
Wei Ziin tentu sangat terkejut sekaligus sangat mengenali suara ini. Suara yang selalu membuatnya mabuk dan terngiang-ngiang ditelinganya semenjak tiga hari yang lalu. Dia segera melihat Ling Tian yang sedang tersenyum melihatnya. Seketika wajah Wei Ziin memerah karena alasan yang tidak bisa dijelaskan.
Dia tidak pernah menyangka bahwa pemuda yang dia temui beberapa waktu itu dan dia ceritakan kepada ayahnya adalah bukan pemuda biasa. Pemuda itu adalah pemuda agung yang datang bersama dengan Leluhur Pendiri Klannya. Sungguh sangat tidak menduga!
Wei Hun, Long Yuan dan Ling Tian turun dari atas langit. Mereka turun bag dewa dimata para anggota keluarga Wei. Tanpa basa-basi Wei Hun mengucapkan beberapa kata,
"Ya, aku berkunjung lagi kesini karena ada sesuatu yang harus aku sampaikan kepada kalian. Bangun dan tegakkan badan kalian! Aku terima penghormatan kalian semua!"
Semua orang menurut dan menegakkan lagi badannya lagi seperti semula.
"Hohoo.. Kau sudah besar bocah! Tidak! Lebih tepatnya kau tampak sudah tua! Hahaha.. Dimana anak kecilmu itu yang dulu?" ujar Long Yuan sambil melihat Wei Zhuo yang sedari awal sudah bergetar seluruh tubuhnya dan berkeringat dingin.
"S-saya Leluhur Naga!" ucap Kaisar Heian tiba-tiba.
"Ooh.. Jadi kau putra kecil dari bocah bodoh itu?" tanya Long Yuan kepada Kaisar Heian.
"Benar Leluhur Naga! Aku adalah anak kecil dari orang bodoh itu!" jawab Kaisar Heian.
"Hahahaha.." Long Yuan tertawa dengan keras.
Semua orang sangat terkejut mendengar penuturan Kaisar Heian namun mereka hanya bisa terdiam membisu. Terlebih Wei Zhuo, garis-garis hitam tercetak jelas diwajahnya, dia sangat ingin menampar mulut anak sialan itu.
'Brengsek! Heian sialan! Berani-beraninya dia menjelek-jelekkan ayahnya sendiri dan mengatakan bodoh didepan semua orang! Sialan! Awas saja nanti!' batin Wei Zhuo.
Sementara Wei Hun dan Ling Tian yang melihat kejadian itu semua hanya memutar bola matanya malas. Terlebih untuk Ling Tian yang baru pertama kali menapaki kakinya di istana Kekaisaran Wei. Pandangannya yang sejak awal hanya terfokus pada Tuan Putri kini teralihkan karena sifat sok cool dan sok berkuasanya Long Yuan.
"Cacing sialan! Sudahi dramamu sekarang!" cibir Ling Tian lirih.
Long Yuan yang sedang merasakan semilir angin bangga dikejutkan oleh cibiran dari saudaranya, Ling Tian. Seketika wajahnya berubah sedikit masam.
__ADS_1
"Bocah bau! Kau jangan ikut-ikutan dalam hal ini! Jangan hancurkan wibawaku didepan para anggota keluarga Wei ini!" ujar Ling Yuan melalui telepati.
"Tch!" Ling Tian hanya memberikan decakan sebagai tanggapan.
"Kalau begitu, silakan Leluhur Pendiri dan Leluhur Naga masuk kekediaman!" ucap Kaisar Wei terdahulu dan mengacuhkan keberadaan Ling Tian yang membuat kening Wei Hun dan Long Yuan mengerut.
Ling Tian tetap bersikap biasa saja dengan pengacuhan Kaisar Wei terdahulu terhadapnya. Dia hanya fokus memandangi kecantikan Tuan Putri Wei Ziin. Itu saja!
"Berani-beraninya kau tidak mengikut sertakan saudara kami, Ling Tian! Apa kau sudah bosan hidup bocah Zhuo?" tanya Long Yuan dengan geram. Aura membunuhnya seketika meledak dengan gila dan membuat Wei Zhuo atau Kaisar Wei terdahulu bertekuk lutut dan memuntahkan seteguk darah.
