
Babak pertama yang menegangkan itu akhirnya berakhir setelah satu hari penuh. Empat puluh orang telah keluar dan lolos ke babak selanjutnya dengan kemenangan dari Hong Lie. Sungguh tidak menduga bahwa Hong Lie akan menjadi juara di babak pertama ini mengalahkan Xuan Ji yang sebelumnya selalu berada didepannya.
Meski begitu, Hong Lie juga pingsan saat setelah menapaki tangga yang terakhir atau yang ke-1000. Dia sudah tidak sanggup lagi menahan beban rasa lelah pada tubuhnya.
"Baiklah.. Babak pertama telah usai! Aku akan memberikan hadiahnya kepada Hong Lie nanti secara langsung setelah dia siuman! Bagi yang lolos, persiapkan diri kalian semua untuk melaksanakan babak kedua yaitu perburuan dalam dimensi jiwa! Dan untuk yang tidak lolos, kalian jangan berkecil hati! Semoga kalian bisa bertambah kuat dengan pelatihan fisik sebelumnya!" teriak Ling Tian memberikan pengumuman.
"Terima kasih Tuan Muda Ling!" ujar semua peserta dengan serentak. Mereka semua tentu sangat bersyukur atas pelatihan sekaligus perlombaan babak pertama turnamen generasi muda. Mereka juga sudah mulai merasakan kekuatan fisiknya bertambah kuat dan kuat. Saat sudah kembali pulih, semua peserta turnamen yakin bahwa mereka akan sanggup mengalahkan kultivator yang berada diatasnya lima bintang. Sungguh keberuntungan yang tidak terhingga!
"Sudahlah.. Lupakan saja! Anggap itu keberuntungan kalian!" ucap Ling Tian sambil membatalkan formasi berbentuk tangga itu.
Semua penonton sangat iri kepada generasi muda yang menikuti turnamen. Meskipun mereka tidak lolos pun, mereka bisa mendapatkan berkah berupa peningkatan pada kekuatan fisiknya.
Peningkatan kekuatan fisik seseorang sangatlah penting khususnya bagi seorang kultivator. Dengan fisik yang lebih kuat, kultivator akan lebih meningkatkan pula presentase kesempurnaan dalam menggunakan jurus. Dalam pertarungan, kesempurnaan mengeksekusi jurus adalah hal yang paling utama disamping tingginya ranah kultivasi.
"Babak kedua akan dilakukan besok pagi di jam yang sama! Para peserta dan semuanya dipersilahkan meninggalkan area jika berkenan. Saya akhiri cukup sampai sekian. Terima kasih!" ucap Ling Tian lalu menghilang dari hadapan semua orang.
***
Satu malam berlalu dengan cepat. Saat ini seluruh peserta dan penonton sudah kembali ketempat dimana turnamen diadakan. Semua orang sangat penasaran serta menantikan babak kedua yang dikatakan sebelumnya oleh Ling Tian sebagai perburuan yang hanya dilakukan dengan jiwa.
Untuk Ling Tian sendiri, dia sudah menepati janjinya untuk memberikan hadiah kepada pemenang babak pertama yang diraih oleh Hong Lie dari Klan Hong. Dia memberikan satu cincin penyimpanan yang berisikan seribu koin platinum. Sangat cukupnatau bahkan lebihbdari cukup bagi Hong Lie untuk membeli sumber daya guna meningkatkan kekuatannya.
Saat ini, Ling Tian dan saudara-saudaranya telah berada diatas langit yang sangat tinggi dan menyembunyikan aura sehingga tidak ada yang menyadari keberadaan mereka.
Seperti biasa, Ling We naik keatas arena dengan terbang dan memberikan sedikit sambutan yang sama sekali tidak berguna menurut semua orang. Tapi meski begitu, Ling We kali ini menjadi lebih percaya diri daripada kemaren. Itu karena dia tahu bahwa Ling Tian sudah hadir sejak awal dan menyembunyikan keberadaannya.
"Tidak usah berlama-lama lagi. Karena jika kelamaan saya mengoceh disini, kalian juga pasti akan segera melempariku dengan sandal. Dan saya tidak mau itu terjadi! Hehehe..." ucap Ling We dengan terkekeh pelan.
__ADS_1
Garis-garis hitam segera tercetak diwajah semua orang. Wajah mereka juga bergerak-gerak tidak karuan. Semua orang yang mendengarnya serasa ingin menampar wajah Ling We hingga bonyok tidak dikenali karena saking kesalnya. Ini adalah turnamen akbar woy! Sial! Orang ini benar-benar tidak tahu malu!
