sambil tersenyum mengejek menatap Wang Xing dan berkata,
"Pak Wang Xing tindakan mu kali ini sangat kelewatan.."
"Tapi secara perusahaan, perusahaan tidak bisa memberi sangsi ke anda, karena tidak ada aturan itu.."
"Tapi secara hukum, sebentar lagi akan ada tuntunannya untuk mu, kamu nanti bisa mengurusnya di kantor polisi dan pengadilan.."
Wang Xing tidak berkata apa-apa hanya mendeliki Andi dengan sangat marah.
Andi tidak menanggapi delikan mata Wang Xing, melainkan melanjutkan berkata,
"Tapi perusahaan punya aturan, bila ada anggota grup maupun karyawan Group tersandung kasus hukum.."
"Maka seluruh wewenang dan haknya di dalam group atau perusahaan akan di bekukan, hingga kasus hukumnya selesai baru bisa di normalkan kembali.."
"Bukan begitu Bos Wang Jin Bos Wang Lei Pak Wang Xing dan para pemegang saham lainnya,..?"
Semua orang menganggukkan kepalanya, kecuali Wang Xing yang hanya diam, dan terus mempelototi Andi dengan geram.
__ADS_1