Ling Tian

Ling Tian
Turnamen Alkemis 11 [Babak Final]


__ADS_3

"Sangat cepat? Apa patriark Zhong tidak mampu melihat gerakannya?" tanya Manajer Ma Pu.


"Tidak! Aku sama sekali tidak melihatnya!" jawab Patriark Zhong Lin.


"Mungkinkah?.." Manajer Ma Pu tidak melanjutkan ucapannya karena memang tidak mampu meneruskannya.


"Itu bisa jadi! Mungkin dia sudah berada jauh diatasku!" kata Patriark Zhong Lin.


"Apaa!"


Keterkejutan jelas terlihat diwajah Manajer Ma Pu. Pasalnya dirinya tahu bahwa kekuatan atau kultivasi Patriark Zhong Lin sudah berada di ranah Pendekar Berlian Menengah. Bukankah jika mengatakan Ling Tian berada jauh diatasnya itu berarti kekuatan pemuda bertopeng itu sudah berada di ranah puncak kultivasi orang-orang di Benua Langit?


Manajer Ma Pu masih sangat tidak menduga bahwa Ling Tian sekuat itu. Yang dia tahu bahwa Ling Tian hanya terlihat seperti manusia biasa atau kultivator layaknya yang berada pada umurannya.


Keterkejutan itu bukan hanya mengejutkan kedua dewan juri itu. Melainkan semua orang bahkan Ketua Organisasi Naga Pengelana juga bereaksi yang tidak berbeda.


'Pemuda yang tidak bisa disinggung siapapun! Aku harus membangun kerja sama atau hubungan yang baik dengannya!' gumam Ketua Oraganisasi Naga Pengelana atau Patriark Wen Wushang.


.


.


Ling Tian ditawari oleh dewan panitia tentang bahan-bahan pembuatan pil roh namun dengan cepat dia menolaknya. Ling Tian mengeluarkan bahan-bahan miliknya sendiri dari cincin penyimpanannya. Ling Tian meletakkan semuanya diatas meja kemudian membuat formasi berbentuk tungku seperti sebelumnya.


Semua orang dapat mengetahui bahwa bahan-bahan atau tanaman obat yang dikeluarkan Ling Tian adalah tanaman berkualitas tinggi dan berumur ratusan tahun.


Suasana menjadi sangat hening meskipun ada lebih dari seratusan ribu orang yang berkumpul. Tatapan semua orang tertuju kepada Ling Tian yang telah menyelesaikan membuat formasi tungku dan membakarnya dengan api yang sangat panas.


Dua puluh menit kemudian, Ling Tian memunguti semua bahan yang ada dan melemparnya secara bersamaan. Nafas orang-orang tertahan saat Ling Tian melakukannya meski mereka sudah melihat aksi tersebut yang kedua kalinya. Bagi mereka, tindakan Ling Tian masihlah belum bisa diterima oleh akal sehat mereka. Terlebih bagi mereka yang mendalami ilmu tentang alkimia.


Ling Tian melakukan peleburan bahan-bahan dengan cepat hingga jadilah cairan bening yang berbeda warna yang dengan mudahnya berkumpul dengan sendirinya.


Setelah memadamkan api, Ling Tian langsung menggunakan kekuatan jiwanya untuk memisahkan cairan tersebut menjadi lima bagian. Memadatkannya dengan energi dingin yang dikeluarkan dan menyudahinya dengan kecepatan yang tidak pernah ditemui oleh alcemis manapun.

__ADS_1


Ratusan ribu pasang mata yang melotot melihat aksinya serta puluhan ribu mulut terbuka sama sekali tidak Ling Tian hiraukan. Sejauh ini, hanya Ling We saja yang bersikap tenang diarea tribun penonton.


Ling We sudah menduga bahwa si tukang pamer akan melakukan hal seperti ini. Jadi, dia hanya tersenyum kecut dan sangat iri kepada Ling Tian seraya berfikir mengapa bukan dirinya yang menjadi Ling Tian. Ling We berfikir betapa kerennya Ling Tian saat ini.


"Hah.. Tidur lebih baik daripada mengkhawatirkan atau tidak terima dengan takdir!" ucap Ling We pelan sambil menghela nafas panjang.


Ling We sadar diri akan kemampuannya. Dia harus puas dengan pencapaiannya. Tidak banyak pemuda seumurannya yang berada di Benua Langit mampu menorehkan kekuatan sepertinya.


Umur dua puluh satu tahun sudah mencapai ranah Pendekar Platinum Bintang 2 adalah jenius tiada tara bahkan jika itu di Klan Lian maupun Klan Xiao yang menjadi klan penguasa.


.


.


Ling Tian menangkap lima pil berwarna kuning pucat sembari menon-aktifkan formasi berbentuk tungku dan langsung mengalirkan kekuatan jiwanya untuk mensucikan. Perlahan, cahaya kuning yang menyilaukan mata keluar dari sela-sela jari Ling Tian atau lebih tepatnya dari lima pil tersebut.


Ling Tian terus melakukannya hingga dua puluh menit berlalu.


'Aku harus bisa membuat pil tingkat bumi disini!' ujar Ling Tian dalam hati.


"Formasi Pengumpul Aura! Aktif!" seru Ling Tian.


