Ling Tian

Ling Tian
Shen Zhu Xueren


__ADS_3

"T-tuan Muda! Ap-pakah tidak ada jalan lain untuk kita bernegosiasi?" tanya salah satu kultivator dari Klan Xueren yang memiliki kultivasi Ranah Kaisar Puncak memberanikan diri.


Boommm...


Seketika itu juga salah satu niat pedang yang memiliki aura mengerikan dari 8 elemen yang dikuasai oleh Ling Tian menghancurkan tubuh kultivator tersebut hingga menjadi kepingan-kepingan kecil.


"Apa kalian pikir sedang berada dalam posisi yang dapat bernegosiasi?" ucap Ling Tian bertanya dengan ada yang membentak.


Seluruh kultivator dari Klan Xueren menjadi lebih takut dari sebelumnya saat mendengar ucapan dari pemuda mengerikan dihadapan mereka itu. Bahkan kultivator yang berada ditingkatan Ranah Kaisar Akhir atau Puncak saja dapat dihancurkan menjadi berkeping hanya dengan satu niat pedang dari jutaan niat pedang yang sedang melayang di atas kepala mereka. Lalu bagaimana dengan nasib mereka selanjutnya? Apakah akan benar-benar akan berakhir dengan mati atau menjadi budak?


Boooommmmm...


Disaat orang-orang dari Klan Xueren dilanda dengan kebingungan atas pilihan yang diberikan oleh Ling Tian, tiba-tiba sebuah ledakan yang cukup dahsyat terdengar dari atas mereka dan formasi array yang mengurung mereka pun hancur berkeping-keping.


Tidak hanya sampai di situ saja, domain dan seluruh niat pedang yang buat juga dibuat berantakan oleh ledakan ledakan yang tiba-tiba muncul itu. Sementara Ling Tian sendiri, dia dibuat mundur puluhan langkah dan memuntahkan seteguk darah dari mulutnya karena terkena efek balik dari hancurnya formasi dan domain pedangnya.


Swosh... Swosh... Swosh...


Jutaan niat tongkat juga tiba-tiba terbentuk di atas langit dan bersiap untuk menyerang Ling Tian. Dua sosok kera raksasa berbulu putih dengan tongkat emas berada pada genggaman mereka serta aura yang sangat mengerikan muncul dari balik debu-debu yang berhamburan.


Para anggota Klan Xueren yang sebelumnya disandera oleh Ling Tian segera bergerak menuju ke arah dua sosok kera raksasa berbulu putih itu dan memberikan penghormatan kepada mereka berdua.

__ADS_1


"Terima kasih leluhur!" ucap semua orang dari Klan Xueren dengan berlutut di hadapan kedua kera raksasa berbulu putih.


"Kalian semua mundurlah! Orang dari trah Shen Zhu Ling itu bukanlah tandingan kalian!" ucap salah satu kera raksasa berbulu putih yang sebelumnya dapat menghancurkan dengan mudah formasi array yang dibuat oleh Ling Tian.


"Baik Leluhur!" ucap semua orang kemudian bergegas meninggalkan tempat itu untuk menjaga jarak supaya tidak terkena dampak pertarungan kedua leluhur melawan pemuda yang berasal dari trah Shen Zhu Ling.


Setelah kepergian dari anak keturunan mereka, kedua kera raksasa berbulu putih yang sebelumnya dipanggil dengan sebutan Leluhur menatap tajam ke arah pemuda bertopeng separuh wajah yang saat ini malah tersenyum kepada mereka berdua.


Sebenarnya mereka berdua tidak sengaja menemukan keturunannya yang sudah bertarung melawan pemuda bertopeng separuh wajah di tempat ini. Sebelumnya mereka berdua hanya berjalan-jalan santai saja untuk menghilangkan kejenuhan mereka di tempat ini.


Namun siapa yang menyangka bahwa mereka akan menemukan anak cucunya yang nyari saja dijadikan budak atau dibantai habis oleh pemuda yang memiliki banyak elemen. Maka dengan cepat salah satu Leluhur Klan Xueren yang memiliki keahlian mantra formasi segera menghancurkan formasi array yang mengurung keturunan mereka serta yang satunya lagi menghancurkan domain serta niat pedang yang mengancam anak cucu mereka.


