Ling Tian

Ling Tian
Keluarga Baru


__ADS_3

"Haaahh.."


Long Yuan berulang kali menghela nafas agar hatinya tetap terkontrol melihat situasi seperti ini. Sejujurnya dia juga teramat merindukan keluarganya di Alam Dewa. Namun mungkin sudah telat dan tak akan berarti lagi, karena mungkin mereka sudah mati akibat serangan dari musuh.


"Tian'er, siapa dia?" tiba-tiba Ling Tian melepas pelukannya dengan Ling Jun saat mendengar pertanyaan dari Hei Si. Dia dengan segera menghapus air mata dan ingusnya yang gelepotan kemana-mana.


"Ah.. Ibu.. Ayah.. Perkenalkan ini saudaraku dari Hutan Gelap, Long Yuan!" ucap Ling Tian memperkenalkan Long Yuan.


"Salam Paman! Salam Bibi!" ujar Long Yuan menangkupkan tinju dan membungkukkan sedikit badannya sebangai penghormatan.


Duar!


Jantung kedua orang tua Ling Tian runtuh bagai tersambar petir kekacauan. Seluruh tubuh mereka bergetar ketakutan. Keringat dingin langsung membanjiri punggung ayah dan ibu Ling Tian.


"L-long? D-da-ri Hu-hutan Gel-lap?" tanya Ling Jun dengan terbata-bata.


"Ah.. Paman dan bibi biasa saja! Memang benar aku adalah Naga Biru, Sang Raja di Hutan Gelap! Tapi sekarang aku adalah saudara Ling Tian!" ujar Long Yuan dengan tersenyum. Long Yuan sudah menebak reaksi kedua orang tua Ling Tian akan demikian. Namun dengan cepat dia meminta mereka berdua untuk bersikap biasa saja.


"Ma-maafkan kami yang tidak menyambut dan memperhatikan anda Yang M-" ucapan Ling Jun terpotong.


"Tidak masalah paman! Dan juga tolong jangan panggil aku dengan sebutan itu. Cukup panggil namaku saya, Yuan!" kata Long Yuan.


"Tapi-" Ling Jun masih merasa tidak enak.


"Ayaah.. Ibu.. Long Yuan adalah saudaraku! Berarti sekarang dia juga putra ayah dan ibu! Bukan begitu saudaraku?" tutur Ling Tian dan bertanya pada Long Yuan.


"Tentu saja!" jawab Long Yuan dengan tersenyum indah.


"Benarkah itu Tian'er?" tanya Hei Si.

__ADS_1


"Justru aku sangat senang jika kalian menganggapku sebagai putra angkat kalian! Sudah sangat lama aku tak mengenal apa itu keluarga!" Long Yuan yang menjawab dengan nada sedih.


"Baiklah Long Yuan. Tidak! Yuan'er, kamu sekarang adalah putra kami juga!" ujar Hei Si memegang pundak Long Yuan.


"Terima kasih bibi, paman!" kata Long Yuan terharu.


"Jangan panggil aku bibi! Sekarang panggil aku ibu! Okey?" protes Hei Si.


"I-ibu.." Long Yuan berkaca-kaca. Sudah sejak lama dia tidak menyebut nama itu dengan mulutnya.


"Baiklah.. Kalau begitu mari kita masuk kedalam! Tian'er, Yuan'er! Mari!" kata Ling Jun dengan tersenyum.


"Mari putra-putraku!" tambah Hei Si.


***


"Apaaa! Jadi bocah sialan itu telah kembali ke klan?" tanya seorang pria paruh baya yang hampir seluruh tubuhnya dibaluti perban. Dia tak lain adalah Tetua Agung Klan Ling, Ling Qinzu.


Ling Qinzu belum lama terbangun dari sekaratnya. Namun kabar pertama yang dia dengar saat baru siuman adalah tentang orang yang sangat dia benci telah kembali dan selamat dari Hutan Gelap.


"Sialan! Sialan! Sialan!"


Ling Qinzu sang Tetua Agung terus mengeluh dan mencibir nasibnya yang begitu sial. Dia sangat marah dan tidak terima dengan semua ini. Dengan tubuh yang masih tak bisa digerakkan, dia tak mungkin bisa memberi pelajaran bocah sialan itu atau membunuhnya.


"Kau awasi terus bocah itu dan selidiki tentang kekuatannya apakah bertambah kuat atau tidak!" perintah Tetua Agung Ling Qinzu.


"Baik Tetua Agung!" ucap orang yang menjadi mata-mata sekaligus kepercayaan Ling Qinzu.


Orang itu langsung pergi meninggalkan Tetua Agung setelah mendapatkan perintah dari tuannya.

__ADS_1


'Sial! Andai kekuatan fisik bocah cacat itu bertambah kuat, itu bisa membahayakanku dan orang-orangku! Bagaimanapun aku harus menyingkirkannya! Ooh.. Apa aku sewa saja pembunuh bayaran?' gumam Tetua Agung memikirkan rencananya sendiri.


***


Dikediaman sederhana Ling Jun saat ini telah berkumpul beberapa orang yang sedang berbicara tenang sambil sesekali bercanda dan tertawa. Mereka adalah keluarga kecil Ling Tian dan keluarga Patriark Ling.


Patriark Ling beserta istri dan kedua anaknya mengunjungi kediaman Ling Jun karena telah mendengar bahwa Ling Tian telah kembali. Mereka sangat senang dan juga terkejut saat Ling Tian memperkenalkan saudaranya yang tak lain adalah Long Yuan kepada Patriark dan keluarganya.


Reaksi yang hampir sama terjadi seperti kedua orang tuan Ling Tian saat Ling Bo Teng dan keluarganya baru mengetahui siapa Long Yuan sebenarnya. Namun setelah beberapa saat dijelaskan akhirnya mereka bisa bersikap biasa dan sekarang justru sudah sampai saling bergurau dan bertanya.


"Tian'er, ngomong-ngomong apa kamu telah dapat membuka segel dari dantianmu dan berada di tahap apa kultivasimu?" tiba-tiba Ling Jian putra pertama Ling Bo Teng bertanya dengan serius.


Semua orang berhenti bicara dan mengalihkan pandangan kepada Ling Tian. Mereka semua memang belum mengetahui kebenaran itu dan sangat penasaran dengan jawaban yang akan dilontarkan Ling Tian, bahkan jika itu kedua orang tuanya. Karena sejak awal mereka tak bisa melihat tingkatan kultivasi Ling Tian saat memeriksanya. Mereka hanya melihat seperti jurang dalam tak berdasar dalam diri Ling Tian!


"Ah.. Kakak Jian! Itu.. Sebenarnya.."


__________________________


Assalamu'alaikum wr. wb.


Hai para readers semua! Salam hormat dari Author. Sebelumnya Author mengucapkan banyak terima kasih untuk semuanya yang telah sudi mampir dikarya recehku ini. Terlebih bagi yang mau memberikan like, gift, komentar dan sarannya.


Terima kasih Author yang tak terhingga bagi akun atas nama 'Keysha' yang telah menjadi pembaca teraktif dan akun atas nama 'Ardevito R S' yang telah menjadi pembaca terbanyak.



Author hanya bisa mengucapkan banyak terima kasih dan doa semoga para readers semua khususnya kalian berdua selalu diberi kesehatan, umur bermanfaat dan terkabul segala hajat.


Sekian.

__ADS_1


Wassalamu'alaikum wr. wb.


__ADS_2