Ling Tian

Ling Tian
Klan Yi


__ADS_3

Untuk para readers semuanya.. Mungkin merasa plot atau alur ceritanya sangat membosankan atau sangat garing. Yaa memang begitulah! Author sendiri juga merasakannya. Author sengaja tidak memotong-motong alur. Tetap step by step ditiap upload nya. Dan juga Petualangan Si MC asli atau si Jamal belumlah dimulai. Harap para readers semua memaklumi...


_________________________________________


Pagi telah tiba. Sepoi-sepoi angin dingin masihlah terasa menusuk di kulit. Tetesan embun di dedaunan pohon juga belum berhenti. Ling Tian sudah membuka mata dan bersiap untuk perjalanannya. Dia duduk layaknya orang yang sedang bermeditasi. Ling Tian menghirup udara segar perlahan. Menggunakan ilmu pernafasan yang telah dia kuasai guna menetralkan kembali suhu tubuhnya. Aura langit dan bumi tertarik dengan tenang masuk kedalam tubuhnya. Rasa nyaman dan hangat merasuk dan merata ke seluruh tubuhnya. Ling Tian terus melakukan hal itu hingga pintu kamarnya diketuk oleh salah satu anggota Klan Yi.


"Saudara Tian! Apakah anda sudah bangun?" tanya suara dari balik pintu.


Perlahan Ling Tian membuka kedua matanya dan menjawab,


"Sudah saudara,"


Ling Tian bergegas membukakan pintu kamar.


"Saudara Tian sudah ditunggu saudara Bei diruang makan!" kata orang itu.


"Baik. Mari tuntun saya kesana!" kata Ling Tian.


"Mari saudara Tian."


Keduanyapun berjalan menuju ruangan yang dimaksud untuk menyantap sarapan.


"Bagaimana istirahat anda saudara Tian?" tanya Yi Bei.


"Haa.. Sangat nyaman dan nyenyak," jawab Ling Tian sambil tersenyum.


"Syukurlah jika demikian. Mari, silakan saudara nikmati hidangan sarapan alakadarnya ini!" ujar Yi Bei.


"Baik. Mari saudara semua." kata Ling Tian.


Setelah selesai melahap semua makanan yang terhidangkan. Yi Bei membuka pembicaraan,


"Saudara Tian," panggilnya.


"Iya saudara Bei." jawab Ling Tian.


"Sebelumnya saya mau meminta maaf kepada saudara Tian. Kami sudah memberi tahu Patriark Yi perihal apa yang saudara Tian lakukan kepada Klan Lang. Patriark sangat senang mendengarnya. Dia berharap saudara Tian sudi mengunjungi satu atau dua hari ke kediaman Klan Yi kami. Apa saudara Tian tidak keberatan? Karena saya melihat saudara seperti hendak melanjutkan perjalanan" ujar Yi Bei.


"Oh, menarik! Sebelumnya saya memang berniat langsung pergi setelah ini untuk melanjutkan perjalanan. Tapi setelah mendengar Patriark Yi ingin saya berkunjung ke Klan, saya akan dengan senang hati kesana!" jawab Ling Tian tersenyum.


Raut wajah Yi Bei terlihat sumringah. Dia sangat senang dengan jawaban Ling Tian seperti yang diharapkan. Kemudian dia berkata,


"Baik. Jika boleh tahu, sebenarnya saudara Tian hendak kemana?"

__ADS_1


"Hehe.. Saya ingin berlatih di Hutan Gelap saudara Bei," jawab Ling Tian santai.


"Apa! Saudara Tian hendak ke Hutan Gelap? Hutan itu sangat berbahaya saudara!" kaget Yi Bei.


Seperti yang diharapkan, ekspresi semua orang pasti akan terkejut mendengar tujuan asli kepergian Ling Tian. Namun Ling Tian hanya tersenyum kecil menanggapi keterkejutan mereka dan berkata,


"Memang benar, Hutan Gelap memang sangatlah berbahaya! Banyak rumor yang mengatakan ada monster beast tingkat tinggi disana. Sehingga hutan itu menjadi sangat ditabukan oleh semua pendekar di Benua Langit. Tapi saya tetap harus kesana saudara Bei. Ada beberapa hal yang harus saya lakukan disana selain berlatih,"


"Haaa.. Saya harap saudara Tian akan baik-baik saja dan tercapai semua maksud dan tujuan saudara kesana," kata Yi Bei.


"Baik. Terima kasih saudara Bei," tulus Ling Tian.


"Baiklah. Mari kita ke Klan Yi sekarang!" ajak Yi Bei.


"Mari saudara Bei." jawab Ling Tian.


*****


Dikediaman Klan Lang...


"Bajingan! Kalian semua benar-benar tidak berguna!"


Swuussh...


Boommm.. Boommm..


"Klan Yi pasti sedang tertawa-tawa saat ini! Sial! Siaaal! Siaaal!" teriak Patriark Lang Shan.


"Patriark benar! Klan Yi pasti sangat bahagia dan berpesta sekarang ini. Gugurnya tetua ketiga benar-benar bencana bagi Klan Lang kita!" sahut tetua pertama.


