
"Bisa nggak, kalau nggak pake teriak-teriak? Kupingku sakit tau!" decak Ling Tian.
"Hahaha.. Aku terlalu bersemangat saudaraku! Maklumlah!" ujar Long Yuan dengan ekspresi tanpa dosa.
Ling Tian tidak menggubrisnya lagi. Dia melihat kearah semua orang.
"Baiklah! Apa yang kukatakan sebelumnya telah terlaksana satu. Sekarang tinggal kalian semua harus meningkatkan kekuatan selama dua bulan penuh sebelum acara turnamen antar klan diadakan!" ujar Ling Tian.
"Inilah sumber daya yang kujanjikan yang akan meningkatkan kekuatan kalian secara drastis!" lanjutnya lalu melambaikan tangannya.
Swooosshhh...
Ribuan buah-buahan abadi terdiri dari anggur putih, persik emas, apel perak dan timun emas muncul dari kekosongan.
Semua penduduk Klan Ling kembali sangat-sangat terkejut dengan kemunculan buah-buahan abadi tersebut yang hanya ada dalam legenda. Bahkan saking terkejutnya tidak sedikit orang yang pingsan dibuatnya.
"Ooh.. Sepertinya kalian sudah mengenal buah-buahan ini! Benar! Ini adalah buah-buahan abadi yang hanya ada dalam legenda. Aku berharap dengan inikekuatan kalian bisa meningkat dengan drastis dan para tetua ada yang beruntung menembus tingkat Pendekar Platinum! Paman Qinzu, tolong berikan masing-masing orang dua buah dari macamnya. Jika masih sisa maka jadikan buah ini harta milik klan! Aku mempercayakan ini kepadamu!" ucap Ling Tian dengan tersenyum.
Ling Qinzu atau Tetua Agung Klan Ling sangat terkejut saat Ling Tian menyebut namanya. Disaat yang sama dia juga sangat senang mendapat kepercayaan dari Ling Tian. Bagaimana tidak? Itu berarti Ling Tian sudah benar-benar memaafkannya dari kesalahan masa lalunya yang pernah hendak membunuh Ling Tian.
"Dengan senang hati Tuan Muda Tian!" jawab Ling Qinzu dengan tulus dan tegas.
"Baiklah.. Selamat berjuang! Kalau begitu aku dan suadara Long pamit dulu. Kami masih memiliki sedikit urusan!" tutur Ling Tian memberi semangat dan berpamit. Dia melihat Long Yuan dan hanya dianggukinya saja.
"Kami pergi!" lanjutnya dengan menangkupkan kedua tangan bersama Long Yuan dan kemudian menghilang diudara tipis.
__ADS_1
Zheepp!
Setelah kepergian Ling Tian dan Ling Yuan, Ling Qinzu langsung membagikan buah-buahan itu secara maerata.
***
"Mau kemana kita?" tanya Long Yuan yang terbang disebelah Ling Tian.
"Tentu saja kita akan berlibur dan berpetualang sebentar!" jawab Ling Tian dengan tersenyum senang.
Ling Tian senang bisa terbebas dari urusan-urusan Klan Ling yang sangat menyibukkannya. Dia tidak lagi khawatir akan keselamatan orang-orang Klan Ling. Selagi mereka tidak keluar klan maka tidak ada satu orangpun yang mampu membahayakan mereka. Tentunya karena formasi array pertahanan dan penyerangan yang dia buat. Bisa dikatakan juga, saat ini Klan Ling adalah tempat atau benteng teraman dan terjamin di Benua Langit.
"Hohoo.. Tentu dengan senang hati aku harus ikut! Haha.." Long Yuan tertawa.
"Kita akan menuju Ibukota Kota Kekaisaran Wei! Barang kali akan ada yang menarik disana!" ungkap Ling Tian.
"Itu bisa saja terjadi! Dan lagi senior Wei juga ingin aku mengunjungi keturunannya!" jawab Ling Tian yang diangguki Long Yuan.
Mereka berdua terbang dengan santai dan tidak terburu-buru karena memang tidak ada yang harus membuatnya terburu-buru. Obrolan-obrolan dan tawa ringan menghiasi perjalanan Ling Tian dan Long Yuan.
Saat ini mereka berdua sedang berada diatas hutan yang bernama Hutan Beringin yang berada di kawasan berdekatan dengan Desa Lotus.
"Didalam sana terdapat aura kematian yang cukup pekat! Apakah kau tau penyebabnya saudara Long?" tanya Ling Tian.
"Tidak! Tapi aku pernah mendengar rumor yang mengatakan bahwa dulunya Hutan Beringin adalah tempat terjadinya perang yang sangat besar. Para kultivator-kultivator kuat seluruh daratan di Benua Langit berperang melawan daratan timur. Akibat banyaknya korban yang tewas itulah aura kematian disana menjadi sangat pekat!" jawab Long Yuan.
__ADS_1
"Jadi begitu.. Eh! Melawan daratan timur?" tersadar Ling Tian.
"Kau tahu sesuatu saudara Tian?" tanya Ling Yuan tiba-tiba.
"Oh.. Apa itu?" sahut Ling Tian.
"Dahulu, daratan yang terkuat bukanlah daratan tengah! Tapi daratan timur lah daratan terkuat itu yang ada di Benua Langit ini!" ungkap Long Yuan.
"Oh benarkah?" Ling Tian cukup terkejut mengetahui kebenaran tentang masalalu daratan timur.
"Aku tidak tahu kepastiannya dengan jelas. Aku dan saudara Wei datang ke Benua Langit daratan timur sudah menjadi yang terlemah dan tidak ada lagi kekaisaran. Tapi setelah saudara Wei menikah dan mempunyai keturunan, saudara Wei mendirikan kekaisaran baru di daratan timur ini!" jawab Long Yuan jujur.
"Bahkan peperangan itu sebelum kalian datang dari Alam Dewa? Sudah seberapa lama kira-kira?" Ling Tian membelalakkan matanya tak percaya kejadian mengerikan itu sudah sangat lama.
"Entahlah.. Mungkin sudah empat ribu tahun yang lalu!" jawab Long Yuan.
"Lalu apa yang membuat seluruh daratan Benua Langit memerangi daratan timur?" tanya Ling Tian dengan heran.
"Keberadaan Pedang Pusaka Tingkat Merah!" jawab Long Yuan.
"Hanya karena pusaka tingkat merah mereka berperang habis-habisan seperti itu?" Ling Tian tidak habis pikir.
"Cih! Sialan kau saudaraku! Kau bilang hanya pusaka tingkat merah? Di Benua Langit pusaka tingkat merah adalah tingkat tertinggi dan satu-satunya yang pernah ada! Jadi karena keserakahan itulah mereka memerangi daratan timur dan berusaha merebut pusaka itu! Dan sebab itu pula lah membuat aura disini lebih tipis ketimbang daratan lain!" ucap Long Yuan dengan nada agak kesal.
"Hehe.." Ling Tian hanya nyengir kuda saja sebagai jawaban.
__ADS_1
Ling Tian tidak bertanya dan menanggapi lebih panjang lagi kepada Long Yuan. Yang jelas dia bisa tahu bahwa perang itu sangat mengerikan. Dan keberadaan pusaka tingkat merah itu tidak atau bahkan sama sekali tidak menarik perhatiannya. Bagaimana tidak? Dicincin penyimpanan Ling Tian bahkan ada senjata pusaka tingkat saint! Duplikat pedang pelangi!