Ling Tian

Ling Tian
Menara Hitam Xunpei


__ADS_3

Ju Hou dan Ju Hoi sangat terkejut mendengar apa yang diinginkan sebenarnya oleh pemuda didepannya itu. Mereka tidak menyangka bahwa Ling Tian dapat berfikir sampai sejauh itu dalam otaknya.


Karena benar! Memang keduanya memiliki barang yang dimaksudkan oleh Ling Tian. Keduanya juga adalah perwakilan yang dikirimkan oleh Klan Ju untuk memasuki dunia rahasia itu yang mana sebelumnya dari tiga generasi sebelum mereka sudah ada yang masuk kesana.


Orang-orang perwakilan Klan Ju itu juga membuat peta-peta kecil berupa potongan tempat yang berada di dunia rahasia itu untuk memudahkan generasi setelahnya mencari sumber daya dan menghindari tempat-tempat yang berbahaya.


"Jadi, bagaimana? Kalian pasti mempunyai barang itu bukan? Aku ingin menyalinnya saja!" ucap Ling Tian yang mengejutkan lamunan Ju Hou dan Ju Hoi.


Keduanya tidak langsung menjawab atau mengiyakan permintaan Ling Tian. Karena menurut mereka, peta yang dimiliki jauh lebih mahal daripada harga token masuk dunia rahasia tersebut meski itu hanya peta yang tidak lengkap atau hanya potongan.


"Oiya, dalam Menara Hitam Xunpei pastilah akan ada taruhan-taruhan yang dilakukan oleh beberapa orang! Kalian boleh memasangnya atas namaku dan kalian bisa yakin aku akan memenangkannya! Bagaimana?" ucap Ling Tian lagi.


Keduanya semakin bingung untuk memutuskan. Karena yang diucapkan atau ditawarkan Ling Tian sungguh sangat menggiurkan. Terlebih tentang taruhan yang dilakukan oleh beberapa orang kaya di gedung Menara Hitam Xunpei. Pastilah mereka akan sangat untung banyak jika menang.


Keduanya kembali mendiskusikan sesuatu untuk waktu beberapa menit. Setelahnya Ju Hou dan Ju Hoi saling mengangguk dan mulai membuka suara.


"Tuan Muda Tian!" ucap Ju Hou sambil menatap Ling Tian dengan lekat.


"Iya.. Bagaimana?" ujar Ling Tian santai.


"Sebelum kami memutuskan akan kesepakatan kita, aku ingin bertanya sesuatu kepadamu!" kata Ju Hoi juga menatap Ling Tian dengan lekat.


"Katakanlah!" ucap Ling Tian.


"Baik! Apakah Tuan Muda Tian ini yang sebelumnya membuat keributan didekat pintu gerbang beberapa hari yang lalu?" tanya Ju Hou.

__ADS_1


Ling Tian tidak terkejut mendengar pertanyaan dari Ju Hou itu. Dia tentu sudah memahami hal ini akan ditanyakan oleh kedua Ju bersaudara. Dia hanya mengangguk sebagai jawaban pertanyaan itu.


"Baiklah! Jika begitu kita sepakat!" ucap Ju Hou tersenyum puas lalu mengeluarkan sebuah gulungan kulit dari cincin penyimpanannya.


Ling Tian menerima gulungan itu lalu membukanya. Dia melihat dengan detail peta tidak lengkap itu lalu mengeluarkan sebuah kertas putih kosong dari cincinnya.


Kemudian setelah itu dia menggerakkan tangan membuat sebuah segel lalu mengalirkan sedikit energinya ke peta potongan dan memindahkannya di kertas putih kosong itu. Seketika kertas yang sebelumnya kosong tiba-tiba muncul gambar yang sama persis dengan yang ada pada peta milik Ju bersaudara.


Kedua Ju bersaudara itu sangat terkesan denga cara Ling Tian menyalin sebuah peta. Biasanya, seseorang membutuhkan sebuah pena, darah hewan buas dan beberapa peralatan lainnya serta waktu yang cukup lama untuk membuat sebuah peta.


Namun Ling Tian mampu membuat salinan peta milik keduanya itu hanya dalam waktu dua menit saja.


'Sungguh Klan She benar-benar memiliki seorang monster!' batin keduanya.


"Selesai!" ucap Ling Tian lalu mengembalikan peta asli kepada Ju Hou.


"Haha.. Itu hanya trik kecil saja!" ujar Ling Tian sambil tertawa renyah.