"Aaakkkhhh! Bocah B*ngsat! Aku tidak akan melepaskanmu!.." murka Patriark Lang Shan.


"Tetua pertama! Kirim beberapa mata-mata kita ke Klan Yi! Selidiki bocah sialan itu! Hendak kemana sebenarnya tujuannya. Kita akan sergap dia di jalan luar Klan Yi! Jika memungkinkan, suruh mata-mata kita membunuhnya ditempat!" perintah Patriark Lang Shan.


"Baik Patriark!" jawab tetua pertama.


Tetua pertama segera pergi untuk mengintruksikan para mata-mata dengan apa yang harus mereka lakukan. Sementara Patriark Lang Shan yang masih marah segera mengusir para tetua dari aula pertemuan. Dia menghela nafas dengan sangat panjang. Masalah ini terasa sangat berat dia rasakan. Menyangkut kekuasaan serta kekuatan Klan Langnya yang saat ini telah benar-benar merosot, dia tidak berdaya sama sekali. Semua masalah ini berawal sebab putranya sendiri yang menyinggung orang salah. Patriark Lang Shan sangat tidak berdaya.


"Haaahh..."


*****


Sementara itu, Ling Tian, Yi Bei dan rombongannya telah sampai didepan pintu gerbang Klan Yi setelah melakukan perjalanan santai hampir dua jam dari hutan. Ling Tian dapat melihat dengan jelas bangunan-bangunan kuno berdiri didepannya. Terlihat satu rumah yang lebih besar daripada yang lainnya, Ling Tian mengira itu pasti kediaman Patriark Klan.

__ADS_1


"Salam tetua Bei," para penjaga gerbang menyambut kedatangan Yi Bei dan rombongan.


"Ya.." jawab singkat Yi Bei lalu menoleh kearah Ling Tian.


"Mari Saudara Tian," ajaknya.


"Mari saudara Bei," jawab Ling Tian.


"Baiklah, kalian kembalilah ke tempat masing-masing! Aku dan saudara Tian akam menghadap Patriark," kata Yi Bei dengan rombongannya.


"Baik tetua Bei!" serentak mereka dan mengubah panggilannya menjadi tetua Bei seperti penjaga gerbang.


Ling Tian dan Yi Bei berjalan menuju aula pertemuan. Disana, Patriark Klan Yi, Yi Sun Sang telah menunggu bersama para tetua Klan. Setelah sampai,


"Yi Bei menghadap! Salam Patriark dan tetua sekalian!" ucap Yi Bei sambil membungkukkan badannya.


Ling Tian juga melakukan hal yang sama. Patriark Yi Sun Sang dan para tetua Klan Yi menyambutnya dengan wajah ramah.


"Tidak perlu banyak pengadatan saudara kecilku! Silakan duduk dulu dan nikmati jamuan alakadarnya dari kami ini!" kata Patriark Yi Sun Sang.


"Terima kasih Patriark! Saya tidak akan sungkan." jawab lembut Ling Tian kemudian duduk di kursi yang telah disediakan dan menyantap buah-buahan.


"Kami telah mendengar cerita tentang saudara kecil dengan Klan Lang. Jujur, kami sangat senang mendengarnya..." kata Patriark Yi Sun Sang dan sengaja memotong ucapannya. Ling Tian hanya diam mengangguk dan tetap menikmati buah yang ada dimulutnya. Kemudian Patriark Yi Sun Sang melanjutkan,


"Selama ini Klan-klan lain yang berada di Desa Cendana merasa tidak tenang kehidupannya. Mereka merasa sangat resah dengan kesombongan Klan Lang, apalagi ulah Tuan Muda mereka, sungguh sangat kelewatan. Tapi mereka tidak bisa berbuat banyak sebab kekuatan Klan Lang sangat hebat. Apalagi ditambah tetua ketiganya yang memiliki potensi dan bakat besar menjadi orang terkuat di Desa Cendana. Hanya Klan Yi kami yang saat ini mampu menandingi kekuatan Klan Lang..." ucap Patriark Yi Sun Sang sambil mengambil nafas dalam. Kemudian melanjutkan,


"Atas nama Klan Yi, aku Yi Sun Sang mengucapkan banyak terima kasih kepada saudara kecil yang telah memperingati Klan Lang agar tidak berlaku sembrono! Maka terimalah hadiah kecil yang nanti akan kami berikan!"


Patriak Yi Sun Sang mengucapkan terima kasih dengan sangat tulus.


"Itu tidak perlu Patriark. Aku hanya melakukan apa yang harus aku lakukan. Itu saja!" ujar Ling Tian berusaha menolak.


"Tapi..."


.


.


.


________________&&&&.


Tinggalkan like, komentar, atau votenya...

__ADS_1


Kata-kata hari ini:


"Tersenyum bukan berarti menandakan orang itu sedang baik-baik saja, hanya saja dia tersenyum sebab dia yakin seberat apapun ujian yang dia terima pasti tidak akan melampaui batas kekuatannya dan pasti pula akan ada banyak hikmah didalamnya." .... (hmm) 😅 Senyumlah kawan!


__ADS_2