
Tap!
"Saudaraku.." seseorang menepuk pundak Xuan Ji yang sedang tertunduk.
"Yi Shu..." ucap Xuan Ji dengan lemah. Tidak ada nada dendam sedikitpun pada ucapannya. Karena dia tahu bahwa Yi Shu sebelumnya hanya memprovokasinya sebagai strategi kemenangan saja.
Yi Shu hanya tersenyum dan membuka tangan untuk Xuan Ji dan mengajaknya berdiri. Xuan Ji meraihnya dan berdiri dengan wajahnya yang sudah bisa tersenyum kembali.
"Selamat atas kemenanganmu saudara Shu! Kamu memang orang tercerdik yang pernah aku temui!" ujar Xuan Ji.
"Hahaha.. Tidak! Aku hanya memainkan beberapa trik saja untuk keberuntunganku! Sisanya aku serahkan pada takdir dan kemampuan yang aku miliki!" jawab Yi Shu merendah.
.
.
Ling Tian yang melihat sifat dewasa dari kedua peserta turnamen itu tidak bisa untuk tidak tersenyum. Klan Xuan adalah klan bawahan Klan Lingnya, sementara Klan Yi adalah klan saudara karena pernah menolongnya dari kejaran para Tetua Klan Lang disaat dirinya masih sangat lemah.
Akan sangat baik jika kedua klan itu saling dukung satu sama lain. Didalam otak Ling Tian juga sudah terancang beberapa hal yang akan dia lakukan.
"Baiklah.. Pertarungan selanjutnya untuk memperebutkan juara tiga dan satu akan diadakan tiga jam dari sekarang! Para peserta diharapkan untuk memulihkan diri semaksimal mungkin!" teriak Ling Tian yang kemudian menghilang dari pendangan semua orang dan menjadi udara tipis.
.
.
Xuan Ji dan Yi Shu kembali ke kursi tempat duduk peserta untuk memulihkan diri. Sesampainya ditempat, Xuan Ji dan Yi Shu dapat melihat Ling Lianhua yang sedang duduk bersemedi untuk memulihkan kekuatan dan Hong Lie juga seperti itu.
Hong Lie sudah siuman saat setelah mendapatkan perawatan intensif dari beberapa Tetua Klan Ling yang cukup ahli dalam hal pengobatan.
Merasakan ada dua aura yang mendekat, Hong Lie segera membuka matanya pelan-pelan dan melihat Xuan Ji dan Yi Shu yang sudah berdiri didepannya.
"Kamu sudah baikan k-kakak?" tanya Xuan Ji.
"Hahaha.. Lumayan adik kecil! Setidaknya nanti aku akan mampu mendupak pantatmu lagi saat pertandingan kita nanti memperebutkan juara ketiga.
__ADS_1
"Cih! Kamu ini! Habis sekarat tapi masih saja bercanda!" keluh Xuan Ji. Dia tahu betul luka dalam yang didera oleh saudaranya itu. Setidaknya butuh waktu beberapa hari atau bahkan satu minggu penuh baginya untuk memulihkan diri hingga seperti sedia kala.
"Hahaha.." Hong Lie hanya menanggapinya dengan tertawa canggung saja.
***
Disuatu tempat yang sekitarnya hanya ada puing-puing bangunan yang hancur dan mayat-mayat yang membusuk, beberapa sosok berpakaian hitam sedang mendiskusiksn sesuatu.
"Bagaimana? Apakah sudah ada titik terang siapa yang menghancurkan sekte sebesar Taring Iblis di daratan timur yang lemah ini?" tanya seseorang pria berpakaian hitam dengan aura yang sangat kuat dan kentara.
"Tuan Han Sio! Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim dan didukung pula oleh satu orang murid yang selamat dari insiden ini, pelakunya adalah tiga orang yang sangat kuat dan satu naga agung berwarna biru!" jawab bawahan pria berpakaian hitam.
"N-naga Agung?" tanya pria berpakaian hitam dengan terbata-bata.
"Benar sekali Tuan Han Sio! Kejadian itu juga terjadi saat setelah kedua penyusup yang dikirimkan Sekte Taring Iblis untuk istana Kekaisaran Wei mati terbunuh! Dari hal yang janggal seperti ini, maka kami para tim penyelidik hanya dapat menyimpulkan bahwa Leluhur Pendiri Klan Wei dan dua orang lain adalah pelakunya!" tutur bawahan pria berpakaian hitam.
"L-leluhur P-pendiri Klan Wei?" tanya pria berpakaian hhitam dengan nada bergetar ketakutan. Dia tentu sangat tahu tentang perihal Leluhur Pendiri Klan Wei yang sangat kuat. Dia juga mendapat instruksi dari pusat untuk tidak menyinggung dahulu Klan Wei yang memiliki Leluhur misterius dan terkuat itu.
