Ling Tian

Ling Tian
Terbukanya Segel Dan Ingatan Baru


__ADS_3

Ling Tian yang terhenti langsung membuat Wei Hun dan Long Yuan terheran. Ling Tian mengarahkan pandangan kearah lain lebih tepatnya kearah dimana Klan Lingnya berada.


"Ibu.." ucap Ling Tian pelan.


"Tunggulah sebentar lagi ibu, aku akan segera pulang!" lanjutnya.


Wei Hun dan Long Yuan sedikit mendengar ucapan Ling Tian bergegas mendekati dan menepuk pundak Ling Tian.


"Apa kau merindukan ibumu?" tanya Long Yuan dengan tersenyum.


"Tentu saja aku sangat merindukannya! Aku nekat ke Hutan Gelap juga demi ibuku! Untuk menjadi kuat dan untuk melindungi ibuku!" kata Ling Tian lemah namun ada tekat sekuat baja dimatanya.


"Besok! Besok kau boleh pergi meninggalkan Hutan Gelap!" ucap tegas Wei Hun.


"Maksud senior?" bingung Ling Tian.


"Ya.. Kau besok boleh meninggalkan Hutan Gelap ini! Namun ada satu hal lagi yang harus aku lakukan untukmu dan satu permintaan yang harus kau terima!" kata Wei Hun.


"Apa itu senior?" tanya Ling Tian.


"Untuk permintaannya ialah kau bawalah saudara Long Yuan untuk menjadi teman sekaligus patnermu berpetualang! Dan yang harus kulakukan.." Wei Hun memotong ucapannya.


Ling Tian mengangkat satu alisnya penasaran namun segera terjawab saat Wei Hun mengeluarkan lencana giok yang dia berikan pada awal pertemuannya dengan Wei Hun.


"Lencana ini!" ucap Wei Hun.


"Apa maksudnya dengan lencana itu?" tanya Ling Tian.

__ADS_1


"Kau duduklah dibatu itu! Akupun tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Namun inilah perintah orang yang memberikan lencana giok ini dan yang harus aku lakukan!" ujar Wei Hun.


Ling Tian tidak banyak bertanya dan menurut saja untuk duduk dengan sikap lotus karena dia juga tidak tahu apa-apa tentang lencana giok itu.


"Pejamkan matamu dan jangan kau tolak energi yang merasuk dalam tubuhmu!" kata Wei Hun tegas.


Ling Tian sekali lagi hanya menurut. Setelah melihat Ling Tian sudah siap, Wei Hun mengalirkan energi qi kedalam lencana giok dan mengarahkannya kepada Ling Tian.


Cahaya kuning emas keluar dari lencana dan menembak kearah Ling Tian dengan cepet.


Bhuuuzzzhhh...


Cahaya keemasan bersinar sangat terang mengelilingi seluruh tubuh Ling Tian. Perlahan cahaya itu meresap kedalam dantian dan jiwa Ling Tian. Segel didalam dantian Ling Tian perlahan mengikis sedikit demi sedikit dan terus seperti itu dalam waktu yang cukup lama.


Ling Tian meringis menahan sakit namun dia tetap berusaha untuk fokus dengan sikap bermeditasi.


Setelah hampir tiga jam lamanya, segel di dantian Ling Tian telah sepenuhnya hilang. Fenomena alam tiba-tiba terjadi. Fluktuasi udara disekitar goyah dan terombang-ambing tidak jelas.


Swooosshhh...


Tiga pusaran angin hitam muncul dari sisi kanan, kiri dan belakang Ling Tian. Menarik semua energi alam murni yang terdiri dari energi qi, energi spiritual dan energi langit dan bumi sejauh satu ribu mil yang membuat para monster beast gempar dan tidak bisa tenang.


Cahaya emas yang sebelumnya mengelilingi tubuh Ling Tian juga sepenuhnya tersedot masuk kedalam dantian Ling Tian.


Bomm!


Bomm!

__ADS_1


Bomm!


Suara ledakan teredam terus terdengar dari dalam tubuh Ling Tian menandakan dia terus menerobos kultivasi dari bintang ke bintang yang lebih tinggi. Hingga tepat setelah jumlah ledakan yang ke dua puluh lima, peningkatan Ling Tian berhenti. Tiga pusaran angin hitam perlahan memudar dan sepenuhnya bersatu dengan udara. Fenomena alam yang membuat heboh seluruh penghuni Hutan Gelap juga berhenti.


Saat ini kultivasi Ling Tian sudah berada di ranah Pendekar Platinum Awal Bintang 2. Pondasinya juga sangat kokoh disebabkan penyerapannya Ling Tian akan energi langit dan bumi.


Ling Tian membuka kedua matanya dengan sudut bibir terangkat sempurna. Awan hitam tanda akan datangnya petir kesengsaraan juga sepenuh terbentuk. Dengan tenang Ling Tian melihat Naga Petir merah menyala seperti sebelumnya. Benar! Petir itu adalah petir kekacauan.


"Datanglah!" Ucap Ling Tian.


Groooaaarrr...


Swuuuusshhh...


Duuuaaaarr!


Buuuummmm...


Dengan tanpa hambatan Ling Tian melewati empat kesengsaraan kekacauan. Bajunya robek disana-sini. Tubuh Ling Tian tidak tergores sedikitpun karena dia mempunyai tubuh terkuat atau terkutuk yang tidak akan bisa dihancurkan. Tubuh itu tidak lain adalah Tubuh Kaisar Naga Bayangan.


Kini penampilan tubuh Ling Tian sudah sama dengan umumnya manusia. Tidak ada cetakan-cetakan segel yang membentang dari pundak sambung ke pinggang. Namun tanda bunga teratai berwana separuh biru dan separuh merah ditengkuknya justru bertambah jelas.


Tanpa ada sebab atau apapun, Ling Tian tiba-tiba terasa lemas dan terjatuh tak sadarkan diri. Hal itu tentu sangat mengejutkan Wei Hun ataupun Long Yuan. Dengan panik mereka berdua membawa Ling Tian dan menidurkannya diatas batu.


Sepuluh jam kemudian, sosok yang terbaring itu perlahan membuka kedua mata.


"Eh..? Diamana dan ini-?"

__ADS_1


"Aaaaakkkkh!.."


__ADS_2