
"Yah.. Begitulah saudara Shu.. Selama ini aku hanya berpengalaman mendidik Ling Xing'er saja," ujar Ling Tian yang sambil menghela nafasnya.
"Tapi bahkan Xing'er bisa menjadi lebih jenius daripada Tuan Muda sendiri! Haha.." kata Yi Shu sembari tersenyum lebar.
"Lupakan saudaraku! Itu karena pemahaman Xing'er terlalu mengerikan. Dan benar katamu bahwa dia adalah jenius yang sebenarnya! Aku bahkan baru dapat berkultivasi di usiaku yang sudah 20, sementara Xing'er telah menjadi kuktivator ranah Pendekar Berlian di usia 9 tahun." tutur Ling Tian dengan mata menerawang ke atas langit karena sedikit mengingat perjuangan awalnya untuk memiliki kekuatan hingga ke titik saat ini.
Yi Shu kemudian memegang tangan Ling Tian dan menatap telapaknya.
"Tapi semua ini jika tanpa adanya campur tangan dari tangan Tuan Muda ini, maka kami semua bukanlah siapa-siapa sekarang." ujar Yi Shu lalu melepas tangan Ling Tian dan menangkupkan kedua tangannya untuk menunjukkan rasa hormat.
Ling Tian tersenyum mendengarkan penuturan Yi Shu lalu berkata,
"Kau ingat saudara Shu, saat itu kamu bahkan hampir kubuat tewas menggunakan tinjuku. Dan aku selalu menggunakan teknik pedang Klan Yi dari berlatih bersamamu untuk melawan musuh-musuhku,"
"Merupakan sebuah kebanggaan bagi Klan Yi karena teknik berbedangnya dipakai oleh Tuan Muda!" ucap Yi Shu.
"Baiklah.. Mari kita gembleng para generasi muda itu hingga menjadi jenius-jenius tak terbanding lagi," ujar Ling Tian sembari mengalihkan pandangan ke arah para generasi muda berbagai klan.
"Baik Tuan Muda!" angguk Yi Shu lalu mengikuti Ling Tian.
Para generasi muda yang hendak dilatih oleh Ling Tian dan Yi Shu menjadi berdebar-debar jantung karena kedua orang ini terkenal dengan kejeniusannya yang luar biasa dan Yi Shu juga merupakan murid dari orang yang terkenal paling kuat di darat dan timur yang tidak lain adalah Leluhur Tua Kekaisaran Wei, Wei Hun.
"Pelatihan tahap pertama tentu saja membuat tubuh fisik kalian menjadi lebih kuat, oleh karena itu, lihatlah bukit itu! Kalian berlarilah mengelilingi bukit sebanyak 10 putaran dalam satu hari. Jika kalian gagal maka jatah istirahat satu hari akan dikurangi dua jam alias kalian hanya akan tidur selama 2 jam saja dalam sehari semalam. Baiklah.. Mulai sekarang!" teriak Ling Tian menyuruh mereka semua untuk memulai pelatihan.
Para generasi muda itu dengan cepat langsung berlari menuju ke arah bukit yang ditunjuk oleh Ling Tian untuk memutarinya.
__ADS_1
"Mari kita menontonnya dari atas langit saudara Shu," ujar Ling Tian lalu mulai terbang melayang ke atas langit secara perlahan.
"Baik Tuan Muda." angguk Yi Shu lalu mengikuti Ling Tian.
Keduanya memantau sekitar 400 generasi muda itu dari atas langit yang membuat beberapa di antara mereka yang hendak santai-santai langsung mengayunkan kakinya untuk berlari lebih cepat. Mereka tidak ingin dilihat oleh lintian sebagai pemuda atau pemudi yang malas-malasan dalam berlatih.
Hal seperti itu sangatlah wajar karena mereka semua saat di klan masing-masing merupakan sekumpulan jenius yang meski bermalas-malasan akan tetap dihormati dan dielu-elukan.
Di sini, mereka tidak akan pernah menemukan hal yang seperti itu. Status mereka akan benar-benar dipukul rata dan penuh dengan kesetaraan. Jika mereka bermalas-malasan makan hukumanlah yang akan menanti mereka.
***
Dua tahun di dunia jiwa atau sekitar 6 bulan lebih di dunia luar telah berlalu. Kini seluruh generasi muda yang dilatih telah berada di ranah Pendekar Platinum dalam keseluruhan. Saat ini mereka semua sedang berusaha untuk naik tingkat ke ranah yang lebih tinggi yang tidak lain adalah ranah Pendekar Berlian dengan berusaha memunculkan elemen mereka.