Zhuung!


Sebuah cahaya berbentuk bola kebiruan terbentuk mengurung lima pil yang sedang melayang. Formasi berbentuk bola itu menyedot aura langit dan bumi dengan kecepatan tidak terhingga.


Fluktuasi udara yang bergejolak kembali mengagetkan semua orang. Nafas mereka tertahan bahkan untuk seorang Ling We. Bola kebiruan itu juga menutupi sinar yang terpancar dari pil-pil buatan Ling Tian sehingga semua mata dapat melihat bahwa bola formasi itu yang menyerap aura langit dan bumi dengan sangat cepat.


Ling Tian menyudahi mengalirkan kekuatan jiwanya. Dia hanya menggunakannya untuk melayangkan bola formasi pengumpul aura.


Satu jam berlalu dengan cepat. Ling Tian masih terlihat santai dengan gejolak yang terjadi pada udara sekitar. Bahkan dia duduk diatas lantai arena dan meletakkan bola formasi pengumpul aura diatas meja.


Semua orang yang menyaksikan sama sekali tidak ada yang berkomentar dengan aksi Ling Tian. Mereka hanya melihatnya dalam diam.

__ADS_1


Setelah merasa ada gejolak lain didalam bola formasi, Ling Tian segera menyudahi atau mematikan formasi pengumpul aura tersebut.


Zraach!


Formasi itu hancur berkeping-keping lalu menjadi butiran-butiran cahaya indah berwarna biru yang beterbangan. Semua orang akhirnya bisa bernafas dengan lega setelah fluktuasi udara kembali menjadi stabil.


Semua pasang mata bisa melihat ada lima pil berwarna hitam berada diatas meja Ling Tian. Mereka semua tidak tahu pil apakah itu. Tidak ada aura apapun yang keluar dari pil hitam itu sementara Ling Tian tersenyum penuh arti.


Ling Tian menyimpan empat pil hitam tersebut kedalam cincin penyimpanan dan meraih satu yang tersisa. Ling Tian turun dari panggung dan menyerahkan pil hitam tanpa aura tersebut kepada dewan juri.


"Pil apakah ini? Mengapa tidak mengeluarkan aura apapun? Apakah kamu gagal membuatnya?" tiga pertanyaan langsung dilayangkan oleh Patriark Zhong Lin saat dirinya memegang dan membolak-balikkan pil hitam tersebut.


Ling Tian tidak langsung menjawabnya. Dia hanya tersenyum manis pada bibirnya sehingga membuat Patriark Zhong Lin dan yang lainnya mengangkat alisnya.


"Itu adalah pil roh kultivasi terbaik yang pernah ada di Benua Langit!" jawab Ling Tian dengan nada yakin dan tegas.


"Pil roh kultivasi? Mengapa tidak mengeluarkan aura apapun?" tanya Patriark Zhong Lin sambil terus mengamati pil hitam tersebut.


"Coba anda kelupas warna hitam yang penyelimuti pil tersebut! Aku harap Patriark Zhong bisa menjaga ketenangan anda!" jawab Ling Tian dengan tenang dan mempertahankan senyumnya.


Patriark Zhong Lin merasakan keanehan pada ucapan Ling Tian. Dia memegang pil hitam itu dengan lebih keras dan menemukan semacam karet yang membungkus pil tersebut. Karet itulah yang berwarna hitam.


Perlahan, Patriark Zhong Lin mengikuti arahan Ling Tian. Dia menggunakan kukunya untuk mengelupas bungkur pil yang berwarna hitam itu.


Saat baru sobek sedikit saja, ekspresi Patriark Zhong Lin tiba-tiba berubah saat wajahnya diterpa oleh hembusan aura yang sangat kuat dan sangat menenangkan disertai wangi pil yang sangat kuat pula.


Zhuuussh...


Aura yang sangat kuat tersebut menyebar keseluruh arah saat pil roh yang bersinar kuning terang ditangan Patriark Zhong Lin sudah benar benar terbuka dari bungkusnya.


Mata semua orang langsung terpejam karena merasakan hembusan aura yang sangat menenangkan dari pil tersebut. Semua orang bisa merasakan ada gejolak peningkatan pada kultivasi hanya dengan menghirup harumnya pil tersebut. Bahkan Patriark Zhong Lin dan dua juri lainnya sudah turun dari kursinya dan duduk bersila diatas tanah. Dia telah lupa dengan ucapan Ling Tian sebelumnya.


Ling Tian hanya menggelengkan kepala dan berjalan mendekati Patriark Zhong Lin. Dia mengeluarkan botol giok khusus lalu memasukkan pil roh yang ada ditangan Patriark Zhong Lin kedalamnya.

__ADS_1


Ekspresi wajah semua orang langsung berubah buruk saat Ling Tian menutup botol giok yang menghentikan pil tersebut memancarkan aura dan keharuman menenangkan. Hal serupa juga terjadi pada Patriark Zhong Lin namun dia segera sadar akan kesalahannya saat melihat Ling Tian yang tersenyum kepadanya.


"Sudah aku katakan ini adalah pil roh kultivasi terbaik di Benua Langit! Pil roh tingkat bumi!" ujar Ling Tian dengan tenang.


__ADS_2