Ling Tian

Ling Tian
Pelelangan Agung 4


__ADS_3

"10.000 koin platinum!"


"15.000!.."


"30.000!.."


"Aku Xiao Sujin menawar dengan lima puluh ribu koin platinum!"


"Tujuh puluh ribu! Jangan harap dengan menggunakan pangkat kami takut menawar buah abadi!" ucap seseorang kesal.


"Satu juta!"


Mendadak pelelangan terhenti dan suasana menjadi hening. Menaikkan harga fantastis dari tujuh puluh ribu menjadi satu juta koin platinum? Benar-benar gila!


"Kekaisaran Bing kami menawar dengan harga satu juta koin platinum!" teriak pria itu lagi yang tidak lain Kaisar Bing sendiri.


Suasana masih tetap hening. Kaisar Bing benar-benar datang dengan seluruh harta kekaisarannya hanya untuk buah abadi ini. Suasana tiba-tiba pecah dengan gemuruh dari para pengunjung lain.


"Sialan! Kaisar Bing benar-benar tidak mau basa-basi!"


"Benar! Rumor mengatakan Kaisar Bing tidak suka kebisingan sepertinya benar adanya!"


"Cih! Sebagai orang biasa seperti kita mana mungkin mempunyai harta sebanyak itu! Sial!"


"Namun kita lihat dulu, apa Kaisar lain masih ada yang menawar lebih tinggi lagi?"


"Sepertinya tidak akan ada lagi. Dan juga ini baru buah pertama!"

__ADS_1


Sementara didalam ruangan VVIP, Ling Tian tertawa senang dan tidak menyembunyikannya.


"Hahaha.. Ternyata harga sebutir anggur putih sudah cukup membuat aku kaya raya!" tawa Ling Tian senang.


"Cih!" Long Yuan berdecak kesal.


"Oi.. Oi.. Cacing biru sialan! Mengapa kau begitu kesal saat saudaramu ini kaya dan bahagia? Hahaha.." tanya Ling Tian mencibir.


"Kau harus memberiku sedikit hasil lelang ini!" kata Long Yuan.


"Eh.. Kenapa harus? Bukankan kemaren dari Klan Gu kau embat sendiri?" tanya Ling Tian memutar bola matanya malas.


"Brengs*k kau bocah! Lima hari makan, minum, jajan, lalu bayar penginapan mewah! Aku semua yang bayar sialan!" ujar Long Yuan melipat tangannya didepan dada.


"Hahaha.. Ayolah Naga buruk! Dengan saudara sendiri saja kau sebegitu perhitungannya!" lemas Ling Tian.


***


"Satu juta koin platinum! Apa ada yang mau menaikkan lagi?" tanya Ma Jingyi dengan wajah sumringah, sebab dengan semakin tingginya harga yang ditawarkan maka semakin tinggi pula keuntungan pribadi yang akan dia dapatkan.


Bisik-bisik pengunjung lelang kembali terdengar diberbagai tempat. Entah kalangan biasa atau bahkan VVIP.


"Ini masih buah pertama, masih ada dua lagi yang akan dilelang. Kita lepaskan saja untuk Kaisar Bing!"


"Kau benar! Lagi pula terlalu dini dan tinggi untuk menghargai barang awal lelang dengan satu juta koin platinum meskipun itu buah abadi!"


"Sial! Apa kau bodoh atau apa? Buah abadi woy! Bukan buah sembarangan!"

__ADS_1


"Hah.. Kalian ini dari tadi banyak ngoceh saja tapi tak pernah sekalipun mengajukan penawaran!"


"Cih! Diam kau brengs*k! Kami datang kesini memang hanya ingin berkomentar dan meramaikan saja!"


"Oohh.. Ternyata seperti itu!"


***


"Kalau tidak ada ada lagi yang menawar, maka akan saya hitung sekarang! Satu juta pertama.. Satu juta kedua.. Satu juta keti-"


"Satu juta Limaratus ribu koin platinum!"


Ucapan Ma Jingyi terpotong oleh teriakan pengunjung dari ruangan VVIP lain.


Brak!


Kaisar Bing menggebrak meja didepannya hingga hancur. Dia sangat marah dengan adanya orang lain yang menaikkan harga. Padahal tinggal satu detik lagi dia akan memiliki buah anggur putih abadi.


"Kurang ajar! Siapa yang berani mempermainkan aku disini!" teriak Kaisar Bing marah dan mengeluarkan aura membunuh dan aura kultivasinya di ranah Pendekar Berlian Awal Bintang 1.


Ling Tian mengerutkan keningnya saat ada seseorang yang mengganggu kesenangannya. Dia melirik arah tempat Kaisar Bing berada lalu meminta Long Yuan untuk mengeluarkan auranya dengan janji memberikan seperempat hasil lelang.


Swoooossshh...


Ledakan aura Puncak Pendekar Berlian menyebar keseluruh gedung pelelangan. Semua orang dibuat berlutut dan Kaisar Bing memuntahkan darah karena tujuh puluh persen aura Long Yuan diarahkan khusus padanya.


'A-aura Pendekar Berlian Puncak!' gumam semua orang.

__ADS_1


"Kau berani pamer kekuatan didepan penguasa ini dan bahkan mengeluarkan aura membunuh? Apa kau bosan hidup Kaisar Bing?" tanya Long Yuan dengan suara menggema membuat semua orang ketakutan, khususnya Kaisar Bing dari daratan utara.


__ADS_2