"Kheugk!"
"A-anu.. Maaf.. Maafkan s-saya Leluhur Naga! Saya naif!" ucap Kaisar Wei terdahulu dengan lemah dan terbata-bata.
"Kau masih saja belum berubah sama sekali ternyata!" kali ini Wei Hun yang berkata dengan nada sedikit dingin.
"Sudahlah saudara Long, saudara Wei! Tidak perlu diperpanjang! Aku tidak memoermasalahkannya," ujar Ling Tian tiba-tiba. Dia tentu cukup senang dengan reaksi kedua saudaranya itu karena membelanya disaat dirinya tidak dianggap atau diremehkan. Namun disisi lain Ling Tian tidak ingin masalah ini menjadi semakin runyam.
"Hm.. Kau selamat kali ini bocah Zhuo!" dengus Long Yuan.
Semua orang melihat kemarahan Leluhur Naga dengan perasaan bergidik ngeri. Keringat dingin mengalir dari pelipis mereka semua. Meskipun sebelumnya Long Yuan telah memfokuskan niat membunuhnya kepada Wei Zhuo atau Kaisar Wei terdahulu tetap saja mereka merasakan auranya sedikit yang membuat nafas menjadi sesak.
Ling Tian berjalan menghampiri Wei Zhuo yang masih berlutut dengan wajah pucat. Dia memegang bahu Wei Zhuo dan mengangkatnya untuk berdiri.
"Maafkan saya Yang Mulia! Karena saya anda jadi seperti ini!" ucap Ling Tian dengan lembut yang membuat semua orang tertegun sejenak, khususnya Wei Zhuo.
"T-tidak apa-apa Tuan Muda Ling! Ini murni kesalahan pria tua ini!" jawab Wei Zhuo dengan perasaan tidak karuan.
"Untung saja itu saudara Tian! Jika itu orang lain, aku tidak bisa menjamin kamu masih bisa bernafas sekarang!" kata Long Yuan dengan dingin.
__ADS_1
"Sudahlah saudara Long! Tidak usah dibahas lagi. Mari kita semua masuk!" ujar Ling Tian dengan nada sedikit tinggi.
Long Yuan sedikit melunak saat Ling Tian menegurnya dengan keras. Dia sangat menghormati Ling Tian. Dan akhirnya semua orang memasuki aula pertemuan yang sebelumnya telah disiapkan.
Ling Tian berjalan dengan memapah Kaisar Wei terdahulu. Hal ini tentu membuat Wei Zhuo atau Kaisar terdahulu merasa tidak enak sekaligus malu yang teramat. Sebelumnya dia telah dengan naif dan lancang mengacuhkan pemuda sebaik Ling Tian. Dia sangat-sangat menyesalinya.
Wei Ziin yang melihat kasih dan kelembutan Ling Tian kepada kakeknya merasakan hatinya bertambah mengagumi pemuda tampan itu. Dia benar-benar tidak tahan lagi!
________________________________
Assalamu'alaikum wr. wb.
Hai para readers novel Ling Tian/LT semua. Salam hormat dari Author. Semoga selalu diberikan kesehatan jasmani dan rohani serta sukses selalu.
Mohon maaf, disini Author hanya ingin menyapa sekaligus mengucapkan ribuan terima kasih yang tak terhingga kepada kalian yang telah atau masih mengikuti perjalanan LT hingga ketitik sekarang ini.
Autor mengucapkan 'thanks for all' kepada kalian yang telah mendukung LT, Author tidak bisa memberikan apapun kecuali hanya ucapan itu. Terlebih buat kang 'Supandi' yang sudah menjadi pembaca teraktif dan 'mbah_blankon' yang menjadi pembaca terbanyak minggu ini.
Semoga kalian berdua dan semua readers LT selalu diberikan atau dikabulkan segala yang diinginkan. Aamiin
Selain itu, Author juga meminta maaf jika acapkali update.an atau kata-kata Author ada yang salah dan menyinggung para readers LT semua.
Sekian dari Author, jangan lupa Vote.nya.. Pumpung ini hari senin😁... Dan Follow akun Author yang baik ini😘..
Yasudah.. Makasih²
Wassalamu'alaikum wr. wb.
__ADS_1