"Benar Tuan Sio! Karena hanya Leluhur Pendiri Klan Wei saja yang memiliki tunggangan naga di seluruh Benua Langit ini!" jawab bawahan pria berpakaian hitam.
"Dan lagi.." lanjut si bawahan namun memotong ucapannya.
"Pemuda yang bersama Leluhur Pendiri itu juga lah orang yang telah menghancurkan Sekte Macan Hitam di Kota Zhongjian!" jawab si bawahan.
"Apaa! Sialan! Apakah kalian sudah menyelidiki siapa pemuda itu?" tanya pria berpakaian hitam dengan nada muram.
"Tentu saja sudah Tuan Han Sio! Pemuda itu adalah orang dari klan kecil dipinggiran Kota Awan, Klan Ling!" jawab si bawahan.
"Bajing*n! Bagaimana seorang pemuda dari klan kecil bisa bersama dengan Leluhur Pendiri Klan Wei? Mungkinkah dia adalah muridnya?" pria berpakaian hitam bertanya-tanya.
"Hal itu mungkin saja Tuan Han Sio!" kata si bawahan.
"Lalu, berada di ranah apa pemuda itu saat ini?"
"Kami belum mengetahui kepastiannya Tuan. Hanya saja, dia sudah bisa terbang diatas langit! Itu menandakan bahwa dia sudah menginjak ranah Pendekar Emas. Belum lagi dia bisa mengalahkan Sekte Macan Hitam yang memiliki pelindung Beast tingkat 6. Itu berarti, kami mengambil kesimpulan dia sudah ada di ranah Pendekar Platinum Menengah!" tutur si bawahan dan memberikan dugaannya.
__ADS_1
Pria berpakaian hitam mengangguk faham. Jika memang benar pemuda yang dimaksud oleh bawahannya benar berada di ranah Pendekar Platinum Menengah, maka berarti pemuda itu berada di ranah yang sama dengannya. Akan cukup merepotkan jika harus bertarung satu lawan satu.
"Baiklah.. Kalian tetap fokus dan awasi pemuda dari Klan Ling itu! Sampaikan apa saja yang kalian dapatkan melalui giok penghubung!" ujar pria berpakaian hitam.
"Baik Tuan!" turut si bawahan.
"Oiya, jangan pernah menyinggungnya terlebih dahulu! Kita belum tahu betul seberapa kuatnya pemuda itu! Lebih baik selidiki dahulu Klan Ling dan orang-orangnya!" kata pria berpakaian hitam.
"Siap Tuan Han Sio! Ngomong-ngomong, saat ini di Klan Ling sedang diadakan turnamen antar klan, apakah Tuan Han Sio tidak ingin mengunjunginya? Terlebih menurut kabar yang didengar, Kaisar Heian dan putrinya Wei Ziin juga ikut menghadirinya!" ujar si bawahan.
"Ooh.. Bahkan Yang Mulia Kaisar Wei Heian juga ikut menghadiri acara di Klan Ling itu? Sepertinya Klan Ling tidak sesederhana kelihatannya!" kata Han Sio.
"Benar Tuan!"
"Baiklah.. Aku akan melihat-lihat seperti apa Klan kecil yang mampu membuat Kaisar Heian mengunjunginya!"
***
Klan Ling.
Didalam Klan Ling, waktu tiga jam yang dikatakan Ling Tian sudah terlewat. Ling Tian kembali muncul dari udara tipis diatas arena.
"Hadirin sekalian! Acara kembali dimulai! Kedua peserta yang sebelumnya kalah bertanding dipersilahkan menaiki arena!" ucap Ling Tian menggunakan energi Qi sehingga dapat didengar oleh semua penonton.
Mendapat perintah dari Ling Tian, kedua peserta itu atau lebih tepatnya Xuan Ji dan Hong Lie segera naik keatas arena dengan tenang.
"Baiklah.. Kalian akan bertarung untuk memperebutkan posisi ketiga! Apakah kalian berdua sudah siap?" tanya Ling Tian.
"Anu.. Maaf Tuan Muda Ling! Emm.. Bolehkah kami memberikan penawaran? Kami sudah memutuskan untuk tidak bertarung kecuali bertaruh dengan keberuntungan saja!" kata Hong Lie dengan nada tidak enak.
"Maksudnya mempertaruhkan keberuntungan?" Ling Tian mengangkat alisnya. Semua orang juga melakukan hal yang sama.
"Ekhem.. Kami ingin suwit saja untuk menentukan siapa yang menjadi juara tiga!" jawab Xuan Ji dengan muka yang tidak enak pula.
"Apaaaaa!"
__ADS_1
__________________________________
*Maap telat.. Yang penting Up🙏