
Hanzhen Yong merasa sangat murka saat seolah Xuan Ji dan Hong Lie ini malah mempermainkannya. Dia juga tidak mau kalah dengan keduanya yang telah meledakkan kekuatan kultivasi. Hanzhen Yong mengedarkan tingkat kultivasinya yang berada di Ranah Kaisar Menengah sekaligus dengan niat membunuhnya yang lumayan kelam.
Bukannya takut ataupun mundur karena merasakan tekanan luar biasa yang di keluarkan oleh Hanzhen Yong, duo pentol korek malah justru semakin bersemangat dan darah juang mereka berdua mendidih.
Keduanya merasa semakin tertantang untuk mengalahkan kultivator yang lebih kuat dari mereka. Dengan senjata palu pusaka tingkat merah pemberian Ling Tian, Xuan Ji melesat mendahului Hong Lie untuk menyerang Hanzhen Yong sehingga Hong Lie mengerutkan kening akibat kalah start.
Hong Lie yang sudah bertekat akan memenangkan kompetisi juga langsung melesat dengan sangat cepat menyusul Xuan Ji, rivalnya. Pedang pusaka tingkat merah di tangannya juga langsung berdengung lembut dan mengeluarkan cahaya kehijauan dengan aura yang terasa sangat menyayat jika di rasakan.
"Mati!" seru Xuan Ji dan Hong Lie secara bersamaan.
"Semut seperti kalian berdua ingin membunuhku? Masih terlalu cepat seribu tahun!" sahut Hanzhen Yong yang langsung bergerak memblokir serangan keduanya.
Boommm...
Ledakan energi yang terdengar memekakkan telinga langsung terjadi dan ketiga orang itu kembali terpental mundur puluhan langkah. Namun kali ini Hong Lie yang memiliki tekat ingin memenangkan kompetisi langsung melesat kembali setelah sebelumnya buru-buru menstabilkan diri.
"Sial!" ujar Hanzhen Yong yang tidak menyangka bahwa kultivator pedang lawannya daat bergerak secepat itu.
Hanzhen Yong bergerak menghindari tebasan pedang Hong Lie yang hampir saja mengenai lehernya. Namun, Hanzhen Yong masih merasakan akan energi pedang yang melewatinya itu sehingga ada sedikit luka goresan pada batang lehernya.
"Sial! Dia sangat licin seperti belut!" kesal Hong Lie yang telah gagal mengeksekusi lawannya.
"Hehehe.. Dia jatahku saudara Lie," ujar Xuan Ji yang melewati Hong Lie dan menuju Hanzhen Yong yang masih bergerak ke arah menghindarnya yang sebelumnya.
"Cih!" Hong Lie hanya mendecih untuk menanggapi ucapan dari Xuan Ji.
Hanzhen Yong tidak menyangka bahwa dia akan dibuat kerepotan oleh dua kultivator yang kekuatannya berada di bawahnya. Padahal jika menurut kesetaraan yang ada, maka satu kultivator yang berada di Ranah Kaisar Menengah sepertinya baru dapat dikalahkan oleh 10 kultivator yang berada di Ranah Kaisar Awal.
__ADS_1
Hal ini menunjukkan bahwa dua kultivator lawannya merupakan sosok jenius yang luar biasa dan sangat sulit untuk dicari keberadaannya. Namun, Hanzhen Yong tidak akan membiarkan keduanya untuk dapat tumbuh lagi alias akan membunuhnya karena suatu hari nanti keduanya dapat mengguncang dunia dengan kejeniusannya, sama seperti tuan muda dari Klan Ling atau musuh utama mereka.
Belum juga mendapatkan nafas leganya, Hanzhen Yong kembali dikejutkan dengan kemunculan dari Xuan Ji yang tiba-tiba saja sudah berada di dekatnya dengan mengangkat palu pusaka tingkat merah yang akan dihantamkan kepadanya.
"Sial!" umpatnya lagi sembari mengalirkan Kaisar Qi ke dalam pedang pusaka tingkat hijau kualitas sempurna yang dia genggam lalu mengayunkannya ke arah Xuan Ji.
Boommm...
Karena ketidakstabilan energi yang disuntikkan olehnya, Hanzhen Yong masih tetap kalah berduel dan dia dipaksa untuk mundur atau lebih tepatnya dihempaskan ke tanah akibat daya dorong yang sangat kuat dari palu milik Xuan Ji.
