Ling Tian

Ling Tian
Klan Ling Dalam Bahaya


__ADS_3

Syuuut...


Swuusshh...


Swuusshh...


Tujuh bayangan hitam melesat dengan sangat cepat menuju sebuah Desa Bambu. Dilihat dari kecepatannya, mereka bukanlah orang-orang sembarangan. Disamping itu mereka juga bisa terbang yang menandakan mereka sudah di ranah Pendekar Emas atau diatasnya.


"Sial! Hanya untuk menyelidiki kematian murid kita harus sampai turun tangan sendiri!" ujar salah satu dari mereka mengeluh.


"Tetua Kesembilan! Kamu terlalu banyak mengeluh! Andai Patriark tahu akan hal ini maka nyawamu pasti akan melayang!" kata Tetua Keempat memperingati.


"Benar kata Tetua Keempat. Kamu terlalu banyak mengeluh!" ujar Tetua Kesepuluh.


Tetua Kesembilan tidak menjawab lagi. Dia hanya berdecak kesal karena dalam keadaan ini. Kekuatan Tetua Kesembilan memang tidak seberapa, hanya ranah Pendekar Emas Awal Bintang 2, namun otak dan kelicikannya dalam membuat strategi sangatlah diakui semua orang di sekte. Benar! Mereka adalah para tetua Sekte Taring Iblis yang ditugaskan Patriark Mao An untuk mencari pembunuh murid-murid sekte dan keponakannya.


Mereka terus melesat hingga sampailah didepan pintu gerbang Desa Bambu. Tanpa perizinan, mereka bertujuh langsung masuk dengan paksa dan menghajar para penjaga hingga tidak sadarkan diri.


Dengan kecepatan penuh mereka segera sampai di tempat klan yang mereka tuju, Klan Xuan.


Swooosshh...


Ketujuh orang tetua itu mengeluarkan auranya masing-masing untuk menekan semua orang Klan Xuan.


Swuush... Swuussh... Swuussh...

__ADS_1


Beberapa pria paruh baya muncul setelah merasakan aura yang sangat kuat menyerang seisi klan.


"S-siapa kalian?" tanya salah satu pria yang berdiri paling depan. Dia tak lain adalah Patriark Xuan.


"Tidak perlu basa-basi! Bawa para murid kalian yang menyaksikan pembunuhan anggota sekte kami!" ucap Tetua Kelima Sekte Taring Iblis.


"Apa maksud kalian? Kami tidak mengerti!" ujar Patriark Xuan.


"Kami dari Sekte Taring Iblis! Kau faham sekarang?" kata Tetua Kelima.


"Sekte Taring Iblis! Sialan.. Ternyata kalian! Aku tidak akan memaafkan kalian semua yang telah melukai murid-murid kami! Dasar orang-orang sesat!" teriak salah satu tetua Klan Xuan.


"Kau terlalu berisik!" ujar Tetua Kelima Sekte Taring Iblis lalu menyerang tetua Klan Xuan itu dengan serangan energi Qi.


Boommm...


"Kalian pasti tau siapa yang membantu para murid kalian! Kami hanya bertanya dan tidak ingin membunuh kalian semua. Maka jawab saja!" ucap Tetua Kelima dengan dingin dan mengeluarkan tekanan sangat kuat yang membuat para pria baya Klan Xuan seperti tertimpa gunung besar. Kekuatan Tetua Kelima Sekte Taring Iblis sudah berada di ranah Pendekar Emas Menengah Bintang 4. Sangat mudah baginya melenyapkan Tetua Klan Xuan yang hanya di ranah Pendekar Besi Akhir.


Dengan tekanan serta ancaman yang diberikan Tetua Kelima Sekte Taring Iblis akhirnya dengan terpaksa Patriark Xuan memberi tahukan siapa penolong para murid klannya waktu itu.


"Ooh.. Klan Ling? Menarik! Ternyata klan kecil itu menyembunyikan monster kecil didalamnya!" ujar Tetua Keempat Sekte Taring Iblis.


"Haruskah kita berangkat sekarang menyeret bajing*an kecil Ling Tian itu?" tanya Tetua Ketujuh.


"Tentu saja! Kita juga harus meratakan seluruh Klan Ling itu!" jawab Tetua Keempat yang diangguki lainnya.

__ADS_1


Mereka tanpa banyak kata langsung pergi meninggalkan para pria baya dari Klan Xuan. Tujuan selanjutnya sekaligus tujuan utama adalah Klan Ling. Meratakan Klan Ling!


***


Setelah beberapa saat berjalan, Ling Jian dan Ling Yun segera sampai didanau yang mereka tuju. Mereka dapat melihat dua orang yang sedang duduk santai dipinggiran danau dan saling tertawa riang. Benar! Mereka adalah Ling Tian dan Long Yuan.


"Tian'er! Yuan'er!" teriak Ling Yun. Dia sudah tak rikuh lagi memanggil Long Yuan dengan sebutan akrab seperti itu.


Ling Tian dan Long Yuan menoleh kearah sumber suara dan mendapati dua anak paman dan bibi Ling Tian.


"Kalian berdua sudah sampai," kata Ling Tian tersenyum.


"Tentu saja! Kami tak sabar untuk melihat hadiah apa yang akan adik berikan kepada kami!" jawab Ling Yun juga dengan tersenyum.


"Oohh.. Hehehe.. Kalau begitu silakan duduklah kalian didepanku dengan sikap lotus!" pinta Ling Tian.


"Baik!" jawab mereka serentak.


Long Yuan yang melihat itu juga cukup penasaran dengan apa yang akan dilakukan Ling Tian kepada kedua kakaknya.


"Tutup mata kalian!" ujar Ling Tian. Ling Jian dan Ling Yun hanya menurut.


Kemudian Ling Tian juga menutup mata sebentar dan mengarahkan kedua jari telunjuknya kekening kedua kakaknya. Perlahan cahaya kuning kehijauan muncul dari ujung jari telunjuk Ling Tian lalu melesat masuk kekening Ling Jian dan Ling Yun.


"Ugh!"

__ADS_1


Mereka berdua terkejut dengan rasa sakit dikepalanya yang datang tiba-tiba.


"Tahanlah! Itu hanya sebentar dan seraplah semuanya dengan sempurna!" kata Ling Tian.


__ADS_2