Ling Tian

Ling Tian
Identitas Sang Kaisar Langit


__ADS_3

Ketiganya dibawa oleh Leluhur Xueren Chong dan anak keturunannya menuju ke aula istana. Di sana mereka pun mengobrol dengan santai sembari memakan buah-buahan ataupun hidangan yang disediakan oleh para pelayan.


"Saudari Feng! Sewaktu di daratan tengah, aku pernah bertemu dengan ras hewan siluman dan juga ras beast. Mereka memiliki sebuah harta yang berupa telur burung phoenix. Apakah itu adalah telur milikmu?" tanya Ling Tian.


"Telur itu memang pemberian dariku dan merupakan telur terakhir yang dimiliki oleh ras kami ras burung phoenix. Namun itu bukanlah telurku melainkan telur milik kakakku yang sebelumnya mati terbunuh oleh antek-antek para penghianat!" jawab Feng Lanse'er dan mulai bercerita.


Feng Lanse'er menjelaskan bahwa klan Shen Zhu Feng telah dibantai oleh para dewa yang mengikuti Kaisar Langit yang berkuasa saat ini. Waktu itu hanya tersisa dirinya dan juga kakak perempuannya yang sedang mengerami telurnya.


Namun karena kedatangan dari para dewa yang memberontak dari Kaisar kekaisaran langit sebelumnya, sang kakak menyuruh kepada adiknya atau Feng Lanse'er untuk pergi dari alam dewa sembari membawa telur yang sedang dia erami. Sang kakak mengorbankan dirinya untuk menghalau pasukan para pemberontak yang tiada habisnya guna mengulur waktu sampai Feng Lanse'er benar-benar pergi dari alam dewa.


Dengan membuka portal lubang hitam yang memiliki badai ruang dan waktu di dalamnya, Feng Lanse'er pergi meninggalkan alam dewa dan akhirnya terjatuh di daratan tengah Benua Langit atau lebih tepatnya di Kota Yunzun yang ditempati oleh ras binatang siluman dan juga ras monster beast.


Di Kota Yunzun, Feng Lanse'er begitu diagung-agungkan oleh masyarakatnya karena merupakan Dewi Phoenix. Disana pula dia juga mulai memulihkan diri untuk mengembalikan kekuatannya yang kini telah terkuras habis akibat menahan badai ruang dan waktu.


Feng Lanse'er hanya bisa memulihkan 25% kekuatannya di Kota Yunzun karena aura di sana sangatlah tipis menurutnya dan tidak ada hawa yang sangat panas ataupun hawa yang sangat dingin yang merupakan energi yang dapat memulihkan kekuatannya.

__ADS_1


Pada akhirnya dia berpamitan kepada seluruh masyarakat yang berada di Kota Yunzun sambil memberikan sebuah harta untuk dijaga oleh mereka yang tidak lain adalah telur burung phoenix milik kakaknya.


Feng Lanse'er terbang mencari-cari sebuah lokasi yang memiliki hawa panas ataupun dingin yang luar biasa dan akhirnya menemukan daratan utara lebih tepatnya di kawasan terlarang yang memiliki aura dingin luar biasa karena terdapat perbukitan es abadi yang sebelumnya Ling Tian pijaki dan mulai berkultivasi untuk memulihkan kekuatan.


Hingga pada saat dia sudah memulihkan sekitar 80% kekuatannya, tiba-tiba Feng Lanse'er dikejutkan dengan kehadiran para dewa yang telah berhasil mengidentifikasi titik keluar dirinya dari lubang hitam saat dia kabur sebelumnya.


Feng Lanse'er yang saat itu masih hanyut di dalam kultivasinya, tiba-tiba di perangkap dengan sebuah kurungan yang membuatnya tersegel dan menyedot sedikit demi sedikit kekuatannya sampai ribuan tahun lamanya hingga akhirnya Ling Tian datang dan menyelamatkannya.


Ling Tian dan yang lainnya mendengarkan cerita dari Feng Lanse'er dengan seksama dan tanpa menyela sedikitpun. Mereka benar-benar tidak menyangka bahwa perjalanan yang dilalui oleh sosok gadis cantik di hadapan mereka itu sangatlah berat.


"Kaisar Langit sekarang sebenarnya adalah merupakan satu-satunya murid langsung dari Kaisar Langit terdahulu dan sudah dianggap anak angkat oleh beliau. Dia bernama lengkap Shen Zhu Zhan Zheng. Dulu dia merupakan kebanggaan terbesar yang dimiliki oleh kekaisaran langit di alam dewa! Dia menjadi sosok jenderal perang kekaisaran langit yang selalu dapat memenangkan peperangan antara pihak dewa dan aliansi pasukan iblis.."


