
"Tenanglah Naga Kecil! Kendalikan emosimu!" Ucap Wei Hun.
"Bagaimana aku bisa tenang disaat tau bahwa dalang dibalik semua kehancuran adalah Kaisar Langit sialan itu!" Geram Naga Biru.
"Kau tenanglah! Suatu hari nanti Kaisar Langit pasti akan terjatuh dari tahtanya!" Ungkap Wei Hun sambil tersenyum misterius.
"Apa maksudmu saudara Wei? Kaisar Langit adalah orang terkuat di Alam Dewa! Bahkan Dewa Iblis tidak pernah bisa menandinginya," Bingung Naga Biru.
"Apa kau tau siapa sebenarnya Klan Nagamu?" Tanya Wei Hun yang masih tersenyum misterius.
"Maksudnya Klan Longku?" Heran Naga Biru.
"Benar," Singkat Wei Hun.
"Klan Longku yaa Shen Zhu Long! Memangnya apa lagi?" Tanya Naga Biru.
"Bukan! Shen Zhu Long adalah klan cabang dari Shen Zhu Ling!" Ungkap Wei Hun.
"Ma-maksudmu?" Tanya Naga Biru terbata-bata.
"Benar! Shen Zhu Long adalah klan cabang dari Shen Zhu Ling! Dulu, aku tak sengaja mendengar obrolan ayahmu dengan ayahku saat mereka sedang mengobrol santai! Dan kau tahu? Shen Zhu Ling adalah Klan Naga pusat di Alam Dewa! Mereka adalah Naga-naga sejati dan Klan Longmu adalah cabang dari mereka atau bisa dikatakan klan pelayan dari Penguasa Abadi, Yang Mulia Kaisar Naga Bayangan, Shen Zhu Ling Zentian!" Ungkap Wei Hun dengan penuh hikmat, bangga dan penghormatan pada kalimat Shen Zhu Ling Zentian.
__ADS_1
"Apa! Bagaimana mungkin? Mengapa ayah tidak pernah menceritakannya kepadaku?" Kaget Naga Biru.
"Entahlah," Jawab Wei Hun.
"Dan.. Lalu bagaimana dengan Klan Weimu?" Tanya Naga Biru.
"Hahh.. Shen Zhu Wei hanyalah teman dari Shen Zhu Long! Yang Mulia Kaisar Naga Bayangan tidak mau dilayani oleh klan-klan lain kecuali Klan Longmu! Meskipun Klan Long hanyalah klan pelayan, tapi untuk kekuatan mereka adalah intensitas terkuat kedua setelah Shen Zhu Ling. Maka karena tidak ada yang bisa menjadi pelayan Yang Mulia, banyak klan-klan besar yang mendekati atau bahkan menjilat Klan Long! Termasuk Klan Wei," ucap Wei Hun menjelaskan dengan lemas dan tersenyum kecut.
"Eh.. Lha?" Gagap Naga Biru.
"Ya, begitulah adanya! Pada awalnya memang begitu, namun lambat laun berubah menjadi pertemanan yang sangat erat. Anak dari Patriark Klan Wei atau kakek buyutku dengan anak dari Patriark Klan Long menjadi sahabat sumpah! Mereka saling bahu-membahu untuk membantu satu sama lain. Hingga akhirnya mereka menjadi Patriark klan masing-masing dan perang besar pecah dari para dewa yang memberontak. Milyaran dewa atau lebih tepatnya seluruh klan dan sekte di Alam Dewa kecuali Klan Long Dan Wei memerangi Shen Zhu Ling karena sebab hasutan seseorang yang sakit hati dan merasa terhina dengan Yang Mulia Kaisar Naga Bayangan! Klan Long dan Klan Wei ikut membantu Shen Zhu Ling. Dan sudah kamu ketahui apa yang terjadi selanjutnya," Kata Wei Hun.
"Emm.. Tentu aku tahu! Jadi?" ucap Naga Biru.
"Berarti kita harus melayani Tuan Ling Tian sebagai keturunan trah Shen Zhu Ling," Ucap Naga Biru mantap.
"Tentu saja! Sang Maha Dewa menemuiku disamping mengajarkan Hukum Pelahap juga mengatakan untuk kita melayani orang yang ditakdirkan! Dan ternyata memang sejatinya sudahlah tuan kita sejak dahulu kala," Jawab Wei Hun dengan tersenyum.
"Dan takkan lama lagi Tuan Ling Tian pasti akan cepat tumbuh menjadi yang terkuat diseluruh alam semesta ini! Dan yang terpenting juga dendam kita berdua pada Kaisar Langit sialan itu akan tercapai!" Lanjutnya.
"Hahaha! Baik! Mari kita sembuhkan dulu Tuan kita itu! Namun tetap sembunyikan identitas aslinya." Ucap Naga Biru yang ditanggapi dengan anggukan kecil oleh Wei Hun.
__ADS_1
Mereka berdua berjalan pelan keluar dengan wajah penuh senyum untuk mendatangi Ling Tian.
"Ngomong-ngomong katamu altar itu dapat mengukur bakat seseorang. Bagaimana bakat Tuan Ling Tian?" Tanya Naga Biru yang masih belum tahu bagaimana cara kerja altar.
"Bakatnya tidak terbatas!" Jawab Wei Hun mantap.
"Hahaha.. Seperti yang diharapkan dari Shen Zhu Ling!" Kata Naga Biru.
Setelah mereka sampai ditempat yang dituju, mereka berdua melihat Ling Tian masih terduduk dengan tenang mencoba menstabilkan kekacauan tenaganya.
"Sepertinya kau kesusahan menstabilkan aliran tenagamu bocah!" Ucap Naga Biru.
Ling Tian yang mendengar itu perlahan membuka kelopak matanya dan menghembuskan nafas berat.
"Hahh.. Kau sudah tahu! Tapi masih berkata seperti itu! Cih! Mana? Katanya mau menyembuhkanku, tapi ditunggu berjam-jam baru nongol!" Kesal Ling Tian.
"Ahahaha.. Maaf-maaf, tadi ada sesuatu yang perlu kami obrolkan. Tapi baiklah, sekarang telan ini!" Jawab Wei Hun sambil melemparkan sebuah pil berwarna hijau terang.
Tanpa basa-basi dan ragu Ling Tian langsung menelan pil itu. Perasaan hangat dapat Ling Tian rasakan setelah pil hijau itu melebur di tenggorokannya. Rasa hangat itu perlahan-lahan berubah menjadi panas dan menjalar keseluruh tubuhnya.
Tubuh Ling Tian bersinar hijau kemerah-merahan dan terus menjadi terang dibarengi dengan teriakan Ling Tian yang menahan rasa membakar.
__ADS_1
"Aaaarkkkh.."