Ling Tian

Ling Tian
Ujian Sang Naga Hijau 2


__ADS_3

Kekhawatiran Ling Tian ini bukanlah tanpa sebab. Dia mengetahui dengan jelas bahwa kekuatan Han Tianba itu sudahlah berada diatas ranah Pendekar Berlian. Itu artinya, selain dirinya dan Mao An, tidak ada seorang pun ditempat ini yang bisa mengalahkan Han Tianba jika bertarung.


Ling Tian lalu meminta Mao An untuk segera mengikuti ujian itu. Sementara dirinya akan menyusul setelahnya dengan ikut berada ditempat lain agar dianggap peserta individual oleh orang-orang.


"Baiklah.. Aku akan segera ikutan!" tutur Mao An lalu beranjak dari tempat Ling Tian berada.


Zheep!


Setelah Mao An pergi dan memasuki zona wilayah terlarang, Ling Tian lalu menuju kearah timur menjauh dari tempat wilayah terlarang itu berada.


Zheep!


Ling Tian melesat dengan kecepatan tinggi menuju sebuah perbukitan yang cukup jauh dari wilayah terlarang. Tidak ada satu makhluk hidup ditempat itu kecuali hanyalah pohon-pohon raksasa yang menjulang tinggi keatas langit.


Swooossshhh...


Ratusan orang muncul didepannya lalu menangkupkan tangannya dengan hormat kepada Ling Tian.


"Baiklah.. Apakah kalian sudah melakukan apa yang aku perintahkan?" tanya Ling Tian.


"Sudah Tuan Muda!" jawab ratusan orang yang keluar dari dunia jiwa itu dengan serentak.


"Bagus! Dan kamu! Mang Kang! Kemarilah!" ucap Ling Tian memanggil sosok Tuan Muda yang pernah dia buat babak-belur.


"S-saya Tuan Muda!" ujar Mang Kang mendekati Ling Tian dan memberikan hormatnya.

__ADS_1


"Ini! Aku percayakan ini kepadamu! Berikan kepada ayah atau Patriark Klan Ling! Katakan kepada mereka untuk menggunakannya dengan bijak! Dan katakan juga bahwa aku dalam keadaan yang baik-baik saja!" ujar Ling Tian kepada Mang Kang sambil menyerahkan cincin penyimpan yang langsung diterima oleh Mang Kang.


"Lalu yang ini, berikan kepada saudaraku Ling We!" ujar Ling Tian lagi sambil menyerahkan sebuah cincin penyimpanan lainnya.


Mang Kang yang sangat terharu dengan dirinya yang diberikan kepercayaan oleh Ling Tian setelah apa yang dilakukan olenya waktu itu dengan segera langsung berlutut dihadapan Ling Tian dan mengucapkan kesanggupannya serta mengatakan sumpah.


"Tuan Muda! Aku bersumpah pasti akan memberikan amanatmu ini kepada ayah atau Patriark Ling dan Tuan Muda Ling We dengan jaminan nyawaku!" ujar Mang Kang dengan sungguh-sungguh.


Ling Tian hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat orang yang pernah dia dan Mao An buat babak-belur ini berlutut dihadapannya. Ling Tian lalu mengangkat tubuh Mang Kang untuk berdiri menggunakan kekuatan tak kasat mata.


"Baiklah! Pergilah kalian semua sekarang! Bagi menjadi dua kelompok! Satu kelompok menuju Klan Ling dan satu kelompok lainnya menuju Kekaisaran Wei! Jaga mereka! Jangan sampai ada orang lain yang berani menggertaknya!" seru Ling Tian.


"Baik Tuan Muda!" jawab semuanya bersamaan.


Ling Tian juga pergi meninggalkan perbukitan itu untuk kembali ke wilayah terlarang untuk mengikuti tes atau ujian dari sang Naga Hijau. Tidak butuh waktu lama baginya untuk sampai ditempat itu lalu Ling Tian dengan tanpa ragu mengekati zona wilayah terlarang atau masuk kedalam formasi yang melingkupinya.


Sebelum Ling Tian benar-benar masuk kedalamnya, dia melihat kearah dimana sang Naga Hijau berada. Naga Hijau itu tiba-tiba juga melihat kearahnya dan tersenyum dengan sinis yang membuat Ling Tian merasakan hal tidak baik.