"Namun suatu saat dirinya menemukan sebuah catatan kuno yang mengatakan bahwa seorang dewa dapat melampaui tingkatan tertinggi yaitu dengan cara menyatukan beberapa bongkah batu yang dimiliki oleh Kaisar Langit dan menuju ke suatu tempat yang dipenuhi dengan sumber daya, sang jenderal perang itu akhirnya membelot dan mengajak kepada orang-orang terdekatnya untuk menggulingkan kekuasaan sang guru atau Kaisar Langit dengan dalih bahwa Kaisar Langit telah merencanakan untuk berdamai dan bersekutu dengan para iblis yang telah membuat kehidupan mereka menjadi susah dan tidak damai!.."


"Para dewa yang dekat dengan jenderal perang kekaisaran langit itu mulai menyelidiki mengenai kebenaran dari ucapan yang dilontarkan oleh sang jenderal perang. Dan alangkah terkejutnya mereka semua bahwa Kaisar Langit sendirilah yang mengucapkan dengan mulutnya akan keinginannya untuk berdamai dengan para iblis!.."

__ADS_1


"Namun di situ mereka tidak menyadari akan ucapan dari Kaisar Langit yang hanya mengatakan berdamai dalam tanda kutip menghentikan perang dan tidak bersekutu dengan mereka!.."


"Mereka yang telah dimakan oleh emosi akhirnya mendatangi sang jenderal perang dan akhirnya membuat aliansi dan mengajak para dewa yang lainnya untuk membelot dan menghabisi Kaisar Langit beserta seluruh keluarga dan pengikut setianya!.."


"Shen Zhu Ling atau keluarga dari Kaisar Langit beserta dengan puluhan klan yang masih setia khususnya klan kami para binatang suci melakukan perlawanan yang luar biasa kepada para penghianat! Namun pada akhirnya kami pun kalah oleh mereka dan beberapa di antara kami melarikan diri keluar dari alam dewa melalui portal lubang hitam yang memiliki badai ruang dan waktu di dalamnya seperti aku contohnya!" ujar Feng Lanse'er yang bercerita dengan air mata yang mulai mengalir di pipinya.


"Dan diantara para penghianat itu adalah Klan Shen Zhu Mao dan Shen Zhu Xueren! Maka dari itu sebelumnya aku sangat terkejut saat Tuan Muda mengatakan bahwa mereka merupakan bawahan!" ujar Feng Lanse'er sembari menatap ke arah Mao An dan juga Leluhur Xueren Chong lalu menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Namun yang aku senangi adalah ternyata Pangeran Shen Zhu Ling Dong juga ikut selamat dari badai ruang dan waktu dan memiliki keluarga di alam tingkat rendah ini yang akhirnya membuatku bertemu dengan Tuan Muda Ling Tian!" tutur Feng Lanse'er sembari tersenyum memandang Ling Tian yang memakai topeng separuh wajah.


"Ya.. Semua itu adalah takdir yang harus kita terima dengan lapang dada! Sebelumnya aku masih sedikit bingung dengan tugas dari guruku yang menyuruhku untuk menjadi tokoh terkuat di alam ini agar dapat mengetahui arti dari jiwa pendekar. Namun saat ini aku telah mengetahui bahwa aku haruslah menjadi Kaisar Langit terlebih dahulu untuk dapat mengetahuinya sekaligus membalaskan apa yang telah dibuat oleh jenderal pengkhianat itu!" ucap Ling Tian dengan tekat yang kini benar-benar telah membulat.


Semua orang di tempat itu pun tidak ada yang mengatakan sesuatu apapun dari ungkapan yang diucapkan oleh Ling Tian. Mereka semua hanya akan mendukung apa saja yang Ling Tian inginkan meskipun mereka harus mengorbankan nyawa sekalipun.


Pada akhirnya Ling Tian dan juga Mao An serta Feng Lanse'er menginap beberapa waktu di kediaman klan dewa jatuh Shen Zhu Xueren sampai pada saat Feng Lanse'er telah memulihkan kekuatannya kembali.

__ADS_1


Tidak lupa juga Ling Tian menyuruh kepada Mao An agar tidak makan dan tidur saja untuk mengajari Feng Lanse'er dan juga Leluhur Xueren Chong tentang teknik penyamaran langit yang dapat menyamarkan kultivasi mereka agar tidak terdeteksi oleh aturan dimensi Benua Langit, sementara dirinya ingin menyusuri beberapa tempat lagi yang ada di wilayah terlarang daratan utara bersama dengan Patriark Xueren Han.


__ADS_2