Ling Tian

Ling Tian
Kegemparan Benua Langit


__ADS_3

Manajer Ma yang mendengar ucapan Long Yuan seketika tersadar akan kesalahannya yang mungkin bisa saja menghancurkan koneksinya dengan Ling Tian jika ternyata Ling Tian kecewa.


"Ba-baiklah tuan Ling, kami akan menerimanya," ujar Manajer Ma.


"Baiklah Manajer Ma, kukira hanya itu saja perbincangan kita kali ini. Kami pamit undur diri! kuharap pelelangan nanti akan menjadi meriah!" kata Ling Tian.


"Terima kasih tuan Ling, tuan Long! Tentu saja pelelangan esok pasti akan sangat meriah!" tutur Manajer Ma.


"Iya. Kalau begitu kami pergi dulu. Sampai bertemu lagi dihari pelelangan." ucap Ling Tian lalu menghilang bersama Long Yuan tanpa menunggu jawaban Manajer Ma.


Swuuusshh...


"Sangat cepat!" kata Manajer Ma.


"Aku harus cepat memberi kabar ini ke Paviliun Pusat! Aku yakin seluruh penghuni Benua Langit akan gempar dengan Buah Abadi ini dan berbondong-bondong untuk mendapatkannya." lanjutnya mendesah, karena dia tahu akan ada hal mengerikan yang akan terjadi di cabang Paviliun Harta Karun miliknya.


***


Sementara itu Ling Tian dan Long Yuan yang baru saja menhilang dan pergi meninggalkan Paviliun Harta Karun muncul disalah satu gang yang sepi di pinggiran Kota Awan.

__ADS_1


"Apa kita jadi untuk mengunjungi Klan Gu?" tanya Ling Tian kepada saudaranya.


"Tentu saja! Jika mereka tidak memberikan kompensasi yang memuaskan maka kehancuran Klan Gu adalah satu-satunya kompensasi yang layak!" jawab Long Yuan.


"Hohoo.. Seperti yang diharapkan dari Penguasa Hutan Gelap yang sangat kejam dan mengerikan! Hahaha.." kata Ling Tian memberi pujian.


"Tentu saja! Dan tadi apa kau bilang? Mengerikan? Bahkan jika di Hutan Gelap ada yang berani mengangkat pandangannya kepadaku maka akan kupenggal kepalanya! Dan bocah Klan Gu berani menghalangi jalan Penguasa ini? Hanya rasa putus asa yang akan didapatnya!" ucap Long Yuan sombong.


"Eh.. Kok lama kelamaan songongmu semakin jadi saja?!" tutur Ling Tian memutar bola matanya malas.


"Hahaha."


Terkadang mereka berdua mampir kesebuah kedai untuk menikmati jajanan yang disajikan Kota Awan.


***


Setelah Manajer Ma menghubungi Paviliun Harta Karun pusat di Kekaisaran Xiao dan memberi tahu apa saja yang diketahuinya tentang buah abadi, pemilik, serta kekuatannya yang tidak bisa disinggung siapapun di Benua Langit, termasuk orang yang melelang buah tersebut hanya mau jika buah abadi dilelang di Kota Awan, Kekaisaran Wei. Seketika Ma Rong, pemilik sekaligus pelindung Paviliun Harta Karun pusat mengumumkan pelelangan agung keseluruh penjuru Benua Langit. Dia juga sangat ingin mendapatkan buah abadi anggur putih. Dengan mengkonsumsinya, Ma Rong yakin kekuatan miliknya yang saat ini diranah Pendekar Berlian Awal Bintang 2 akan melonjak sampai lima bintang tanpa takut pondasi kultivasinya akan rapuh.


Baru pertama kalinya dalam sejarah berdirinya Paviliun Harta Karun, pemilik paviliun ingin mengikuti pelelangan yang diadakan paviliunnya sendiri.

__ADS_1


Setelah menyebarnya berita pelelangan buah abadi yang diadakan di Kota Awan, yang memang sengaja di siarkan langsung oleh seluruh cabang paviliun waktu itu juga. Benua Langit gempar dengan kabar pelelangan buah abadi yang diyakini semua orang hanyalah buah mitos yang mampu meningkatkan kekuatan secara drastis dan gila sekaligus mengokohkan pondasi kultivasinya. Semua orang tahu karena diperpustakaan masing-masing kelompok ada keterangan buah mitos tersebut yang keberadaannya sangat langka dan hanya tumbuh di Alam Dewa.


Semua intensitas kuat di Benua Langit berkumpul dan mengadakan rapat mendadak dengan kelompok masing-masing guna memperebutkan buah abadi. Termasuk semua patriark sekte, raja-raja, dan bahkan para kaisar. Mereka semua percaya bahwa Paviliun Harta Karun tidak akan berbohong dengan kabar yang disebar hanya demi sebuah pelanggan.


Tidak ketinggalan Kaisar Kekaisaran Xiao, Xiao Sujin dan para jendralnya. Xiao Sujin merupakan Kaisar yang sangat kuat dan berkuasa namun sangat baik hati dan adil. Dengan sifat baik yang dimilikinya, menjadikan Kaisar Sujin sosok yang sangat dihormati segala kalangan dan berwibawa. Kekuatannya saat ini berada diranah Pendekar Berlian Awal Bintang 3, satu tingkat diatas pemilik Paviliun Harta Karun.


"Apakah kalian tidak merasa aneh bahwa Paviliun Harta Karun akan melelang buah abadi hanya di paviliun cabangnya?" tanya Kaisar Xiao Sujin.


"Mohon ampun Yang Mulia! Dari beberapa informasi yang kami dapatkan melalui mata-mata, semua dilakukan karena orang yang melelang buah abadi merupakan intensitas yang tak bisa disinggung siapapun di Benua Langit ini! Bahkan Ma Rong sendiri akan mengikuti lelang tersebut!" jawab jendral utama.


"Orang yang tak bisa disinggung di Benua Langit? Apakah tidak berlebihan?" tanya Kaisar Xiao Sujin.


"Tidak sama sekali Yang Mulia! Orang yang melelang buah abadi berada di Puncak Pendekar Berlian!" jawab jendral.


"Apa!" Kaisar Xiao Sujin terkejut mendengar jawaban sang jendral utama.


"Baiklah.. Segera urus portal perpindahan wilayah menuju Kota Awan! Besok aku sendiri dan jendral utama yang akan pergi kesana! Bagaimanapun aku akan berusaha mendapatkan buah abadi itu!" lanjutnya memberikan titah.


"Baik Yang Mulia!" jawab para jendral serentak.

__ADS_1


__ADS_2