"Baiklah.. Untuk acara turnamen babak kedua, saya serahkan kepada saudaraku, Ling Tian! Kepadanya disilahkan!" kata Ling We yang tetap acuh tak acuh.
Zheepp!
"Seperti biasa. Muncul dari udara kosong layaknya hantu!" ucap Ling We pelan mencibir Ling Tian yang tiba-tiba muncul.
"Dasar bodoh!" jawab Ling Tian acuh.
Ling We tidak mempermasalahkan ucapan Ling Tian yang mengatakannya bodoh! Tch! Itu adalah angin lalu untuknya! Dia terbang meninggalkan Ling Tian sendirian diatas arena. Tapi ngomong-ngomong, apakah didunia kultivator juga ada hantu? Ah! Bodoh amatlah dengan ucapan Ling We!
Ling Tian berdiri dengan tegap melihat kearah para penonton. Senyuman manis seger terukir disudut bibirnya. Dia dapat melihat antusias semua orang termasuk para peserta turnamen.
"Selamat datang kembali di acara turnamen generasi muda antar klan!" ucap Ling Tian mengawali kata.
"Baiklah.. Marilah kita mulai babak kedua turnamen ini!" teriak Ling Tian.
Bagi empat puluh peserta yang lolos silakan naik keatas arena!" lanjutnya memberikan instruksi.
Semua peserta yang lolos babak pertama segera naik keatas arena. Mereka meloncat dengan yakin dan hati yang mantap serta kepercayaaan diri penuh.
"Kalian duduklah dengan sikap lotus!" perintah Ling Tian.
"Baik!"
"Sebelum dimulai, aku akan memberikan beberapa informasi kepada kalian. Aku akan mengirim jiwa kalian kesuatu tempat hutan belantara! Jika kalian semua nanti telah memasuki area perburuan, kalian akan tinggal selama tiga puluh hari disana..."
__ADS_1
"Tiga puluh hari disana sama dengan tiga hari di dunia luar! Itu berarti waktu disana sepuluh kali lebih cepat!..."
"Burulah monster beast dan hewan iblis sebanyak mungkin! Semakin banyak kalian membunuh monster maka semakin tinggi pula kesempatan kalian untuk menang. Monster beast atau hewan iblis disana hanyalah tingkat 2 kebawah. Setiap kali kalian membunuh monster beast atau hewan iblis tingkat 1, maka kalian akan mendapatkan poin lima. Jika monster beast atau hewan iblis tingkat 2, maka sepuluh poin..."
"Jika kalian terbunuh disana, maka kalian akan secara otomatis dikembalikan kesini dan dinyatakan gagal!..."
"Kalian juga diperbolehkan untuk merebut poin milik sesama peserta! Aku akan memberikan masing-masing kepada kalian sebuah token yang berguna untuk menghitung poin kalian secara otomatis. Jadi lakukanlah semau kalian didalam sana! Intinya kami para panitia hanya akan mengambil empat peserta tertinggi!..."
"Seperti biasa, yang memperoleh poin terbanyak akan mendapatkan hadiah menarik dariku! Apa kalian faham?" tanya Ling Tian.
"Kami faham Tuan Muda Ling!" jawab ke-40 peserta dengan serentak.
"Oiya, satu lagi! Kultivasi kalian akan tersegel hingga berada di ranah Pendekar Tembaga Awal!" kata Ling Tian.
"Apaaa!" semua peserta bahkan semua orang sangat terkejut dengan pengaturan akhir babak kedua. Bukankah ini akan sulit? Dengan kultivasi tersegel hingga ranah Pendekar Tembaga Awal, maka akan cukup merepotkan jika bertemu monster beast atau hewan iblis tingkat 2.
"Aku harus cari aman saja!" kata salah satu peserta.
"Benar sekali! Terlalu beresiko untuk melawan beast tingkat 2 dengan kultivasi tersegel" sahut temannya yang berada disampingnya.
"Dasar kalian penakut! Jika kita mati disana pun kita masih akan hidup disini!" cibir temannya yang lain.
Bisik-bisik terdengar dari beberapa peserta yang akan mengikuti babak kedua. Beberapa orang juga sudah membuat rencana untuk bisa lolos dan menjadi juara di babak kedua ini.
Ling Tian yang memahami semua fikiran orang-orang khususnya para peserta, ia segera memberikan beberapa patah kata,
"Untuk menjadi kuat, maka kalian harus berani mengambil resiko!"
__ADS_1