
Pria tersisa itu segera terlempar dan terhempas menabrak dinding ruangan hingga hancur berkeping-keping. Dia tidak berdaya dan memuntahkan banyak darah dari mulutnya. Sementara Ling Tian sangat marah saat mendengar nama Sekte Taring Iblis disebutkan pria itu. Lagi-lagi sekte itu! Batin Ling Tian.
Long Yuan sangat tahu alasan apa Ling Tian bisa semarah ini. Jika dia dalam posisi Ling Tian pun dia akan sangat marah bahkan akan langsung membunuh pria tersebut.
"Seret dia kembali kesini!" perintah Long Yuan.
"Baik Leluhur!"
Dua orang anggota keluarga Wei segera bergegas dan menyeret pria itu dengan kasar. Meskipun mereka berdua tahu kalau pria itu adalah keluarganya, tapi itu adalah masa lalu sebelum pria itu beralih menjadi anggota sekte beraliran hitam yang sesat dan menjadi mata-mata keluarga kekaisaran.
"Bruk!"
"Ugh.."
Pria itu dilempar begitu saja didepan Ling Tian oleh kedua orang yang menyeretnya.
"Sekarang kau jawab, dimana letak Sekte Taring Iblis itu?" tanya Long Yuan dengan geram.
"Saudara Long, itu tidak diperlukan! Aku baru ingat, kalau aku punya teknik yang lumayan yang diberikan guru waktu itu!" kata Ling Tian.
"Ooh.. Benarkah?" tanya Long Yuan.
"Tentu! Kau meragukan guruku?" Jawab Ling Tian lalu balik bertanya.
"Ahaha.. Mana mungkin aku meragukannya!" jawab Long Yuan dengan tertawa canggung. Cih! Bukan mana mungkin, lebih tepatnya mana berani Long Yuan meragukan teknik-teknik yang diberikan guru Ling Tian si bocah bau ini yang tidak lain intesitas tertinggi dan tak tersentuh di seluruh alam semesta!
Ling Tian hanya menggelengkan kepala saat melihat ekspresi cacing itu menjadi sangat bodoh didepannya. Sementara para keluarga Wei menjadi penasaran dengan siapakah gerangan guru dari Ling Tian ini hingga membuat ekspresi wajah Leluhur Naga Agung mereka menjadi terlihat bodoh dan sedikit terukir ketakutan dimatanya.
Mengacuhkan mereka yang sedang penasaran dengan gurunya, Ling Tian berjalan mendekati pria terikat rantai segel itu dan langsung mencengkram kepalanya dengan kuat.
"Serap!" ucap Ling Tian lirih.
__ADS_1
"Aaaaaakkkhhh.."
Pria itu berteriak sangat keras saat mendapati isi otak atau ingatannya terasa seperti ditarik dengan paksa. Anggota keluarga Wei tidak tahu apa yang sedang Ling Tian lakukan namun mereka bergidik ngeri saat melihat ekspresi kesakitan dan ketakutan pria itu. Sial! Dia TTK! Tampan Tapi Kejam.
"Sial! Tuan Muda Tian ini sangat kejam!" bisik salah satu anggota keluarga Wei pada teman sebelahnya.
"Benar! Kau bisa lihat ekspresinya itu? Dia seperti sangat menikmatinya!"
"Aku bersumpah tidak akan menyinggungnya!"
"Aku juga! Hanya orang bodoh yang berani menyinggungnya!
"Ngomong-ngomong kakak, bukankah sebelumnya Yang Mulia Kaisar terdahulu telah menyinggungnya? Apakah kau juga akan mengatakan beliau Kaisar bodoh juga?"
"Sial! Jangan bicara keras-keras brengs*k! Aku belum ingin mati! Aku belum menikah juga!"
"Ohh.. Baiklah kakak!"
Ling Tian terus menyerap ingatan-ingatan pria itu tanpa menghiraukan tatapan ngeri semua orang kepadanya. Perlahan-lahan ingatan baru memasuki kepala Ling Tian. Dia dapat melihat apa saja yang dilakukan pria yang dicengkramnya ini dengan jelas. Kekejamannya kepada para rakyat biasa, pembunuhan terhadap pihak tak bersalah, memaksa orang untuk menjadi pengikutnya, menikmati ratusan tubuh wanita suci dan masih banyak lagi perbuatan-perbuatan buruk lainnya.