Ucapan Ling Tian itu sukses membuat kedua Ju bersaudara tersedak oleh minuman yang baru saja mereka teguk. Keduanya menatap aneh Ling Tian.


Trik kecil? Jelas-jelas itu adalah trik yang bahkan orang-orang di Hutan Tanpa Btas ini tidak ada yang bisa melakukannya! Lalu Ling Tian mengatakan itu hanyalah trik kecil? Bukankah itu sama saja dia terlalu merendah tapi sebenarnya terlalu sombong? Fikir kedua Ju bersaudara.


Ling Tian hanya terkekeh melihat ekspresi keduanya yang menurutnya sangatlah lucu itu. Dia lalu menyimpan salinan peta potongan yang baru saja selesai dia buat didalam cincin penyimpanan.


"Baiklah! Hari sudah cukup siang! Ayo kita ke gedung Menara Hitam Xunpei untuk mengambil token masuk dunia rahasia itu!" ucap Ling Tian sambil berdiri dari tempat duduknya.

__ADS_1


"Baik!" jawab Ju bersaudara serentak.


Kedua Ju bersaudara ikut berdiri dengan bersemangat dan bersiap untuk menjadi kaya raya setelah keluar dari gedung Menara Hitam Xunpei nantinya.


Ketiganya peegi meninggalkan penginapan bernama aneh itu menuju tempat pengambilan token atau lebih tepatnya arena pertarungan di gedung Menara Hitam Xunpei.


Sebenarnya yang dilakukan Ling Tian dengan meminta sebuah peta kepada Ju bersaudara ini tidaklah terlalu begitu penting baginya. Karena dari pembicaraan sebelumnya dengan Ju bersaudara, kekuatan hewan iblis didalam dunia rahasia itu kebanyakan berada di ranah Pendekar Berlian Puncak hingga Ranah Raja Puncak. Dan itu bukanlah sesuatu yang harus Ling Tian takutkan.


Sementara untuk hewan iblis di Ranah Kaisar Awal hingga Puncak hanya akan ada di tempat-tempat tertentu saja yang beberapa diantaranya ditandai didalam peta tidak lengkap yang dia salin sebelumnya.


Lebih tepatnya, Ling Tian melakukan hal ini hanya untuk menghilangkan kebosanannya dengan menghajar generasi-generasi muda dari Klan Xun yang telah membuat ulah yang menurutnya tidak masuk akal. Dan lagi, membuat sebuah pertemanan dengan beberapa orang dari klan yang berbeda-beda di Hutan Tanpa Batas juga sepertinya bukanlah hal yang buruk.


Tidak lupa Ling Tian mengeluarkan topeng hitam separuh wajah kesayangannya yang sudah cukup lama dia tidak pakai. Hal itu tentu membuat Ju bersaudara mengerutkan kening.


"Haiihh.. Kalian tahu bukan, wajahku ini sangat tampan! Jadi agar tidak menjadi perhatian para gadis, aku harus menutupinya dengan topeng!" ucap Ling Tian seolah dia sebagai orang yang terdzolimi dan sangat tidak berdaya.


Namun ucapan Ling Tian itu ditanggapi oleh kedua Ju bersaudara dengan wajah yang aneh dan bergerak-gerak tidak karuan.


'Pemuda ini sangat narsis!' batin keduanya juga dengan tidak berdaya setelah mendengarkan ucapan narsisme dari sosok pemuda kuat seperti yang sedang berjalan disamping mereka itu.


Setelah berjalan santai sekitar satu jam, ketiganya akhirnya sampai didepan sebuah bangunan hitam yang memiliki sebuah menara setinggi puluhan meter. Dan benar! Itu adalah gedung Menara Hitam Xunpei.


Mereka bertiga melihat sudah banyak orang yang berkumpul untuk mengatri masuk kedalam gedung berwarna hitam itu. Orang-orang itu tidak lain adalah para kultivator dari luar Klan Xun yang menginginkan token masuk ke dunia rahasia.


Dilihat dari wajah-wajah mereka yang sangat antusias dan penuh keseriusan, membuat Ling Tian semakin tidak sabar seperti apakah tempat yang dikenal sebagai dunia rahasia Gunung Huashu itu.

__ADS_1


Setelah menunggu hingga hampir menjamur, akhirnya giliran mereka bertiga untuk masuk kedalam gedung.


"Selamat datang di Menara Hitam Xunpei tuan-tuan! Silakan membayar masing-masing seratus koin emas untuk biaya masuk!" ucap pelayan menyambut dan tidak berbasa-basi sedikitpun.


__ADS_2