"Aku Xueren Chong dan saudaraku Xueren Nan dari trah Shen Zhu Xueren benar-benar memuji kejeniusanmu anak muda trah Shen Zhu Ling! Bahkan belum genap usiamu di umur 30 tahun, kultivasimu sudah berada diatas Ranah Kaisar! Aku sungguh sangat kagum!" ucap Leluhur kera raksasa berbulu putih lainnya yang bernama Xueren Chong.


"Bahkan yang paling membuatku lebih terkejut adalah kau memiliki beberapa elemen lain selain elemen petir yang menjadi kebanggaan Shen Zhu Ling!" tambah Leluhur Xueren Nan.


"Hahaha.. Terima kasih atas pujian yang telah kalian berikan kepadaku! Aku juga sungguh sangat terhormat dapat bertemu dengan klan dewa seperti kalian! Ya.. Meskipun hanyalah klan dewa jatuh!" ucap Ling Tian membalas ocehan mereka dengan tertawa terpingkal-pingkal.


Ling Tian tentu saja saat ini menjadi sangat bersemangat karena dia telah mendapati sebuah luka dalam yang sudah sangat lama tidak dia rasakan. Dia tentu saja cukup merindukan sebuah pertarungan dimana dia akan dibuat kewalahan dalam pertarungan tersebut. Sungguh pemikiran yang cukup aneh dan tidak dapat dimengerti oleh kebanyakan orang.


Andai saja ayah dan ibunya mengetahui apa yang saat ini sedang dipikirkan di dalam otak Ling Tian, kedua orang tuanya itu pastilah akan segera memukuli kepala anaknya itu karena merasa kepalanya pastilah sedang konslet.

__ADS_1


"Ohoo.. Menarik! Kau bahkan yang baru saja masuk di ranah itu tidak sedikitpun gentar dengan kami yang sudah berada jauh di atas kultivasimu? Menarik! Sungguh bocah yang menarik! Hahaha.." ucap Xueren Nan lalu juga tertawa terbahak-bahak.


"Ya.. Aku sangat menyadari bahwa kekuatan kalian berdua yang sebenarnya sudahlah berada sangat jauh di atasku! Namun hal itu bukan berarti akan membuatku gentar akan kalian! Kekuatan kita di tempat ini adalah sama! Yaitu sama-sama berada di Ranah Kaisar Puncak saja!" kata Ling Tian sambil tersenyum lebar kepada kedua Leluhur Klan Xueren.


"Ohoo.. Aku suka gaya dan semangatmu anak muda!" ucap Leluhur Xueren Chong.


"Tapi ketahuilah bahwa dengan gaya dan semangat saja kau tidak akan pernah bisa mengalahkan kami yang telah menjadi dewa ini!" ucap Leluhur Xueren Nan sambil mengedarkan aura dewa miliknya juga langsung membuat Ling Tian merasa tertekan.


Tidak hanya Leluhur Xueren Nan saja yang mengeluarkan aura dewanya, namun Leluhur Xueren Chong juga melakukan hal yang sama untuk menekan Ling Tian.


"Hahaha.." keduanya pun tertawa terbahak-bahak saat melihat raut wajah Ling Tian yang berubah karena merasakan penekanan yang luar biasa bagi seseorang yang masih manusia biasa dari seseorang yang telah menjadi dewa.


Ling Tian memang dibuat sangat tertekan dan hampir saja dia dibuat berlutut di hadapan kedua kera raksasa berbulu putih itu. Namun dengan sekuat tenaga dan mengandalkan kekuatan fisik serta tulangnya, Ling Tian terus mencoba untuk melawan penekanan tersebut dan tidak membiarkan tubuhnya dibuat berlutut oleh mereka berdua hanya dengan menggunakan aura saja.


Jika sampai hal itu terjadi, maka sebagai seorang yang berasal dari trah tertinggi di seluruh alam hal itu merupakan suatu penghinaan yang luar biasa dan kematian lebih terhormat daripada sampai berlutut kepada trah bawahan seperti trah Shen Zhu Xueren.


Ling Tian menggertakkan giginya kuat-kuat untuk menahan penekanan itu dan dia mulai mengedarkan Kaisar Qi miliknya ke seluruh tubuh untuk menetralkan aura dewa milik kedua leluhur dari Klan Xueren yang terfokus kepada tubuhnya.


"Aaaaakkhh.."


Ling Tian berteriak dengan sangat kencang dan terus mencoba untuk melepaskan beban yang menekan seluruh bagian tubuhnya.

__ADS_1


__ADS_2