Saat ini seluruh generasi muda itu sedang dikumpulkan oleh Ling Tian dan saudara-saudaranya yang lain untuk diberikan masukan agar mereka dapat menerobos dengan baik ke ranah yang lebih tinggi.
"Kalian semua telah berlatih dengan baik di tempat ini. Perlu kalian ketahui bahwa 3 hari di dunia ini sama dengan satu hari di dunia luar. Sedangkan kalian telah berlatih selama 2 tahun lamanya yang itu artinya 6 bulan waktu dunia luar telah terlewati.."
"Beberapa murid dari saudara Yi Shu dan Xuan Ji telah berhasil menerobos ranah Pendekar Berlian. Dan itu merupakan prestasi yang sangat luar biasa!.."
"Sedangkan untuk kalian yang belum berhasil menerobos, maka janganlah menggunakan sumber daya terlebih dahulu sebelum kalian berhasil mengenal elemen kalian masing-masing dengan baik karena hanya akan menjadikan sumber daya tersebut tidak berguna sama sekali.."
"Lalu untuk kalian yang berasal dari klan yang belum mengetahui sama sekali elemennya, kalian harus mempelajari arti kata dari rasa. Karena kalian harus benar-benar merasakan elemen apakah yang kalian miliki melalui sebuah perasaan.."
"Dulu, saat aku hendak menerobos ranah kultivasi Pendekar Berlian, aku juga melakukan hal yang seperti itu karena di Klan Ling belumlah ada seseorang yang menerobos kultivasi hingga ke tahap tersebut sekaligus tidak ada sebuah catatan mengenai elemen apakah yang dimiliki oleh klan.."
__ADS_1
"Aku bermeditasi dengan baik setelah berhasil memahami makna-makna dari elemen-elemen yang ada. Aku menajamkan perasaanku dan akhirnya dapat merasakan seperti sebuah sengatan listrik yang menjalar ke seluruh tubuhku yang menandakan bahwa aku memiliki elemen petir.."
"Hal itulah yang harus kalian benar-benar lakukan saat ini. Jangan menyerah ataupun parah semangat. Terkadang, kita harus sedikit lebih bersabar untuk dapat melakukan penerobosan hingga ke titik yang tertinggi." ujar Ling Tian menghentikan pidatonya.
Seluruh generasi muda dari berbagai klan itu langsung memejamkan mata mereka dan menghayati setiap ucapan yang telah dilontarkan oleh Ling Tian dan memahami maksudnya dengan cara mendalam. Bahkan beberapa di antara mereka ada yang langsung duduk dengan sikap lotus dan mulai bermeditasi.
Ling Tian kemudian melambaikan tangannya dan ribuan pusaran angin segera terbentuk di atas kepala dari para generasi muda yang sedang hanyut dalam pemahaman mereka.
Zhuung!
Ling Tian memindahkan mereka semua ke tempat lain dan dengan jarak yang berjauhan karena Ling Tian tidak ingin membuat para generasi muda itu terluka akibat salah satu diantara mereka ada yang berhasil memahami elemen dan menerobos kultivasi yang mengundang petir kesengsaraan.
Jdeerrrr... Jdeerrr...
Dan benar saja! Sebuah awan hitam dengan petir yang terus menderu dan menggelegar tiba-tiba terbentuk di arah yang jauh dari tempat Ling Tian dan para saudaranya sedang berdiri. Disusul dengan di tempat lain yang juga terjadi hal yang sama, yang menandakan bahwa para generasi muda itu cukup tercerahkan dengan pidato singkat Ling Tian.
"Tuan Muda memanglah guru yang paling baik dan hebat!" puji Mao An dengan tersenyum tulus.
"Haha.. Kamu terlalu berlebih-lebihan saudaraku. Aku hanya mengucapkan apa yang harus aku ucapkan saja, tidak lebih!" ujar Ling Tian mengelak.
"Hmm.. Baiklah-baiklah.. Tuan Muda memang selalu begitu," kata Mao An sembari menggelengkan kepalanya.
"Lalu bagaimana situasi di luaran sana Tuan Muda?" tanya Gui Lu tiba-tiba.
"Hmm? Dunia luar? Di dunia luar saat ini benar-benar sangat aman dan kondusif. Hanya saja.." jawab Ling Tian yang menghentikan ucapannya dengan sengaja.
__ADS_1