'Kampret! Aku merasakan senyuman itu sangat mirip dengan senyuman guru tua bangka itu! Apakah mungkin naga kecil ini disuruh untuk melakukan sesuatu hal kepadaku?' batin Ling Tian yang merasakan tubuhnya sedikit merinding dengan melihat senyuman sang Naga Hijau itu.


'Baiklah.. Tidak perlu risau Ling Tian! Jika naga kecil itu berani bertindak aneh-aneh, tinggal buat saja dia menjadi naga panggang!' batinnya lagi sambil memberikan semangat kepada dirinya sendiri.


Dengan santai Ling Tian melangkah masuk kedalam zona itu. Namun saat Ling Tian masuk, dia tidak merasakan apapun seperti apa yang dikatakan oleh Mao An sebelumnya. Dia tengak-tengok seperti orang kebingungan.


Ling Tian menatap sang Naga Hijau itu dengan tatapan penuh pertanyaan. Dia bingung mengapa dirinya tidak mendapatkan ujian atau tes seperti yang lainnya.

__ADS_1


"Cih! Tuan Muda sudah memiliki jiwa dan fisik yang bahkan lebih kuat dariku! Maka Tuan Muda tidak perlu ikut ujian ini!" tiba-tiba sebuah suara seorang pemuda terdengar didalam fikiran Ling Tian.


"Oi.. Naga kecil! Apa tadi suaramu?" tanya Ling Tian bertanya memastikan.


"Tentu saja! Tapi dengan Tuan Muda tidak mendapatkan ujian dariku, maka Tuan Muda tidak mendapatkan token yang akan digunakan untuk memasuki dunia dibalik portal dimensi diatasku ini!" jawab Naga Hijau sambil menyeringai.


"Sialan! Apa maksudmu aku tidak bisa ikut dalam perebutan harta langit dan bumi ini?" tanya Ling Tian dengan kesal.


"Tuan Muda! Aku tidak mengatakan bahwa Tuan Muda tidak bisa ikut serta dalam perebutan ini! Tuan Muda tetap bisa ikut dengan menerobos masuk kedalam portal dengan paksa! Token yang aku berikan itu hanya berguna untuk masuk dengan aman kedalam dunia itu lalu mengeluarkan peserta dengan cara menghancurkannya jika memang peserta itu dalam keadaan terdesak atau diujung kematian!" jawab Naga Hijau dengan santai menjelaskan.


"Sial! Itu artinya jika aku masuk dengan cara menerobos, maka tidak ada jaminan hidup untukku?" tanya Ling Tian menggerutu.


"Yah.. Begitulah.." ucap Naga Hijau menjawab.


"Kampret! Woy naga kecil! Katakan padaku! Apakah ini adalah ulah dari guru tua bangka itu?" teriak Ling Tian bertanya dengan hati dongkol.


"Kamu nanya? Kamu bertanya-tanya? Tanyakan saja pada rumput yang bergoyang!" jawab sang Naga Hijau dengan senyum mengejek lalu kembali menutup matanya dan berhenti berkomunikasi dengan Ling Tian.


"Akkhh.. Sial! Sial! Sial! Tua bangka sialan! Jika aku bertemu lagi denganmu, maka aku akan mendupak bokongmu!" teriak Ling Tian dengan sangat kesal yang membuat orang yang tidak masuk dalam zona wilayah terlarang keheranan. Pasalnya pemuda bertopeng separuh wajah itu yang sudah masuk zona tidak mendapatkan tes atau ujian dari sang Naga Hijau.


Bisik-bisik mengenai Ling Tian yang masuk zona namun tidak mendapatkan ujian segera terjadi dan membuat sedikit kegaduhan ditempat itu. Sementara Ling Tian sendiri, dia tidak menghiraukannya sama sekali. Dia hanya kembali ditempat sebelumnya dia dan Mao An berada.


Ling Tian yang kesal dengan guru tua bangkanya itu hanya menatap portal dimensi yang dijaga oleh Naga Hijau itu dengan penuh tekat.


'Sial! Guru tua itu selalu dengan sengaja membuatku kesusahan!' batinnya lalu duduk ditempat itu sambil menunggu ujian selesai dan ikut masuk kedalam dunia dibalik portal itu meski tanpa perlindungan token atau jaminan hidupnya.

__ADS_1


__ADS_2