Ling Tian

Ling Tian
Kota Zhongjian 3


__ADS_3

Setelah memasuki ruangan ganti, Ling Tian segera melepaskan pakaian dari tubuhnya dan memakai pakaian baru. Namun sebelum itu, dia membersihkan seluruh kotoran yang menempel dibadannya dengan mengalirkan energi Qi.


'Jubah hitam seperti ini memang sangat cocok untukku! Tidak dipungkiri aku memang sangat tampan!' kata Ling Tian dalam hati sambil melihat tampilan barunya didepan cermin.


'Pria tua itu rupanya cukup pintar dalam memilihkan baju untuk pelanggannya! Baiklah.. Aku akan mengambilnya semua!' lanjutnya.


Selesai memakai pakaian baru, Ling Tian segera keluar dari ruang ganti. Saat dia keluar, pelayan yang sebelumnya seketika terdiam membeku memandangi Ling Tian. Ling Tian mengangkat alisnya karena terheran.


"Ada apa nona? Apakah ada yang salah?" tanya Ling Tian.


"Aah! Tidak apa-apa Tuan Muda! Anda sangat tampan!" jawab pelayan memuji dengan tulus.


"Ooh.. Benarkah aku sangat tampan?" ujar Ling Tian.


"Benar Tuan Muda! Seumur hidupku aku baru melihat orang yang setampan Tuan Muda!" jawab si pelayan dengan wajah sedikit memerah. Dia sendiri tidak menyangka bahwa mulutnya begitu tidak terkontrol mengucapkan hal demikian. Berulang kali dia menepuk-nepuk mulutnya dengan telapak tangan.


"Hohoo.. Terima kasih untuk pujianmu. Terimalah ini!" tutur Ling Tian melempar satu koin platinum dan meninggalkan tempat itu.


Pelayan itu sangat terkejut saat mendapati dirinya dihadiahi koin platinum hanya dengan memuji ketampanan pengunjung tersebut. Sungguh! Dermawan yang sempurna!


***


"Waah.. Tuan Muda sangat cocok dengan stelan itu!" puji pria paruh baya atau pemilik toko setelah melihat kedatangan Ling Tian.


"Hm.. Terima kasih pak tua! Aku akan mengambil semuanya! Jadi berapa yang harus kubayar?" tanya Ling Tian tanpa basa-basi. Dia merasa sudah cukup lama menghabiskan waktu ditoko ini.


"Harga perbiji adalah dua koin emas. Dan jumlah keseluruhannya yang Tuan Muda beli adalah dua puluh. Maka totalnya adalah empat puluh koin emas Tuan Muda!" jawab pemilik toko.


"Baiklah!" ucap Ling Tian.


"Namun karena sebelumnya Tuan Muda mendapatkan masalah yang kurang mengenakkan hati dari pelayan kami maka Tuan Muda cukup membayar separuhnya saja!" tutur pemilik toko.


"Itu tidak perlu! Ini, ambillah!" Ling Tian melemparkan dua koin platinum kepada pemilik toko.

__ADS_1


"Sisanya kau boleh berikan kepada dua penjaga sebelumnya untuk membeli pil regenerasi untuk permintaan maafku!" lanjutnya.


"I-ini..? Ini tidak perlu Tuan Muda! Kami yang bersalah sebelumnya!" kata pemilik toko dengan gugup.


"Tidak apa. Baiklah.. Aku ambil semuanya ya?"


Ling Tian memasukkan semua pakaian yang baru dia beli kedalam cincin penyimpanannya. Lalu dia pergi begitu saja tanpa pamit kepada pemilik toko yang masih terbengong.


Zheepp!


"Sangat cepat!"


Pemilik toko terkejut dengan kecepatan Ling Tian. Dia tidak bisa melihat kearah mana Ling Tian menghilang. Padahal pemilik toko adalah kultivator ranah Pendekar Emas Awal.


'Sangat cepat dan sangat berbakat! Padahal dia masihlah sangat muda! Setidaknya aku merasa dia sudah berada jauh diatasku. Siapa sebenarnya dia? Ah.. Sial! Kenapa aku tidak menanyakan dulu siapa dia dan dari klan mana dia?' batin pemilik toko kesal dengan kebodohannya sendiri.


***


Ling Tian melesat pergi meninggalkan toko pakaian dengan santai. Sial! Andai saja pemilik toko itu tahu bahwa Ling Tian melesat dengan kecepatan sedang maka dia pasti akan muntah darah karena terkejut!


'Apa aku keluarkan saja Putri Ziin'er sekarang ya? Emm.. Baiklah.. Aku akan memintanya keluar!' lanjutnya.