"Cih! Masih gagal juga!" decih Xuan Ji karena telah gagal membunuh musuhnya dengan satu serangan.
Baamm!
Tubuh Hanzhen Yong menghantam tanah dengan sangat keras sehingga terciptalah sebuah ceruk ataupun kawah yang lumayan besar.
Dia pun langsung bangkit dari tengah-tengah kawah tersebut dan menatap dengan tajam ke arah duo pentol korek.
"Apa lihat-lihat? Mau ku colok matamu?" ejek Hong Lie sembari mengacungkan pedangnya ke arah Hanzhen Yong.
Hanzhen Yong tidak menjawab dari pemuda sialan itu, dia hanya menggertakkan giginya sembari terbang melayang di atas udara mensejajarkan tubuhnya dengan kedua lawannya. Tidak lupa dia meludah dan mengelap darah yang dia muntahkan akibat terkena serangan Xuan Ji.
Niat membunuh yang lebih pekat dari sebelumnya juga terpancar dari dalam tubuhnya yang menandakan bahwa dia benar-benar sangat marah kepada si duo pentol korek dan bertekat untuk membunuhnya bagaimanapun caranya.
"Saudaraku, ternyata semut itu bisa membuat babi terluka juga!" ujar Xuan Ji mengajak bicara Hong Lie yang tujuannya mengejek Hanzhen Yong karena sebelumnya mereka berdua di katakan sebagai seekor semut.
"Yoo.. Saudaraku, dia itu tua bangka yang telah lupa bahwa semut peluru juga memiliki sengatan yang melebihi sengatan hewan manapun. Dan untuk memyengat babi, maka hanya di butuhkan beberapa sengatan saja bagi semut peluru untuk membunuhnya," sahut Hong Lie namun Xuan Ji malah justru sedikit mengerutkan keningnya karena baru mengetahui mengenai informasi ini.
__ADS_1
"Hahaha.." akhirnya dia hanya tertawa saja meskipun sedikit kurang menjalur dari perbincangan Hong Lie sebelumnya, namun hal itu ternyata membuat lawannya semakin memperjelek wajahnya karena sudah tidak dapat lagi meredam amarahnya.
"Keparat!" teriak Hanzhen Yong sembari melesat menyerang Xuan Ji, karena pemuda inilah yang telah membuat dirinya terluka seperti sekarang dan menjadi bahan tertawaan oleh lawannya yang satunya.
Xuan Ji langsung bersiap dengan palu pusaka tingkat merahnya dan mengalirkan cukup banyak Qi Kaisar ke arah tangannya itu. Namun Xuan Ji tidak melakukan gerakan menghantam untuk beradu serangan, dia justru membuat gerakan mengelak untuk menghindar kemudian barulah dia memutar badan dan menghantamkan palunya ke tubuh Hanzhen Yong.
Hanzhen Yong juga membuat gerakan memutar badan karena dia langsung menebak serangan yang akan dilakukan oleh lawannya, sebab dia telah melihat bahwa Xuan Ji juga mengalirkan energi Qi Kaisar cukup banyak ke dalam senjata palunya.
Boommm...
Ledakan energi kembali terjadi, namun kali ini Xuan Ji lah yang harus di paksa mundur puluhan langkah karena kesenjangan kekuatan antara keduanya.
Hanzhen Yong tersenyum lebar saat berhasil membuat salah satu dari duo pentol korek terpental. Dia yakin bahwa efek ledakan energi itu akan membuat kultivator bersenjatakan palu itu terluka dalam, meski tidak terlalu parah.
Hal seperti itu sangatlah berguna baginya mengingat dirinya saat ini sedang bertarung melawan 2 kultivator sekaligus, yang mengharuskan dirinya dapat membuat sebuah hal yang berguna untuk menambahkan salah satu lawan meskipun hanya sedikit saja.
Hanzhen Yong tersenyum mengejek ke arah Xuan Ji,namun senyumannya itu yidaklah bertahan lama karena tiba-tiba Hong Lie kembali muncul dengan sebilah pedang yang telah dia ayunkan.
"Mati!" serunya.
Swush...
Boommm...
__________________________________________
Minta VOTE 🤧
__ADS_1