
Ling Tian dan Long Yuan terus melesat kearah dimana Klan Yi berada. Mereka terbang diatas awan sehingga tidak ada yang menyadari keberadaannya.
Ling Tian ingin mengunjungi Klan Yi bukan tanpa alasan. Dia ingin memberikan sesuatu sebagai ungkapan terima kasih yang mungkin akan cukup menggemparkan Klan Yi. Tidak! Bahkan Alam Langit itu sendiri!
Tidak butuh waktu lama, setelah dua jam terbang dengan kecepatan tinggi, Ling Tian dan Long Yuan telah sampai diatas langit kediaman Klan Yi. Ling Tian berencana membuat panik seluruh anggota klan lalu mengejutkan mereka semua.
Setelah bersiap dan mantap akan tujuan bercandanya, Ling Tian mengeluarkan pedang pusaka putih pemberian patriark Yi dari cincin penyimpanan. Ling Tian mengalirkan qi secukupnya kemudian mengayunkan pedang kearah depan pintu gerbang Klan Yi namun tidak mengenai gerbang tersebut.
Duuuaaarrr!
Ledakan keras terjadi didepan gerbang mengagetkan penjaga gerbang dan seluruh penghuni klan. Penjaga gerbang yang mengetahui itu adalah sebuah serangan langsung bersiaga dan ada satu yang pergi untuk melapor.
"Cepat sampaikan pada Patriark dan semua tetua! Ada serangan!" kata seseorang penjaga kepada temannya.
"Baik!" jawabnya singkat.
Patriark Yi, tetua Yo Bei, dan para petinggi Klan Yi yang sedang melakukan pertemuan rutin di aula klan dikejutkan dengan suara ledakan yang cukup keras dari arah pintu gerbang klan.
"Apa yang terjadi?" tanya Patriark Yi Sun Sang.
"Kami tidak tahu Patriark!" jawab Yi Bei mewakili petinggi klan.
Tiba-tiba pintu aula terbuka dan memperlihatkan satu prajurit penjaga berlari tergopoh-gopoh.
__ADS_1
"Patriark! Ada serangan!" kata prajurit dengan wajah pucat.
Duaaarr!
Belum juga Patriark menanggapi ucapan prajurit penjaga gerbang, ledakan besar kembali terdengar dari arah yang sama.
"Sialan! Siapa yang berani menyerang klanku?" teriak Patriark Yi Sun Sang.
Tanpa berlama-lama, Patriark dan para petinggi melesat kearah gerbang klan dan ingin mengetahui siapa yang berani membuat keributan di klan mereka.
"Siapa yang berani-beraninya membuat keributan di Klan Yi?!" teriak Patriark Yi setelah sampai digerbang klan.
Tidak ada jawaban yang terdengar. Seketika Patriark dan para petinggi klan merasakan keanehan sehingga mengangkat alis masing-masing. Klan diserang, namun tidak ada kerusakan berarti bahkan meski itu hanya gerbangnya saja? Bukankan aneh?
Tiba-tiba tekanan aura yang sangat kuat datang dan menekan semua orang termasuk Patriark Yi Sun Sang dan tetua Yi Bei.
"Sial! Te-tekanan i-ni? Pendekar Platinum!" ucap Yi Bei tergagap dan sangat kesulitan menahan tekanan aura yang datang.
"Seperti yang diharapkan dari saudara Bei!"
Swuusshh...
Dua orang tiba-tiba muncul dari ketinggian bersama dengan hilangnya tekanan aura yang menekan semua orang.
__ADS_1
"Salam Patriark, salam saudara Bei, salam tetua semuanya! Lama tidak bertemu!" ucap Ling Tian dengan menangkupkan kedua tangan dan dengan tersenyum manis.
"Sau-saudara Ti-tian!" kata Yi Bei tidak percaya.
"Ya, saudara Bei! Apa kabar saudara?" tanya Ling Tian masih dengan senyumnya.
"Aku baik-baik saudara Tian!" jawab Yi Bei mendekat dan memeluk saudara kecilnya itu.
"Ah.. Baru dua tahun lebih kamu pergi saudaraku, namun datang lagi dengan kekuatan yang benar-benar mengejutkan kami semua saudaraku!" ujar Yi Bei setelah melepaskan pelukan pertemuan persahabatan.
"Ini hanya keberuntunganku saja suadaraku! Haha.." kata Ling Tian dengan merendah.
"Ah.. Patriark Yi, apa kabar Patriark?" lanjutnya dengan berjalan memberi pelukan persahabatan dan bertanya akan kabar.
"Hahh.. Beginilah kami semua saudaraku! Tidak ada yang kurang sama sekali! Ngomong-ngomong tidak sopan kami kedatangan tamu namun hanya berdiri saja disini! Mari masuk dulu saudaraku! Mengobrol sambil minum teh mungkin akan terasa lebih baik, mari.." ujar Patriark Yi Sun Sang mempersilahkan.
"Hahaha.. Tentu Patriark! Oiya, perkenalkan ini saudaraku dari Hutan Gelap, Long Yuan!" ucap Ling Tian memperkenalkan Long Yuan.
Long Yuan maju satu langkah dan menangkupkan tinjunya memberi penghormatan biasa.
"Salam Patriark, Salam semuanya!" kata Long Yuan santai.
"L-long Yu-yuaan? Da-ari Hu-utan Gel-lap?" ucap Patriark Yi Sun Sang tergagap-gagap dan ada raut ketakutan tercetak jelas dimata dan wajahnya. Hal itu juga terjadi pada semua tetua dan anggota Klan Yi yang berada disitu.
__ADS_1