
"Tidak mungkin!" Kaget Naga Biru. Dia masih saja belum bisa mempercayai dengan darah emas yang ada didepannya.
"Namun begitulah kenyataannya Naga Kecil. Ling Tian benar-benar keturunan Shen Zhu Ling itu!" ungkap Wei Hun tersenyum.
Didaratan fana atau Benua Langit tidak ada yang tau apa itu Shen Zhu Ling. Namun berbeda halnya dengan daratan abadi atau Alam Dewa dan mereka berdua.
Seluruh dewa tua atau para patriark klan yang di Alam Dewa mengetahui bahwa Shen Zhu Ling adalah nama klan penguasa seluruh alam. Mereka mengetahui melalui catatan kuno yang ada disetiap perpustakaan klan atau sekte.
Namun sampai saat ini tidak ada yang mengetahui dimana Shen Zhu Ling itu berada setelah kejatuhannya jutaan tahun lalu di Alam Dewa sebab dianggap penguasa lalim yang tidak adil dan semaunya sendiri. Maka dari itu terjadilah peperangan besar yang menewaskan milyaran dewa pemberontak melawan Shen Zhu Ling.
Hal itu adalah cerita kelam para dewa! Dikisahkan hanya beberapa ratus dewa saja yang selamat atau tersisa dari insiden mengerikan itu. Itupun mereka semua dalam kondisi penuh luka dan hanya bertahan seribu atau paling lama sepuluh ribu tahun saja. Kemudian mereka mati setelahnya setelah mendirikan kembali klan-klan mereka.
Bahkan Kaisar Langit atau Penguasa Alam Dewa melarang siapapun untuk menceritakan kembali hal tersebut hingga mengingatkannya akan masa kehancuran para dewa. Memang Kaisar Langit sendiri tidak mengetahui kejadian tersebut, tapi kakek seperguruannya atau lebih tepatnya guru dari guru Kaisar Langit yang mengalami.
__ADS_1
Sama seperti lainnya, Wei Hun dan Naga Biru juga hanya mengetahui hal tersebut melalui catatan-catatan di perpustakaan klan masing-masih. Identitas mereka berdua sebenarnya adalah penghuni Alam Dewa yang jatuh sebab peperangan atau lebih tepatnya mereka berdua adalah para tuan muda yang melarikan diri ke Alam Fana untuk kehidupannya dengan cara mengorbankan segalanya dan kultivasi masing-masing demi melewati lorong dimensi hitam.
Lorong dimensi hitam adalah aliran ruang yang sangat kacau dan mengerikan yang menarik apapun kesuatu tempat yang acak. Para dewa sangat jarang ada yang mau melewati lorong dimensi hitam. Bagi mereka, melewati lorong dimensi hitam adalah tindakan bunuh diri.
Adapun mereka mengetahui Ling Tian golongan Shen Zhu Ling adalah sebab ciri khas darahnya berwarna emas dengan sinar yang terang. Diseluruh Alam Dewa darah semua manusia atau dewa berwarna emas. Namun tidak ada cahaya yang keluar dari darahnya. Hanya Shen Zhu Ling saja yang demikian yang juga sebab itulah menjadi karakteristik darah penguasa sejati Alam Dewa atau bahkan seluruh alam.
"Naga Kecil! Untuk saat ini lebih baik kita merahasiakan akan hal ini dari Ling Tian. Sebab jika para dewa mengetahuinya, mereka pasti akan memburu Ling Tian! Dan yang paling mengerikan adalah memusnahkan seluruh Klan Ling," Kata Wei Hun.
"Tentu! Aku akan merahasiakan hal ini. Dan juga garis darah Ling Tian belumlah terbangun, sehingga berwarna layaknya manusia biasa. Adapun Klan Ling yang sama-sama bernamakan Ling, aku rasa bukanlah suatu masalah! Kecuali mereka meneliti darah Klan Ling seperti kita ini!" Ucap Naga Biru.
"Jangan-jangan! Maksudmu?" Naga Biru memelototkan matanya.
"Benar! Shen Zhu Yin atau lebih tepatnya orang dibalik mereka mengetahui kami mempunyai batu altar ini. Dan sebenarnya altar ini bukanlah hanya untuk melacak darah saja! Namun bisa juga untuk melacak dan meningkatkan bakat seseorang untuk belajar jurus pedang atau tombak atau yang lainnya. Semua bisa dilakukan dengan altar ini. Itu barulah dua fungsi! Masih banyak lagi fungsi-fungsi lain dari altar ini yang belum diketahui bahkan oleh leluhurku!" ungkap Wei Hun.
__ADS_1
"Apa! Bagaimana bisa seperti itu?" Bingung Naga Biru.
"Ya, sebab altar ini adalah satu dari dua peninggalan langsung Shen Zhu Ling! Leluhurku beruntung dapat menemukan salah satunya. Dan konon kata beliau, andai kedua altar disatukan maka akan memiliki kegunaan untuk meningkatkan garis darah sehingga bisa menandingi garis dara Shen Zhu Ling,"
"Aku sangat terkejut mendengar penuturanmu itu. Tapi siapa orang dibelakang layar yang bisa menggerakkan klan besar seperti Shen Zhu Yin?" Tanya Naga Biru.
"Kau masih bertanya siapa? Apa kau tidak tau orang yang paling berambisi dan serakah diseluruh Alam Dewa?" Ucap Wei Hun membalikkan pertanyaan.
Mendengar pertanyaan Wei Hun, Naga biru terdiam membisu! Namun beberapa detik kemudian udara disekitar terasa begitu dingin juga menyesakkan. Amarah Naga Biru memuncak melebihi batasnya. Dia teringat akan Klan Naganya atau Shen Zhu Long yang selalu diburu dan terakhir dibantai habis oleh orang itu untuk diambil darahnya sebagai nutrisi peningkat kekuatan.
Oleh sebab itu, Klan Naga yang bersahabat dengan Shen Zhu Wei dipersilahkan untuk bersembunyi di dunia kecil milik mereka. Hingga akhirnya Shen Zhu Wei berperang dengan Shen Zhu Yin beserta kelompoknya, Klan Naga ikut membantu namun masih tetap kalah dan akhirnya Naga Biru dan Wei Hun melarikan diri untuk menyelamatkan klan masing-masing dari kepunahan total. Mereka berdua nekat memasuki lorong dimensi hitam dan terlemparlah di Alam Fana atau Benua Langit dengan kultivasi merosot anjlok.
Naga Biru menggeram dan menggenggam tinjunya dengan sangat kuat hingga kuku-kukunya menancap dan mengalir darah segar berwarna emas, aura membunuh yang sangat kuat merembes dari dalam tubuhnya, kemudian dia berteriak,
__ADS_1
"Kaisar Langit bajing*an! Kau benar-benar iblis yang sesungguhnya! Aku bersumpah akan membunuhmu dengan tanganku sendiri!"