Ling Tian berhenti dibawah pohon yang rindang dan duduk bersila disana. Dia memejamkan mata dan memberikan pesan telepati kepada Wei Ziin.


"Ziin'er.. Apakah latihanmu sudah selesai?" tanya Ling Tian. Dia memang dapat melihat bahwa Wei Ziin sudah selesai berlatih dan sekarang sedang bermain dengan Ling Hu. Namun begitulah basa-basi Ling Tian.


"Oh.. Tuan Muda-.. Maksudku kakak Tian! Aku sudah selesai!" jawab Wei Ziin dari dalam dunia jiwa.


"Apakah kamu mau menemaniku jalan-jalan dan menyelesaikan sedikit urusan bersamaku Ziin'er?" tanya Ling Tian.


"Tentu dengan senang hati aku mau kakak!" jawab Wei Ziin dengan girang. Sial! Tentu saja dia sangat senang! Yang mengajaknya adalah orang yang dia sukai, mana mungkin Wei Ziin menolaknya!


"Baiklah. Aku akan mengeluarkanmu sekarang!" kata Ling Tian.

__ADS_1


Swuusshh...


Pusaran angin atau gerbang dunia jiwa terbentuk dan keluarlah sosok gadis muda yang sangat cantik yang tidak lain adalah Wei Ziin.


Wei Ziin terperangah dengan mulut terbuka saat melihat penampilan Ling Tian. Dia memang mengagumi ketampanan Ling Tian waktu itu, tapi sekarang saat Ling Tian memakai pakaian yang bagus, Wei Ziin semakin terpana dan terpana menusuk dengan mahluk sempurna didepannya itu.


Rona wajah Wei Ziin seketika memerah karena sekilas membayangkan sesuatu yang tidak seharusnya dia bayangkan. Dia menundukkan kepalanya untuk menghindari tatapan Ling Tian. Hah! Gadis yang aneh!


"Salam kakak Tian!" kata Wei Ziin sedikit membungkukkan badannya dan kepalanya terus menunduk.


"Iya.. Salam Ziin'er." sahut Ling Tian dengan ramah dan entah mengapa dia mengangkat tangannya lalu mengelus pucuk kepala Wei Ziin.


Sialan tangan Ling Tian! Main elus-elus saja! Tapi Wei Ziin juga tidak menolaknya? Dia justru menikmati dan merasa sangat senang dengan hal ini. Sial!



...(ilustrasi Tuan Putri Wei Ziin)...


"Ohoo.. Adik Ziin'er sudah bertambah kuat rupanya!" kata Ling Tian setelah menurunkan tangan tidak sopannya dari pucuk kepala Wei Ziin.


Ling Tian cukup terkejut melihat peningkatan Wei Ziin yang ternyata lumayan cepat. Jika dikalkulasi hanya butuh satu bulan lamanya di dunia jiwa Wei Ziin sudah mengalami peningkatan drastis. Wei Ziin saat ini sudah berada di ranah Pendekar Emas Menengah Bintang 2. Sungguh peningkatan yang sangat cepat dan gila, namun Ling Tian katakan hanya lumayan. Sial!


"Hehe.. Ini semua berkat buah-buahan abadi yang kakak Tian berikan! Aku sungguh tidak menyangka kakak mempunyai sumber daya seperti itu! Apa mungkin tempo lalu yang membuat kegemparan di Kota Awan dengan melelang buah abadi adalah kakak?" ujar Wei Ziin.


"Ehehehe.. Itu.. Kakak hanya bosan saja waktu itu hendak ngapain. Jadi iseng-isenglah kakak lelang beberapa biji anggur putih kakak. Hehehe.." jawab Ling Tian dengan nyengir kuda.


"Haiiih.. Ada-ada saja kakak Tian!" lemas Wei Ziin sambil menggelengkan kepala.


"Oiya, tadi kakak mengatakan ingin mengajakku jalan-jalan dan menyelesaikan urusan. Urusan apa?" lanjut Wei Ziin bertanya.


"Ooh.. itu, urusan membasmi sekte aliran hitam yang ada di Kota Zhongjian ini!" jawab Ling Tian dengan nada santai namun sedikit dingin saat menyebut kata aliran hitam.


"Apakah benar kamu mau ikut Ziin'er?" lanjut Ling Tian menanyakan.

__ADS_1


"Tentu saja kakak Tian! Justru dengan ini aku bisa mencoba kekuatan yang baru saja kuperoleh!" jawab Wei Ziin dengan sorot mata membara.


__ADS_2