Ling Tian juga mendapati dimana letak Sekte Taring Iblis berada. Dia tersenyum iblis saat mendapatinya. Sekte Taring Iblis? Nasibmu sebentar lagi akan tamat!
"Bruk!"
Ling Tian membuang tubuh pria itu begitu saja dan masih dengan ekspresi senyum iblisnya seolah menikmati penyiksaan yang baru saja dia berikan.
"Selesai!" ucapnya pelan.
"Saudara Tian, apa yang kau lakukan padanya? Mengapa dia berteriak kesakitan dan sekarang seperti mayat?" tanya Wei Hun.
"Hehehe.. Aku hanya menyerap paksa ingatannya dengan modivikasi teknik pelahap! Jika dia masih bisa bertahan hidup maka dia hanya akan menjadi orang gila!" jawab Ling Tian dengan tenang.
__ADS_1
"Apaa! Ada teknik yang seperti itu?" Wei Hun tentu sangat terkejut saat mendengar teknik yang disebutkan Ling Tian. Dia yang sudah hidup puluhan ribu tahun bahkan juga di Alam Dewa tidak pernah mendapati ada teknik semacam ini. Menyerap ingatan dengan paksa? Ini teknik yang gila! Wei Hun juga tidak habis fikir ternyata Ling Tian mampu memodivikasi manual pelahapnya. Andai Wei Hun tahu jika teknik Ling Tian juga mampu menyerap kultivasi lawan maka dia akan langsung muntah darah atau mati kejang-kejang.
Setelah menenangkan dirinya, Wei Hun kembali bertanya,
"Lalu, apa yang kau dapatkan dari ingatan bocah itu?"
"Kekejamannya kepada rakyat biasa, bersifat layaknya penguasa kepada yang lemah, memperkosa para gadis suci, merekrut untuk menjadi anggota sekte dengan paksa dan membunuh dan yang terakhir adalah lokasi Sekte Taring Iblis!" jawab Ling Tian dengan tersenyum setelah tahu tempat pasti dari sekte tersembunyi aliran hitam itu.
'Hehe.. Kota Perbatasan kah? Akan kukunjunginsetelah ini!' gumamnya menyeringai.
"Sialan! Ternyata selama ini keluargaku ada penghianat! Tuan Muda Ling Tian! Maafkan sifatku dan semuanya yang sebelumnya salah faham denganmu!" kata Wei Zhuo dengan menundukkan badan dan menangkupkan tinju.
"Haha.. Anda tidak perlu sungkan Yang Mulia! Aku hanya melakukan apa yang harus aku lakukan!" jawab Ling Tian santai.
"Terima kasih Tuan Muda!" ujar Wei Zhuo.
"Kalian! Buang kedua mayat ini dihutan agar menjadi makanan hewan buas dan penjarakan yang satu ini! Kita akan mengeksekusinya didepan semua orang di alun-alun kota minggu depan! Supaya semua orang tau bahwa penghianat hanya akan berakhir kematian!" titah Wei Zhuo kepada beberapa prajurit.
"Baik Yang Mulia!"
Setelah kepergian beberapa prajurit untuk menjalankan tugas, suasana di aula menjadi hening. Sampai sekarang mereka semua masih sedikit bingung bagaimana Ling Tian tahu akan adanya penghianat di dalam keluarga Wei.
Tentu saja Ling Tian tahu! Dia mempunyai inda kepekaan yang sangat tinggi melebihi siapapun. Sehebat mungkin seseorang menyembunyikan auranya, dia tetap bisa dengan jelas merasakannya. Ling Tian awalnya juga cukup terkejut dengan keberadaan tiga orang yang memiliki aura iblis yang disembunyikan, namun naas mereka bertemu dengan Ling Tian yang pada akhirnya mereka semua ketahuan bahkan dua diantaranya tewas dibunuh ditempat.
"Setelah ini, aku akan mendatangi Sekte Taring Iblis sialan itu! Apa kalian akan ikut saudara Long, senior Wei?" tanya Ling Tian melihat Long Yuan dan Wei Hun.
"Tentu saja! Setelah itu bukankah kami harus.." ucapan Wei Hun dipotong Ling Tian.
"Baiklah, aku mengerti!"
"Tuan Muda Ling Tian! Bolehkah aku ikut?" tiba-tiba seorang wanita yang sangat lembut membuka suara.
__ADS_1
"Eh...?"